Sinopsis Memories of the Alhambra Episode 16 Part 2

Sumber: tvN


Setelah menghapus Jung Hoon, Jin Woo duduk di kursi yang sama dengan Sun Ho saat ini.



Lalu Emma muncul. Jin Woo bergerak mendekat.




Hee Joo menghubungi Sun Ho karena tak kunjung datang, apa terjadi sesuatu?

"Ah.. Sesuatu terjadi." Jawab Sun Ho.

"Sungguh? Kau dengar sesuatu..."

"Belum ada kabar dari Jin Woo. Aku kemari berpikir mungkin dia kemari saat fajar, tapi dia tak ada di sini."

"Di mana kau?"

"Di gereja."


Sun Ho sebenarnya akan berbalik pergi, tapi ia melihat sesuatu yang membuatnya terkejut. Sun Ho pun berbalik, tercengang, tidak menjawab panggilan Hee Joo di telfon.



Jadi Jin Woo mendekati Emma yang sedang  bermain gitar.



Jin Woo menyapa Emma, Emma berhenti bermain dan menjawab sapaan Jin Woo. 

Emma: Kau tampak lelah.

Jin Woo: Sudah berakhir sekarang.

Emma: Kenapa kau membawa Kunci Surga? Kau memberikannya padaku.

Jin Woo: Aku takut. Aku tak mau... Aku tak mau mati.



Emma tetap meminta kunci surga, ia mengulurkan tangannya. Jin Woo pun memberikannya kali ini.



Jadi yang dilihat Sun Ho tadi adalah gundukan debu, ia mendekat, menyentuhnya dan ternyata itu adalah milik Jin Woo.



Sun Ho langsung lemas, bahkan menjatuhkan ponselnya. Telfon Hee Joo masih terhubung dan ia panik karena Sun Ho tidak menjawabnya dari tadi. 


Akhirnya Hee Joo ke Gereja saat ini juga.



Hee Joo melihat Sun Ho duduk dilantai, ia bertanya, apa yang Sun Ho temukan sampai tidak menjawabnya?

Sun Ho melarang Hee Joo mendekat. Ia mengajak Hee Joo bicara di luar saja.



Hee Joo melihat gundukan itu, ia bertanya apa itu. 

"Apa... itu?"




Tiba-tiba mereka mendapat peringatan game sedang direset. Semua abu terserap ke atas, lalu menghilang.



Semua KNP juga hilang satu-satu.





Yang di kantor bingung karena mereka tidak bisa apa-apa. Game tiba-tiba mereset sendiri.


Beberapa hari kemudian, Sun Ho mengirim email pada Jin Woo. 

"Jin Woo-ya. Ini aku. Aku mengirimimu e-mail ini dengan harapan mungkin kau membacanya."



"Ini hari terakhir pemakaman Profesor Cha. Polisi menutup investigasi karena tak bisa menemukanbukti pembunuhan. Menurutmu ini yang terbaik?"



"Semua catatan direset, jadi, tak ada bukti game terkait dengan kematian orang-orang. Tak ada yang tahu kenapa gamenya reset. Dan aku jelas.. tak bisa beri tahu siapa pun."


"Satu tahun kerja keras menjadi sia-sia. Namun, kami tak perlu lagi menghadapi masalah yang tak juga usai."



"Aku sedang merenungkan.. antara memulai semuanya lagi atau berhenti di sini. Jika kau di posisiku, kau akan berbuat apa? Aku bahkan tak tahu harus bicara dengan siapa soal ini."



Sun Ho masuk ke kamar Se Joo, tapi kosong. Ia akan keluar, tapi ia melihat sesuatu di almari, ia pun mendekat dan memanggil, "Jung Se Joo?"



Sun Ho membuka pintu, Suara guntur dan hujan deras terdengar semakin kencang. Se Joo ketakutan, meringkuk di dalam almari.

"Kau Se Joo?" Tanya Sun Ho.

"Jin Woo-ya.. ini aku. Hari ini, akhirnya aku bertemu Se Joo, anak yang kau cari-cari."




Sun Ho: Sedang apa kau di sana? Senang bertemu. Aku dari J One.

Se Joo: Tutup pintunya. Kukira semua sudah berakhir. Tapi semua dimulai lagi.

Sun Ho: Apa?

Se Joo: Petir dan kilat. Ini... Ini terjadi lagi.

Se Joo akan menutup pintunya lagi, tapi Sun Ho menahannya. Sun Ho menjelaskan kalau diluar sedang hujan petir sungguhan, bukan game. Kekutunya tak ada lagi. Semua sudah pergi.

"Tampaknya, Se Joo akan butuh psikoterapi."


Sun Ho turun dan Sang Beom sudah menunggunya. Sang Beom menjelaskan kalau kondisi Se Joo sedang tidak baik. 

"Ya. Aku akan datang lagi nanti." Kata Sun Ho.




Sang Beom akan mengantar Sun Ho keluar, tapi Se Joo tiba-tiba turun. 

Se Joo: Anda kenal Yoo Jin Woo? Kata Anda tadi Anda dari J One.

Sun Ho: Ya, aku kenal dia.Aku kenal baik. Kau tahu sesuatu...

Se Joo: Dia.. mungkin sudah mati.



Sang Beom yang pertama bertanya, apa maksud Se Joo itu.

Se Joo: Dia mungkin dihapus setelah tertusuk pisau Emma. Aku sungguh tak tahu semua orang akan mati. Jika aku tahu, aku tak akan menelepon Pak Yoo. Aku tak akan mengiriminya tugas atau meminta bantuannya. Aku bahkan tak tahu hubungan Noona dengan Pak Yoo. Aku memberi tahu semuanya padanya.

Sun Ho: Maksudmu kau memberi tahu kakakmu soal semua ini? Kau mengatakan padanya Emma membunuh Jin Woo?

Se Joo menangguk. Sun Ho bertanya dimana Hee Joo saat ini.



Hee Joo menatap lantai dimana Jin Woo dihapus. Ia ingat bagaimana ia menjelaskan soal tangan Fatima dan Gerbang Keadilan pada Jin Woo malam itu.

Berlangganan update artikel terbaru via email:

Belum ada Komentar untuk "Sinopsis Memories of the Alhambra Episode 16 Part 2"

Posting Komentar

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel

Baca Juga: