Sinopsis Memories of the Alhambra Episode 4 Part 4

Sumber: tvN


Pertama yang Jin Woo lakukan adalah memeriksa riwayat pesan Hee Joo untuk Se Joo. Ia menangkap gambar layar semua pesan itu lalu menyimpannya ke slideshow akunnya. 


Lalu Jin Woo mencari petunjuk yang sekiranya ada gunanya.

Kilas Balik..


Jin Woo ke stasiun untuk mengambil tas Se Joo. Petugas mengatakan ada catatan di tas itu dan menemukan nomor Jin WOo di tas itu, makanya tadi mereka menghubungi

"Tasnya dikirimkan ke stasiun lain, tapi dikembalikan kemari saat mereka menemukan tiket di dalam tas." Lanjut petugas.


Jin Woo memeriksa tas Se Joo di toilet.



Lalu Jin Woo menghubungi Sun Ho. Sun Ho heran, artinya Se Joo ada di kereta? Tapi terus kemana? 

"Dia naik kereta tapi tak turun di Granada." Tebak Jin Woo. 

"Mungkin dia turun. Dia hanya tak pulang."

"Tidak, aku ada di stasiun saat keretanya tiba. Dia tak turun."

"Apa dia turun sebelum itu? Kenapa? Mungkin.. ada yang mengincarnya?"

""Mengincarnya"? Siapa?"

Jin Woo ingat laporan dari Jung Hoon soal orang Neword, Jun Min Seong di di tim keamanan. Hyeong Seok mengirimkan semua ke Barcelona kemarin.

Kilas Balik Selesai..


Jin WOo ingat kembali bagaimana nada suara Se Joo saat menelfonnya. Jelas Se Joo sedang terburu-buru dan ketakutan. 


Jin Woo menemukan catatan, ia langsung memotretnya.


Jin Woo menggunakan komputer Se Joo, ia mengetikkan koding.




Di luar, nenek sudah menguap menunggu Jin Woo, ia rasa Jin Woo sudah terlalu lama. 

"Apa yang dilakukannya di sana?" Tanya nenek. 

"Sesuatu terkait pekerjaannya."

"Nenek harap bisa bicara dengannya lagi."

"Bisa besok pagi."

"Seandainya begitu. Dia pasti sudah pergi. Dia menginap malam ini. Sekretarisnya membawakan koper."

"Kenapa dia tak menginap di hotel yang lebih bagus?"

"Entahlah. Dia bilang lebih nyaman di sini."

"Dia pemuda yang aneh. Apa yang disukainya dari tempat ini? Seleranya aneh. Baiklah. Akan kubuatkan sarapan besar untuknya besok."

"Tentu. Selamat malam."


Hee Joo mengemas barang-barang, memilih mana yang mau dipertahankan dan mana yang mau dibuang.




Jin Woo memanggil, Hee Joo pun bangkit dan masuk ke kamar Se Joo. Jin Woo mengembalikan ponsel Hee Joo.

"Mulai sekarang, jangan biarkan orang lain menggunakan ponselmu." Pesan Jin Woo. 

"Baik, tapi ini sungguh tak apa."

"Tak tahu mungkin berkah, tapi kau akan menyesal."

"Apa?"

"Seseorang bisa memanfaatkanmu. Kau tak tahu betapa menakutkan dunia ini?"

"Benar. Terima kasih."

"Untuk apa?"

"Untuk perhatianmu."




Hee Joo tersenyum, Jin Woo menatapnya. 

Jin Woo: Kau mengundang masalah Agasshi.

Hee Joo: Apa?



Jin Woo: Jangan terlalu percaya padaku. Aku tak sebaik dugaan. Aku khawatir kau kelak mungkin akan membenciku. Selamat malam.




Jin Woo kembali menghubungi K, memintanya mencari alamat  Barcelona yang akan ia kirimkan. Nama pemiliknya Marco, lihat yang bisa ia dapatkan.

"Apa sesuatu terjadi?"

"Jung Se Joo menghilang. Dia menghilang saat ke Granada, tapi aku tak tahu ke mana atau kenapa. Hyeong Seok menghubungi orang lain, dan aku ingin kau cari tahu."

"Maksudmu kematiannya berkaitan dengan gim?"

"Entahlah. Semua kacau saat ini. Sekarang aku harus tahu kenapa Jung Se Joo menolak sepuluh miliar. Jika itu masalahnya, artinya Jung Se Joo dalam masalah."




Jin Woo memikirkan kata-kata Sun Ho, apa mereka terlalu terburu-buru meneken kontrak? Seharusnya mereka tunggu Jung Se Joo muncul.

Sun Ho: Aku punya... firasat buruk soal ini.



Jin Woo dihubungi Profesor Cha, ayahnya Hyeong Seok. JiN Woo butuh waktu beberapa detik untuk mengangkatnya, kayaknya cering kelima baru diangkat.

"Kudengar kau di Spanyol." Kata Profesor Cha. 

"Benar. Di mana Anda sekarang?"

"Dalam perjalanan ke bandara. Aku naik pesawat pagi."

"Anda pergi sendirian?"

"Ya, benar. Aku tak butuh wanita itu. Dia mungkin diam-diam senang dengar beritanya. Aku yakin dia sibuk menghitung angka dengan kalkulator. Bagaimana Hyeong Seok? Kau bertemu dengannya?"

"Ya."

"Bagaimana keadaannya?"

"Tak ada luka yang terlihat. Hanya autopsi yang bisa mengungkap sebab kematiannya."



Profesor Cha: Bodoh. Dia minum dua botol anggur sebelum pergi. Dia belum tidur selama dua hari. Dia makin sering minum saat akan menjadi ayah. Baru-baru ini, dia pulang mabuk dan mengamuk di depanku. Dia selalu buat masalah hingga saat terakhir. Baik. Sampai kapan kau berencana tinggal di sana?

Jin Woo: Aku akan tinggal sampai Anda kemari.

Profesor Cha: Baiklah. Terima kasih. Sampai jumpa di sana.

Jin Woo: Hati-hati.



Jin Woo meletakkan ponselnya di meja usai menelfon, tiba-tiba turun hujan disertai petir dan sayup-sayup tersengar petikan gitar lagu "Memories of the Alhambra". 

Jin Woo menatap jendela, melihat hujan di luar. Lagunya terdengar semakin intens.



Tiba-tiba pintu kamar Jin Woo diketuk. Jin Woo berjalan meuju pintu sambil bertanya siapa itu. 



Jin Woo membuka pintu kamarnya, tapi yang terlihat hanya bayangan hitam yang memegang pedang. Sampai akhirnya cahaya kilat menerangi orang itu. Orang itu adalah Hyeong Seok.



Jin Woo membuka pintu kamarnya, tapi yang terlihat hanya bayangan hitam yang memegang pedang. Sampai akhirnya cahaya kilat menerangi orang itu. Orang itu adalah Hyeong Seok.



Jin Woo tidak bisa menjelaskannya karena Hyeong Seok mendekatinya dan langsung menebas bahunya  dengan pedangnya. Yang Ju panik karena Jin Woo tidak bicara lagi. 




Jin Woo tidak sempat melawan dan Hyeong Seok berhasil menyayat tubuhnya lagi. Jin Woo terlempar ke ranjang. Ia benar-benar merasakan sakit dan melihat darah di tubuhnya.


Jin Woo menatap Hyeong Seok, iamendapat peringatan kalau ia telah diserang. Hyeong Seok menyerang lagi, tapi kali ini Jin Woo berhasil menghindar. Jin Woo bersusah payah jalan keluar.


Sementara itu, Yang Ju masih terus memanggil-manggil.





Jin Woo mengeluarkan pedangnya, ia menahan serangan Hyeng Seok dengan pedangnya itu, tapi posisinya tidak menguntungkan. Ia di dorong ke tepi tangga.



Hee Joo yang sedang memilah-milah barang dihubungi oleh nomor tak di kenal. Dia adalah Yang Ju yang memintanya untuk memeriksa Jin Woo. 




Hee Joo naik ke atas, dan ia dikejutkan oleh sesuatu besar yang jatuh tiba-tiba.



Hee Joo gemetar karena tahu apa yang jatuh itu. Ia menatap ke atas, memanggil Jin Woo, lalu menatap ke dasar lantai satu. Yang jatuh ternyata Jin Woo.

***Super merinding..

Berlangganan update artikel terbaru via email:

1 Komentar untuk "Sinopsis Memories of the Alhambra Episode 4 Part 4"

  1. gilaaa nih filmm... bikin penasaran sumpah.. fiksi dan nyata ngak bs dibedain.. hahaha.. semangat terus bikin sinopsisnya ya..

    BalasHapus

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel

Baca Juga: