Sinopsis Encounter Episode 7 Part 2

- Desember 20, 2018
>
Sumber: tvN




Mi Jin tadinya sedang merawat diri, lalu masuklah pesan dari Dae Chan memalui aplikasi dating, mengajaknya bertemu. Mi Jin bersorak.

Dae Chan sudah was-was kalau Mi Jin menolaknya, tapi Mi Jin menerimanya. Dae Chan dan Jin Myung bersorak. Dae Chan bahkan mencium Jin Myung saking bahagianya.



Soo Hyun menduga pasti rekan-rekan Jin Hyeok terus menatapnya. Jin Hyeok membenarkan, mereka menatap dengan tatapan iri. 

"Tidak seheboh yang kukira. Kupikir artikel itu akan membuat kegemparan, tapi sepertinya ada yang terganggu dan mencegah semua artikel keluar."

"Padahal mungkin saja judul artikel itu keren. "Cha Soo Hyun Daepyo dalam masa pendekatan"."

"Aku bukan artis, tapi menyebabkan kegemparan."



Jin Hyeok meletakkan garpu dan pisaunya, ada yang ingin ia katakan. Sekarang ia mau mengakhiri masa pendekatan ini. Soo Hyun kesal, sudah mau berhenti sekarang? Jin Hyeok mengiyakan. Soo Hyun menghela nafas berat. 

Soo Hyun: Tapi, kenapa kamu...



Jin Hyeok: Aku sudah sangat yakin. Saat keraguanku mulai memudar dan yakin bahwa aku menyukaimu, sudah saatnya untuk melangkah maju.

Soo Hyun: Kamu boleh melangkah maju, tapi aku tetap di tahap ini.

Jin Hyeok: Itu tidak seru. Kita harus mulai bersama.

Soo Hyun: Kamu yang mulai bercanda.

Jin Hyeok: Baik, aku akan berhenti bercanda. Kalau begitu, mari kita bicara serius soal langkah kita selanjutnya. Apa yang kamu inginkan? Ada yang kamu pikirkan?



Soo Hyun: Mengunjungi semua restoran terkenal di Mangwon-dong. Sekretaris Jang selalu membanggakan soal itu, tapi tidak mengajakku.

Jin Hyeok: Baik. Lain kali kita pergi bersama. Ibu bisa bermain seluncur es? Sekarang musim dingin, bagaimana jika kita ke area seluncur?

Soo Hyun: Aku tidak mahir berolahraga. Aku bukan olahragawan yang baik.

Jin Hyeok: Ibu bisa belajar. Ada taman hiburan di sampingnya. Mau ke sana?

Soo Hyun: Aku takut naik wahana apa pun.

Jin Hyeok: Kalau begitu, kita lewatkan semua aktivitas ekstrem. Ada yang benar-benar ingin kulakukan. Aku ingin ke toko buku dan membaca buku seharian. Kita bisa saling membelikan buku dan bertukar. Seperti teman baik.

Soo Hyun: Begitu rupanya.

Jin Hyeok: Tidak masalah jika Ibu tidak mau.

Soo Hyun: Tidak, bisa kita lakukan semua itu. Kita mungkin tidak bisa lakukan semuanya.

Jin Hyeok: Kenapa?

Soo Hyun: Area berseluncur, taman hiburan. Itu semua...

Jin Hyeok: Aku mengerti.



Jin Hyeok tibatiba menanyakan pendapat Soo Hyun soal perasaan menjadi seorang kakak laki-laki. 

"Entahlah. Mau melindungi seseorang? Kenapa?" Jawab Soo Hyun dan itu membuat Jin Hyeok emosi, seorang kakak kan pasti selalu mendukung adiknya.

"Kenapa marah padaku?" Heran Soo Hyun. Jin Hyeok langsung mengubah raut wajahnya sambil geleng-geleng, ia gak marah kok. 



Giliran Soo Hyun yang kesal, tap saat ditanya, Soo Hyun menjawab tidak, tapi Jin Hyeok yakin Soo Hyun sedang kesal. 

Jin Hyeok akan memotongkan daging untuk Soo Hyun, tapi Soo Hyun gak mau, akhirnya Jin Hyeok menyuapi Soo Hyun. 

Jin Hyeok juga meminta Soo Hyun menyuapinya, tapi Soo Hyun usil, ia sengaja membelokkan arah garpunya saat Jin Hyeok sudah siap memasukkannya ke mulutnya.




Mi Jin mengirim pesan, memberitahu besok akan diadakan rapat mendesak dewan direksi. Soo Hyun juga harus datang. Soo Hyun murung membacanya, tapi saat ia melihat Jin Hyeok ia memaksakan senyum.



Ketua Kim menemui Pengacara Jung. Katanya Pengacara Jung sudah memeriksa dokumen perceraian Soo Hyun dan Woo Seok. Ia menanyakan apa yang dimau Ketua Kim biar semuanya jelas. 

"Soal pasal ketiga dan Cha Soo Hyun Daepyo dari Hotel Donghwa. Hal tidak terduga terjadi, jadi, saatnya mengambil semuanya."

"Kata "kejadian tidak terduga" adalah istilah subjektif, dan mungkin akan ada persengketaan panjang."

"Aku sudah siap untuk pertarungan panjang. Pertarungan yang harus kita menangkan."

"Baiklah, aku mengerti. Hal ini mungkin juga memengaruhi Anggota Kongres Cha. Anda punya rencana? Pemilihan akan diadakan dalam beberapa bulan."

"Anggota Kongres Cha juga tidak seperti dahulu, dan itu menggangguku. Kuda pacu yang tidak mau mendengar perintah pemiliknya itu berbahaya."

"Haruskah aku juga membuat rencana untuknya?"

"Tidak, untuk sementara biarkan saja. Aku akan coba menarik kekangnya lebih keras."




Manajer Kim merasa ia harus mengubahnya. "Soal acara akhir tahun. Bukannya hadiah lukisan dan kuartet gesek sedikit basi? Hotel lain pun begitu."

Manajer Lee: Waktu kita tidak banyak lagi. Ibu mau mengulang dari awal?

Manajer Kim: Luar biasa, kamu bisa membaca pikiranku.

Han Gil: Tapi tetap saja, penampilan carol pansori yang kamu inginkan tampaknya agak...

Manajer Kim: Semuanya sependapat?

Semuanya mengangguk. 

Manajer Kim: Maksudku, bagaimana kalau kita membuat proposal baru?



Jin Hyeok dari tadi melamun, Han Gil menyuruhnya fokus, bisa saja mereka terus kerja lembur saat tahun baru. Tapi Jin Hyeok malah mengatakan idenya.

Jin Hyeok: Bagaimana kalau pesta topeng?

Manajer Kim: Pesta topeng? 

Jin Hyeok: Ya. Sering dilakukan saat Halloween. Pasti hebat jika dijadikan acara akhir tahun. Pelanggan muda yang tidak tertarik pada acara hotel mungkin juga akan tertarik.

Manajer Kim setuju, ia meminta Jin Hyeok menyiapkan proposal detailnya.


Hye In berbisik, Jin Hyeok membuatnya semakin rumit. 




Soo Hyun disidang oleh semua anggota direksi.

Pria 1: Sikap yang Ibu perlihatkan di Hotel Donghwa Sokcho bukan sikap yang pantas sebagai presdir hotel kita.

Soo Hyun: Pertama-tama, aku ingin meminta maaf karena mengungkap kehidupan pribadiku di acara resmi seperti itu dan membuat kalian cemas. Mohon terima permintaan maaf tulusku.

Pria 2: Ada banyak pegawai dan artis di acara itu. Rumor akan cepat beredar dan kita perlu tindak pencegahan.

Direktur Choi: Aku setuju. Aku yakin kita memerlukan rencana mendasar demi menghentikan munculnya masalah kontroversial seperti ini. Sudah hampir waktunya memperpanjang kontrak Ibu sebagai presdir dan aku yakin sudah saatnya bertindak.

Soo Hyun: Terima kasih atas kecemasanmu. Mulai sekarang, aku tidak akan memengaruhi perusahaan dengan kehidupan pribadiku atau semacamnya. Aku juga berharap mulai sekarang kalian mengadakan rapat mendesak untuk hal-hal yang benar-benar penting.

Soo Hyun memberi hormat, lalu pergi.



Di dapur, Manajer Lee mengatakan pada Jin Hyeok soal rapat direksi yang diadakan hari ini, ia yakin yang dibahasa adalah pernyataan Soo Hyun soal calon kekasihnya. 

"Ya, bukan berarti kamu melakukan kesalahan. Daepyonim hanya gegabah dan menggali kubur sendiri. Dewan direksi sekarang merasa sangat terganggu. Aku penasaran bagaimana hasilnya." Lanjut Manajer Lee.


Soo Hyun kepikiran kata-kata Direktur Choi di rapat tadi.


Sementara itu, Jin Hyeok kerja lembur untuk menyiapkan proposal acara usulannya.



Dir. Choi mendatanginya, ia melihat layar monitor Jin Hyeok dan membaca kalau Jin Hyeok sedang membuat proposal untuk acara akhir tahun.

"Acara akhir tahun? Kamu yakin masih di sini saat akhir tahun? Tidak lama lagi kamu akan dipindahkan. Kamu akan dimutasi ke Hotel Donghwa Sokcho."

"Kenapa tiba-tiba aku dipindahkan?"

"Kamu dan Cha Soo Hyun Daepyo yang menyebabkan masalah ini, kenapa tanya alasannya?"

"Itu tidak ada hubungannya dengan perusahaan."

"Kamu pikir alasannya masalah yang berbeda. Kenapa kalian berhubungan? Skandal saat ini tidak baik bagi citra Presdir Cha. Posisinya sebagai presdir terancam. Karena kamu, posisi Cha Soo Hyun sebagai presdir sekarang dipertaruhkan. Menurutmu siapa yang memutuskan pemindahanmu? Aku? Kamu pikir aku punya kuasa melakukannya? Menurutmu berapa persen sahan yang Cha Daepyo miliki? Dia bisa kehilangan semuamya jika Taegyeong begerak. Kami memindahkanmu ke Sokcho untuk meredam masalah ini, sebaiknya jaga sikapmu. Jangan mengeluhkan ini tidak adil pada Cha Daepyo. Kamu hanya akan mempersulit keadaannya. Kamu masuk ke sini dengan bantuan koneksi?"

"Tidak, Pak."

"Tapi begitulah yang dikatakan para pegawai. Kamu harus membuktikan kalau mereka salah. Cha Daepyo tidak lama lagi akan pergi ke Shanghai. Setelah itu proses pemindahanmu dimulai. Kamu bisa mematuhi, menolak, atau mengundurkan diri dari sini. Keputusan di tanganmu. Acara akhir tahun katamu?"

Dir. Choi langsung pergi.


Jin Hyeok terduduk lemas. Akankah usahanya ini sia-sia?
>


EmoticonEmoticon

 

Start typing and press Enter to search