Sinopsis My First First Love Episode 2 Part 1

Sinopsis My First First Love Episode 2 Part 1

Sumber: NETFLIX 





Do Hyeon membagikan teh untuk Song Yi, Hoon dan Ga Rin sambil memperhatikan dandanan mereka satu persatu.


Ga Rin tiba-tiba melepaskan wig dan topinya, semuanya kaget.

Ga Rin mengucapkan terimakasih pada Do Hyeon atas tehnya, lalu ia meminumnya.



Ga Rin tiba-tiba melepaskan wig dan topinya, semuanya kaget.

Ga Rin mengucapkan terimakasih pada Do Hyeon atas tehnya, lalu ia meminumnya.


Hoon mengomentari Song Yi yang juga kelihatan sangat berantakan. Sama seperti Ga Rin, Song Yi mengatakan kalau ia juga punya alasan pribadi. 

Song Yi mengatakannya sambil menatap Do Hyeon karena Do Hyeon tahu situasinya.

Hoon: Omong-omong, di mana pemilik rumah ini?

Song Yi: Aku ingat, Tae Oh bilang ada kencan buta hari ini.

Hoon: Apa?



Tae Oh datang ke tempat janjian, ia mengamati sekitar dan melihat ada wanita yang memakai jaket kampusnya. 

Song Yi menghubungi, tapi Tae Oh tidak mengangkatnya.



Tae Oh mendekati wanita itu, "Kau Yu Se Yeon?"

Wanita itu menoleh pada Tae Oh. Tae Oh ingat, wanita itu adalah wanita yang dilihatnya tadi di kampus, wanita idamannya. 

"Benar?" Tanya Tae Oh lagi dan Se Yeon membenarkan. Tae oh langsung duduk di hadapan Se Yeon. 



"Aku mau datang lebih cepat darimu. Maaf telah menunggu." Kata Tae Oh lalu melontarkan pujian, "Kau memukau." Dan terus bicara, "Aku tak suka kencan buta karena menurutku aneh. Tapi aku pasti menyesal, jika tak datang hari ini. Aku bahkan tak melihat fotomu karena menurutku lebih seru. Aku senang tak melihatnya. Aku benar. Fotonya pasti beda jauh dengan dirimu yang asli."

"Kau biasanya jujur begini?"

"Aku? Bisa dibilang begitu. Kenapa? Kau terganggu?"

"Tidak, aku hanya bertanya."

"Kau sudah pesan sesuatu? Astaga, aku merasa bersalah. Ayo kita ke tempat yang kupesan setelah kau selesai minum."



Tae Oh berdiri lagi untuk memesan, tapi ia balik badan karena ada yang kelupaan, "Namaku Yun Tae Oh."

Se Yeon tersenyum.



Song Yi menghubungi Tae Oh tapi tidak diangkat. Hoon memuji Tae Oh yang sopan karena tidak menjawab telepon saat kencan buta.




Song Yi: Mau mengobrol soal bagaimana kalian mengenal Tae Oh sambil menunggu?

Song Yi menjelaskan kalau ia dan Tae Oh teman dari SD, kalau Ga Rin?

Dengan riang Ga Rin menjawab, "Kami kursus privat bersama waktu kecil. Orang tua kami saling mengenal, jadi sering menghadiri acara keluarga."

Hoon: Banyak acara saat kalian tumbuh besar.

Ga Rin manggut-manggut. 


Hoon selanjutnya bertanya pada Do Hyeon karena ia belum pernah lihat sebelumnya, tapi Do Hyeon malah berdiri, berkata akan menghubungi Tae Oh.

Hoon: Dia pintar mengabaikan pertanyaan secara halus.



Tae Oh menerima telepon DO Hyeon saat menunggu pesanannya, "Aku punya urusan penting..."

Do Hyeon memotong, "Pulang sekarang."

"Apa?"

"Banyak orang di rumahmu yang mengaku temanmu. Tapi rasanya aneh."

"Tiga orang? Siapa? Entah. Aku belum pernah melihat mereka."




Lalu Do Hyeon melihat foto Song Yi yang memakai seragam sekolah di kamarnya Tae Oh.

"Apa Song Yi teman yang sering kau bahas?"

"Han Song Yi? Dia juga di sana?"

"Ya. Tampaknya dia punya masalah."

"Ada apa? Terjadi sesuatu?"


Song Yi mengetuk pintu kamar lalu masuk, Do Hyeon langsung menutup telepon. 

Do Hyeon: Aku tak tahu detailnya. Kau harus kemari dan bicara dengan mereka.



Tae Oh menghela nafas, "Kenapa harus sekarang?"



Song Yi mengajak Do Hyeon bicara, "Kau yang tadi, 'kan? Kau keluarkan barang di rumahku."

"Ya."

"Aku benar. Berarti kau tahu keluargaku bangkrut. Kau Seo Do Hyeon?"

"Kau mengenalku?"

"Aku sering mendengarmu dari Tae Oh. Dia bilang ayah kalian berteman dan kita bertiga sekampus. Jadi, kurasa kau mengenalku."

"Sedikit, kurasa."



"Bisa rahasiakan dari Tae Oh tentang masalah pribadiku? Aku mohon kepadamu. Meski kami sudah lama berteman, aku tak mau dia mendengar kabar itu dari orang lain."

"Baik. Mungkin sebaiknya kau bercermin."

"Bercermin?"



Song Yi mencari-cari cermian dan saat ia melihat bayangan wajahnya, ia langsung malu karena riasannya berantakan banget.

Song Yi lari keluar membawa cerminnya. Do Hyeon hanya tersenyum dengan ringkah Song Yi itu.




Tae Oh pamitan dengan Se Yeon, "Dengan rasa menyesal, aku harus pergi. Ada urusan mendesak di rumah."

"Tak masalah. Silakan."

"Ah.. Aku bukan tipe yang suka meninggalkan orang."

"Lagi pula, kita tak bisa menduga ada urusan mendesak."

"Terima kasih berpikir begitu, tetap saja..."



Tae Oh melihat ada kamera di meja, "Kau suka fotografi?"

"Aku lebih suka film."

"Benarkah? Aku suka membuat film. Itu hobiku sejak kecil. Kita punya banyak kesamaan."

"Tampaknya begitu."

"Kita bisa bertemu lagi besok?"

"Aku tak yakin."

"Aku sangat menyukaimu. Aku memang merusak pertemuan pertama ini. Jika kau beri kesempatan lagi, aku akan menebusnya."

"Baik. Kau harus pergi, 'kan? Katamu mendesak."

"Ah, benar. Nanti kutelepon. Harus dijawab, ya? Aku pergi."



Tae Oh perginya jalan mundur, "Aku minta maaf soal ini..." Dan karena gak hati-hati Tae Oh jadi nabrak kursi. "Sampai jumpa. Kita harus bertemu lagi."

Se Yeon ketawa tipis, berkata kalau Tae Oh lucu orangnya.



Saat sampai di rumah, Do Hyeon keluar, "Mau ke mana? Di mana yang lain?"

"Di dalam."

Do Hyeon menunjukkan buku yang diambilnya dari kamar Tae Oh, "Aku pergi."

"Baik. Kita bicara nanti."



Teman-teman seneng banget melihat Tae Oh pulang. Tae Oh terkejut melihat ketiga temannya, kenapa mereka bertiga ke rumahnya? Dan kenapa dengan pakaian Hoon?

Hoon bicara sambil memelas, "Aku diusir dari rumahku seperti ini. Aku pakai sepatu ibuku dan..."


Tae Oh memotongnya, bertanya kenapa Ga Rin ada disana? Tahu darimana rumahnya?

Ga Rin: Kau tak terima semua suratku?

Tae Oh: Surat? Surat apa?

Ga Rin: Aku pergi ke kantor pos, dan...

Tae Oh kembali memotong, ia mendekati Song Yi, "Kau kenapa? Terjadi sesuatu?"

"Kurang lebih. Aku ceritakan setelah mereka pergi."


Hoon membentak, ""Pergi"? Kata siapa? Aku mau tinggal di sini!"

Song Yi: Apa?

Hoon: Kau mau mengatur hidupku?

Ga Rin: Tae Oh, aku punya masalah. Kita teman, 'kan? Tolonglah aku sebagai teman.

Tae Oh: Bisa diam? Semua berhenti bicara dan duduk!

Berlangganan update artikel terbaru via email:

Belum ada Komentar untuk "Sinopsis My First First Love Episode 2 Part 1"

Posting Komentar

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel

Baca Juga: