Sinopsis Memories of the Alhambra Episode 13 Part 3

Sumber: tvN


Di kantin kantor, para Karyawan juga membicarakan Jin WOo yang mangkir dari panggilan polisi. Mereka meyakini Jin Woo pelakunya jika begini. Yang Ju yang makan bareng mereka hanya diam, tidak ikut bicara. Lalu Jin Woo menelfonnya, Yang Ju menjauh untuk mengangkatnya.



Yang Ju: Halo? Daepyonim, sedang apa Anda? Semua di luar kendali di berita dan di perusahaan.

Jin Woo: Di mana dapat pemain level tinggi? Aku harus naik level. Tak ada waktu untuk lawan kecil. Di mana dapat pemain level tinggi?

Yang Ju: Daepyonim, Anda main game sekarang? >Kurasa tak baik main gim sekarang. Seluruh negeri membicarakanmu.

Jin Woo: Kau sudah buat senjataku?

Yang Ju: Bukan itu yang penting sekarang. Daepyonim..


Jin Woo akan naik mobilnya, tapi tiba-tiba ada yang nyerang, ia menyerang balik dan mengabaikan Yang Ju di telfon. Oh ya.. jika masuk kedalam game, kaki Jin Woo sembuh, ia bisa jalan dengan baik tapi dimata orang-orang ia tetap pincang.



Jin Woo juga mengabaikan pandangan orang-orang terhadapnya. Setelah menghabisi musuhnya ia kembali bicara dengan Yang Ju.

Jin Woo: Sudah kubilang ini penting. Hidupku bergantung pada ini. Kulakukan karena tak mau mati, jadi, tolong bantu. Jika aku mati, kau tak akan jadi eksekutif.




Jin Woo berhenti di lampu merah, lumayan istirahat sebentar, tapi tiba-tiba musuhnya bermunculan, mengepung mobilnya.




Yang Ju mnegirim pesan mengenai dimana lokasi bisa mendapatkan pemain level tinggi. 

Lampu hijau menyala, Jin Woo langsung belok ke kiri meninggalkan musuh-musuhnya. 


Sun Ho mendarat di bandara. Ia langsung menuju ke tempat Profesor Cha. 

"Jaraknya jauh, ini akan makan waktu." Kata Sekertarisnya.

"Jalan. Jadwal ulang rapat besok. Katakan aku harus temui Profesor Cha."

"Baik, Pak."



Sun Ho sampai di Vila Profesor Cha. Anehnya Profesor Cha hanya diam saat di ajak bicara.

Sun Ho: Profesor, ini aku. Aku langsung kemari dari bandara. Pak Oh memberitahuku, aku juga dengar Jin Woo tak menghadiri investigasi. Apa terjadi sesuatu? Anda bertemu Jin Woo pagi ini, 'kan? Kenapa kau tiba-tiba meminta server dibuka dan sedang apa Anda kemari? Kudengar Anda membatalkan kelasmu.



Akhirnya Profesor Cha menjawab, "Aku kabur. Putraku sangat menakutkan.. hingga aku kabur. Aku sungguh... sangat ketakutan."

"Tak mungkin... Anda juga melihatnya? Anda melihat Hyeong Seok? Apa Jin Woo berkata jujur?"

"Bagaimana bisa aku mengatakan.. Jin Woo ternyata benar? Siapa yang bisa mengatakannya? Kau mampu?"

"Kalau begitu kita tutup servernya? Jika Jin Woo benar, game ini terlalu berbahaya untuk dimainkan."

"Biarkan. Dia sudah memilih. Dia bilang akan selesaikan dengan caranya, jadi, biarkan saja."

"Tapi... Bagaimana dengan investigasinya? Perlukah dihentikan? Jin Woo tak bersalah. Namun kasusnya sudah diekspos terlalu banyak."

"Soal itu... Sudah terlambat untuk membereskannya."

"Apa? Apa maksud Anda?"

"Kurasa... aku memperburuk situasi."



Keberadaan Yoo Jin Woo, mantan Daepyo J One, menarik khalayak. Mantan Daepyonim Yoo seharusnya ditanyai polisi hari ini mengenai kematian Cha Hyeong Seok. Namun, dia absen tanpa pemberitahuan. Banyak saksi mata mengunggah di media sosial dan berkata melihatnya berkeliaran di jalanan Seoul.



Nenek juga melihat berita itu. Saat Hee Joo masuk untuk memberikan obat, nenek membahas soal berita, 

"Apa yang akan dilakukan Jin Woo? Dia berkeliaran di jalanan alih-alih ke kantor polisi. Apa yang dipikirkannya? Orang-orang pasti benar soal dia sudah gila."



Kembali ke kamarnya, Hee Joo membuka-buka catatan, disana ada gambar kunci seperti yang Jin Woo temukan saat tidak bisa menyelesaikan tugasnya. Juga ada gambar tangan.


Hee Joo lalu menghubungi Jin Woo, tapi tidak aktif. Hee Joo makin khawatir. 



Hee Joo memutuskan keluar, ia mencar keberadaan Jin Woo dengan menghubungi Yang Ju. 

"Di mana Daepyonim? Dia tak menjawab telepon. Kudengar pemain bisa dilacak saat sudah masuk."

"Aku sudah mengawasinya sejak dia bergerak. Sekarang, dia ada di Myeong-dong."

"Aku bisa bertemu dia jika ke sana? Hanya Daepyonim dan aku yang masuk, 'kan?"


Hee Joo masuk ke dalam game, ia menggunakan ID Emma, sekarang ia ke Myeong-dong untuk mencari Jin Woo.

EMMA: LEVEL 1, MENYERANG 30,
BERTAHAN 50



Hee Joo menghentikan mobilnya, ia mendapat pengarahan kemana harus jalan. Hee Joo mengikuti arahan itu.



Hee Joo dibawa masuk ke sebuah kafe, disanalah Jin Woo berada dengan banyak darah dibajunya.



Hee Joo terkejut saat mendekat, ia melihat jelas darah di baju Jin Woo. 

Jin Woo: Sudah kuduga kau kemari. Kularang kau masuk game kecuali di kamar hotelku karena ini bahaya. Kau abaikan peringatanku?




Orang-orang memotret mereka. Hee Joo gemetar melihat keadaan Jin Woo.

Jin Woo: Duduklah. Orang-orang memperhatikan kita. Mereka mengenaliku. Lihat? Mereka mengambil gambar.

Hee Joo pun duduk setelah melihat semua orang yang mengambil gambar.


Pemilik kafe mendekat, bertanya apa yang bisa ia bawakan. Jin Woo meminta gelas lagi. Hee Joo menyembunyikan wajahnya, ia menangis.

Pemilik kafe pun pergi mengambilkan gelas.



Jin Woo: Aku senang kau kemari. Aku sedang istirahat. Kau boleh menemani selama sejam. Hanya butuh itu agar aku pulih. Bagaimana nenekmu? Sudah keluar dari rumah sakit?

Hee Joo: Ya.

Jin Woo: Aku ingin cepat mencari Se Joo, tapi tak mudah. Aku baru level 95. Sulit naik level jika levelmu tinggi.

Kata-kata Jin Woo disela oleh pemilik restaurant yang datang membawakan gelas. Sambil menuangkan minuman, Jin Woo bertanya, apa Hee Joo membawa mobil, Hee Joo mengiyakan. 





Tiba-tiba dibelakang Hee Joo ada musuh Jin Woo. Beruntung Jin Woo melihatnya, jadi langsung bisa menghabisinya sebelum menembak Hee Joo. Hee Joo tambah gemetar ketakutan. 

Jin Woo mengawasi sekitar, aman. Ia kemudian menyuruh Hee Joo untuk segera keluar karena terlalu berbahaya jika masuk kedalam game. Hee Joo pun segera log out. 

Berlangganan update artikel terbaru via email:

Belum ada Komentar untuk "Sinopsis Memories of the Alhambra Episode 13 Part 3"

Posting Komentar

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel

Baca Juga: