Sinopsis Memories of the Alhambra Episode 12 Part 4

Sumber: tvN


Reporter berkumpul di depan kantor polisi untuk meliput Jin Woo yang akan datang memenuhi panggilan interogasi.



Sementara itu, Profesor Cha sedang mengajar dikelasnya, ia menerangkan.

"Ada kasus saham perusahaan melonjak karena artikel yang dirilis tak berdasarkan fakta. Contohnya harga saham perusahaan bernama EntreMed. Pada hari artikel mengenai kemungkinan salah satu obatnya dapat menyembuhkan kanker diterbitkan New York Times, harga sahamnya melonjak dari 12 dolar menjadi 85 dolar hampir seketika. Hanya seperti itu, kanal-kanal berita mengambil informasi terkait harga saham yang sudah dikenal publik dan terus mereproduksinya. Sebagai balasan, mereka menguatkan ketertarikan publik. Ketertarikan publik yang diperkuat ini mengarahkan hingga sungguh mengubah harga saham..."




Penjelasan Profesor Cha terhenti karena kedatangan mendadak Jin Woo. Profesor Cha mencoba menjelaskan lagi, tapi ia tidak konsen karena Jin Woo, ia pun mengakhiri kelas. Semua mahasiswa keluar.




Kini tinggal mereka berdua di dalam kelas. Profesor Cha bertanya, kenapa Jin Woo kesana? Tak ke kantor polisi?

"Seharusnya begitu." Jawab Jin Woo. 

"Lalu kenapa kau di sini?"

"Aku ingin menemuimu."

"Bagaimana pembelaanmu? Seandainya aku tahu yang mereka cari. Perusahaan tak memedulikanku saat kukatakan mereka semena-mena. Lagi pula aku tak mau terlibat."



Jin Woo: Aku belum berhasil dengan persiapanku. Dari yang kudengar, katanya ada beberapa kesaksian terkait pertemuanku dengan Su Jin bertahun-tahun. Aku juga mendengar ini. Ada bukti palsu yang menyatakan aku memohon Su Jin untuk kembali. Juga banyak yang mengatakan aku terus menyebutkan membunuh Hyeong Seok. Terlebih lagi, Yu Ra juga akan bersaksi. Anda pasti setuju memberinya bagian besar. Jika Anda siapkan selama setahun, tak ada yang bisa kulakukan. Aku hanya akan dipermalukan di depan semuanya dan berakhir di penjara.

Profesor Cha: Lalu? Kau kemari karena takut? Kau ingin aku hentikan investigasi?

Jin Woo: Tidak. Aku kemari untuk membuktikan.

Profesor Cha: Membuktikan?




Jin Woo: Karena Anda percaya aku gila atau berbohong, karena itu tak bisa diragukan lagi aku tak bisa buktikan. Karena kau yakin, kau menaikkan taruhan. Walau kau berusaha, sangat mudah bagiku membuktikannya kepadamu. Aku bisa buktikan aku berkata jujur saat ini juga.

Profesor Cha: Jika begitu, kenapa tak membuktikannya kepadaku?

Jin Woo: Karena aku tak mau. Karena aku tak ingin sejauh itu. Aku mencari cara lain. Tapi sudah kuduga harus bersusah payah.

Profesor Cha: Baiklah kalau begitu. Bagaimana caramu buktikan?

Jin Woo: Masuk ke gamenya dan bentuk aliansi denganku. Mudah, 'kan? Tanpa investigasi polisi atau persidangan, Anda bisa tahu kebenarannya saat ini juga. Karena mudahnya membuktikan ini, tidak kulakukan karena takut Anda akan menjadi seperti Jeung Hoon. Aku ragu karena tak akan sanggup merasa bersalah jika kau mati seperti Jung Hoon. Kini aku di ruang kuliah Anda, kurasa aku harus buktikan di sini. Anda mungkin sudah siapkan semua, mengira tak ada yang bisa kubuktikan pada polisi. Aku bisa buktikan dengan mudah aku korban game ini. Namun, hasilnya mungkin J One bangkrut. Tak ada alasan bagiku membuktikannya ke publik. Aku tak ingin perusahaan yang kudirikan jatuh karenaku. Aku kemari karena kupikir semua akan tuntas jika kubuktikan kepada Anda.

Profesor Cha: Jadi, sekarang.. kau ingin aku masuk ke dalam game?

Jin Woo: Pakai lensanya dan hubungi perusahaan untuk membuka servernya. Tak akan sampai 10 menit. Anda takut akan berakhir seperti Jung Hoon? Menurut Anda, aku berbohong. Kalau begitu tak ada alasan untuk takut.




Profesor Cha langsung menghubungi perusahaan sesuai perintah Jin Woo. Ia meminta lensa kontak dan menyuruh menyalakan servernya.



Profesor Cha memakai lensa kontaknya, ia akan menunggu 10 menit seperti kata Jin Woo. 

Server dinyalakan dan Profesor Cha pun bisa masuk kedalam game, ia menjadi Tester ke 103. Jin Woo juga masuk kedalam game. 



Lalu muncullah karakter game di seluruh penjuru kampus, mereka menuju arah yang sama.



Profesor Cha menawarkan untuk membentuk aliansi, tapi Jin Woo masih diam saja.

Profesor Cha: Silakan. Kau bilang bisa buktikan. Kau takut apa? Kenapa kau tak berlutut dan meminta ampunanku? Kau tak mau diinterogasi.

Jin Woo: Sedih bahwa kita berakhir seperti ini.

Profesor Cha: Salah siapa itu?







Jin Woo tidak menjawab, ia menerima tawaran membentuk aliansi dengan Profesor Cha. 

Jin Woo: Mulai kini, Anda dan aku akan berbagi takdir yang sama karena kita sekutu. Kita akan mati dan selamat bersama. Terus bersamaku hingga akhir.

Tiba-tiba petir menyambar, Profesor Cha agak terkejut. Jin Woo menjelaskan cara bertahan hidup untuk Profesor Cha, "Jangan berada di sebelahku. Segera tinggalkan Seoul. Segera hapus akun Anda. Bahkan jika Anda takut, jangan matikan servernya karena aku harus meneruskan tugasku. Hingga tugasku selesai dan dapat solusi, jangan ditutup. Hingga saat itu, tak ada yang boleh bermain. Mulai sekarang, hanya aku yang akan bermain. Hanya pemain yang kuizinkan dan aku. Kecuali ingin bangkrut, ANda harus ikuti instruksiku. Pastikan Anda beri tahu Sun Ho Hyeong."




Profesor Cha mendapat peringatan kalau musuhnya terlihat. Tegnaglah dia. Lalu terdengar suara alunan gitar "Memories of the Alhambra", artinya saatnya Hyeong Seok muncul. 

Profesor Cha jelas melihat putranya itu, ia memanggilnya saat Hyeong Seok berjalan ke arah Jin Woo. Jin Woo sih nyantai aja karena sudah teralu biasa. 





Hyeong Seok menoleh karena panggilan Profesor Cha itu dan ia mendekati Profesor Cha. Profesor Cha mundur ketakutan karena Hyeong Seok tamak jelas banget. Jin Woo masih diam saja.


Profesor Cha sampai terjatuh. Hyeong Seok siap menyerang, ia mengangkat pedangnya tinggi-tinggi. 


Reporter lelah menunggu, tapi yang keluar malah Detektif.

Detektif: Aku punya pengumuman untuk para reporter. Aku detektif untuk kasus ini. Responden telah menghubungi tak bisa menghadiri interogasi.




Hee Joo mendatangi hotel Jin Woo, tapi kosong, orangnya tidak ada. Lalu ia menyalakan TV. 

Hee Joo menyaksikan berita mengenai Jin Woo yang mangkir dari panggilan polisi.

Kilas Balik..



Tadi pagi Jin Woo mengatakan kalau ia tidak akan bisa menemui Hee Joo untuk sementara waktu. 

"Aku tahu. Saat polisi menanyai..."

"Aku tak akan hadir."

"Lalu kau mau apa?"

"Aku harus mencari Se Joo. Aku masih punya peluang. Karena itu aku tak pergi."

"Apa rencanamu?"

"Aku butuh bantuanmu."

Kilas Balik selesai..


Hee Joo tiba-tiba mendengar suara alunan gitar "Memories of the Alhambra". Ia menoleh kebelakang, ada yang menarik perhatiannya. 



"Sekarang, tugas terakhirku dimulai."



AKhirnya Hee Joo melihat Emma.

"Kami makin dekat pada akhir cerita ini. Memori Alhambra."


Berlangganan update artikel terbaru via email:

Belum ada Komentar untuk "Sinopsis Memories of the Alhambra Episode 12 Part 4"

Posting Komentar

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel

Baca Juga: