Sinopsis Memories of the Alhambra Episode 15 Part 1

Sumber: tvN



Sang Beom dan Min Joo makan malam, tapi Hee Joo cuma minum kopi. Sang Beom memperingati.

"Kau ke mana seharian? Kau tak menemui Jin Woo dan membantunya sembunyi, 'kan? Jangan lakukan hal bodoh. Jika polisi tahu, kau mungkin akan terseret. Kau mau masuk berita?"

Tapi Hee Joo diam saja, gak peduli. Sang Beom mendesah frustasi. 





Usai makan, Sang Beom mein gitar, tapi cuma sebentar karena ponselnya bunyi. 
Sang Beom mengangkatnya dan itu dari temannya di Granada. Temannya menanyakan soal Hee Joo. Terkait Hee Joo sebenarnya, tapi teman tidak punya nomor Hee Joo, makanya ia menelfon Sang Beom.  

"Ada apa?" Tanya Sang Beom. 

"Kudengar Se Joo muncul di sini kemarin."

"Apa?"

"Kudengar Se Joo di Kafe Alcazaba kemarin."

Kilas Balik..




Jadi Se Joo muncul di Kafe Alcazaba, ia masih sama, masih takut-takut dengan orang. Pelayan mengenali Se Joo yang merupakan adik Hee Joo. Ia mengumumkan kalau adik Hee Joo datang.



Lalu Se Joo diminta duduk, ia dikelilingi pegawai kafe, mereka mengatakan kalau Hee Joo mencarinya kemana-mana. Se Joo sebenarnya sudah pulang tadi tapi tidak ada orang. 

"Keluargamu pindah ke Korea. Kau tak tahu?" 

Se Joo tampak terkejut.


Lalu mereka memesankan tiket untuk Se Joo terbang ke korea. Mereka juga memberikan alamat Hee Joo di Korea. 

Kilas Balik Selesai...



Teman melanjutkan, Se Joo bahkan tak tahu keluarganya pindah. José memesan tiket pesawat untuknya. Ia baru mendengarnya dari José  dan José ingin tahu apa Se Joo sudah sampai.

"Dia naik pesawat? Kapan?"

"José yang memesan, tapi tak tahu apa dia sungguh pergi. Dia seharusnya sudah sampai."

"Tidak, dia belum sampai. Aku di rumah Hee Joo sekarang. Tapi apa itu benar Se Joo? Dia yakin itu Se Joo?"

Lalu terdengar suara teriakan Min Joo yang meminta Hee Joo keluar. Sang Beom menutup telfon dengan mengatakan akan memberitahu Hee Joo soal Se Joo. 



Sang Beom keluar saat Hee Joo dan Min Joo sudah ada di luar. Min Joo menunjuk kejauhan. Hee Joo dan Sang Beom menatap ke arah yang ditunjuk Min Joo. 

"Bukankah itu Oppa?" Tanya Min Joo.



Hee Joo pun pelan-pelan mendekat.

Nenek ikutan keluar dan bertanya siapa itu.



Hee Joo mendekati orng itu dan memanggilnya Se Joo. Orang itu menoleh dan benar saja, dia beneran Se Joo. Hee Joo menangis lega. 


Sang Beom ikut mendekat untuk memastikan, lalu memberitahu Min Joo dan Nenek kalau Se Joo sudah kembali. 



Hee Joo langsung memeluk Se Joo. 



Nenek dan Min Joo juga menangis melihat Se Joo. Nenek awalnya kesal sih, tapi rasa sayangnya pada Se Joo lebih besar. Se Joo diam saja ditanyai oleh mereka. 



Sun Ho ada di kantornya, lalu Yang Ju masuk, bertanya, belim dapat kabar soal Jin Woo kan? Sun Ho diam saja, artinya benar, jadi Yang Ju keluar lagi.



Sun Ho masuk ke ruangan lama Jin Woo, ia mengeluarkan Papan Nama Jin Woo yang sudah dimasukkan kardus. Sun Ho meletakkannya kembali di mejanya.

Kilas Balik..



Sun Ho mengabari Profesor Cha soal Jin Woo yang kabur dari kejaran polisi., tapi pada akhirnya Jin Woo akan tertangkap juga. Sun Ho menanyakan rencana Profesor Cha saat itu terjadi.

"Jin Woo terus katakan kita harus hentikan gamenya sejak tahun lalu. Tapi malah sampai sejauh ini. Kita tak percaya padanya. Seseorang.. harus bertanggung jawab. Anda dan aku.. harus bertanggung jawab." Lanjut Sun Ho dengan penekanan.

Kilas Balik Selesai..



Sun Ho mengusap matanya saat memikirkannya.



Hee Joo menelfon, bertanya soal Jin Woo. Sun Ho mengatakan kalau Jin Woo belum kembali. Hee Joo mengabari kalau Adiknya sudah kembali. 

"Dari mana saja dia? Apa yang terjadi?" Tanya Sun Ho. 

"Aku sangat terkejut hingga tak sempat bertanya. Dia pasti terbang dari Granada kemarin."

"Jin Woo pasti selesaikan tugas. Dia benar. Katanya Se Joo akan kembali."

"Ya, kurasa begitu. Pasti begitu, 'kan?"

"Maka Jin Woo juga segera kembali, semua akan selesai. Kita tak perlu menunggu lagi. Seharusnya adikmu tahu? Tidak, tunggu. Aku akan ke tempatmu sekarang."


Hee Joo tampak lega sekali. 



Sun Ho langsung menuju rumah Hee Joo seperti perkataannya.

Di jalan, ia menelfon Profesor Cha, tapi tidak ada jawaban, ia pun mengirim pesan.

"Profesor, pria yang mengembangkan gamenya baru saja pulang. Jin Woo benar soal semuanya. Aku dalam perjalanan menemuinya."

Sun


Sun Ho ditelfon oleh Dokter Choi Jeong Hyeok, bertanya kabar Profesor Cha. Sun Ho terkejut, apa terjadi sesuatu? 

"Ini soal Yoo Jin Woo Daepyonim. Anda sungguh tak tahu apa pun?"

"Soal apa?"

"Sebenarnya... aku bersama Yoo Daepyonim kemarin."

"Apa maksud Anda?"

"Aku dapat telepon dari nomor tak dikenal kemarin siang."



Seorang Ahjumma menemukan Jin Woo pingsan di kamar mandi dekat Gereja. 


Ahjumma itu langsung menghubungi Dokter Choi atas permintaan Jin Woo. Awalnya Ahjumma mau menghubungi ambulan, tapi Jin Woo melarangnya, lalu memberi AHjumma nomor DOkter Choi. 

Maka Dokter Choi langsung datang ke lokasi dan karena ia melihat berita, maka ia tidak membawa Jin Woo ke Rumah Sakit.


Mendengar semua itu, Sun Ho menyuruh Sekretarisnya memutar balik mobil. 

Dokter Choi membawa Jin Woo ke Hotel atas namanya, maka sekarang Sun Ho menuju ke Hotel yang dimaksud.



Tadi Sun Ho sempat protes pada DOkter CHoi karena baru memberitahunya sekarang padahal kejadiannya kemarin.

"Aku menghubungi Profesor Cha. Aku tak tahu "

"Profesor Cha datang?"

"Ya, semalam."



Semalam, Profesor Cha datang ke Hotel, Dokter Choi menjelaskan keadaan Jin Woo yang menurutnya menunjukkan gejala syok, tapi ia tak yakin, ia perlu mendengar kejadiannya agar tahu lebih baik. 

Profesor Cha menyuruh Dokter Choi pergi saja karena terus bersama Jin WOo yang merupakan buronan bisa membuatnya dalam masalah, ia akan mengurus Jin Woo. 

"Tidak apa-apa. Aku dokternya."

"Pergilah. Juga.. jangan beri tahu siapa pun."

Maka DOkter Choi pun tidak bisa berbuat apa-apa selain patuh, walau masih ada rasa mengganjal dalam hati saat meninggalkan hotel.

Dokter Choi menghubungi Sun Ho hari ini karena khawatir tidak ada yang menjawab telfonnya, baik Profesor Cha ataupun Jin Woo. 



Sun Ho segera menuju kamar nomor 2020 seperti yang Dokter Choi katakan.

Sun Ho menekan bel, tidak ada jawaban, lalu ia mengetuk pintu, memanggil-manggil Jin Woo dan Profesor Cha untuk membuka pintu, masih tidak ada jawaban.

Sun Ho menghubungi Jin Woo, tapi nomornya tidak aktif. lalu Mneghubungi Profesor Cha, menyambung sih, tapi tidak ada jawaban.

Kilas Balik..



Semalam Sun Ho menghubung Profesor Cha, bertanya keberadaannya saat ini. Profesor Cha bilang ia baru saja meninggalkan Rumah Sakit.

"Bagaimana Su Jin-ssi?"

"Dia akan selamat."

"Aku paham. Syukurlah. Tapi, aku masih tak bisa menghubungi Jin Woo. Sesuatu pasti terjadi padanya. Kita harus--"

"Menghilang mungkin lebih baik daripada ditahan."

"Apa?"

"Ini memberi kita waktu membereskan semuanya."

"Ah.. Benar. Anda ke kantor? Aku ingin bicara--"

"Ada yang harus kubereskan. Nanti kutelepon lagi."

"Baik."

Kilas Balik Selesai..



Kalimat terakhir Profesor Cha semalam kembali terngiang dipikiran Sun Ho. 

Sun Ho pun turun lagi, ia menemui Resepsionis untuk meminta tolong, ia memberikan kartu namanya.

Berlangganan update artikel terbaru via email:

Belum ada Komentar untuk "Sinopsis Memories of the Alhambra Episode 15 Part 1"

Posting Komentar

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel

Baca Juga: