Wednesday, December 5, 2018

Sinopsis The Smile Has Left Your Eyes Episode 14 Part 4

    Sumber: tvN




    Di rumah, mereka memasak nasi bersama. 

    "Apa hubungannya dengan nasi?" Tanya Moo Young.

    "Kamu ingin terlahir kembali."

    "Ya, lalu?"

    "Kamu harus tinggal di rumah yang hangat. Rumah hangat biasanya beraroma nasi hangat."

    "Sungguh sederhana."

    "Sederhana, bukan?"




    Jin Kang: Aku teringat kali pertamaku kemari. Kupikir, "Rumah yang aneh". Ruangan ini menggambarkanmu. Ruangan yang terlalu dingin dan kelam. Ruangan yang tidak peduli pada siapa pun yang pergi. Ruangan yang membuatku merasa kesepian. Kuharap makin banyak hal-hal seperti ini. Jika punya kucing, beri dia makan. Jika punya bunga, siramilah. Jika punya makanan, makanlah sebelum basi. Semoga hal-hal semacam itu menahan erat dirimu dan tidak melepaskanmu. Agar kamu tidak pergi.

    Moo Young: Aku tidak akan pergi. walau di sini kosong atau sejauh apa pun. Aku akan kembali kepadamu.



    Moo Young mendatangi rumah Se Ran, ia mau mengembalikan pistolnya karena ia sudah tidak membutuhkannya lagi, tapi ia sudah memakai satu peluru.

    "Benarkah? Tidak ada berita tentang penembakan."

    "Pokoknya, sudah kupakai."

    "Kamu tidak ingin tahu tentang adikmu?"



    Dan kata-kata Se Ran itu berhasil membuat Moo Young duduk. Sebelum ikut duduk, Se Ran menyimpan pistolnya di laci.

    Se Ran: Tampaknya.. kamu sangat penasaran.

    Kilas balik..



    Se Ran mendapatkan kartu keluarga Moo Young dari Sekretaris Choi. Ia agak terkejut, Sekretaris Choi yakin itu benar?

    "Ya. Ada dua anak yang dirawat di Rumah Sakit Haesan saat itu."

    "Anak perempuan itu diadopsi oleh Lee Jung Shil enam bulan setelah kejadian."

    "Lee Jung Shil?"

    "Ibu Yoo Jin Gook adalah Lee Jung Shil."

    "Jadi, anak perempuan itu.. adalah Yoo Jin Kang?"

    Kilas Balik selesai..



    Se Ran mengatakan pada Moo Young kalau Moo Young tidak memiliki adik, adik laki-laki maksudnya. 

    "Aku tidak punya adik laki-laki?" Moo Young heran. 

    "Kamu sungguh naif, ya? Kamu malah buta akan hal penting."

    "Cepat jelaskan."

    "Baru kali ini kamu terlihat seresah ini. Aku tidak mau mengatakannya secara gratis. Ini saatnya kamu memberiku imbalan. Mari kita bicarakan hal penting di sana. Ya?"

    Se Ran memberi Moo Young tiket. Moo Young menerimanya lalu pergi.




    Jin Kang dan Moo Young kencan di taman hiburan.


    Moo Young: Apa yang kamu lakukan kepadaku?

    Jin Kang: Entahlah.

    Moo Young: Aku tidak percaya bisa sampai ke tempat ini.

    Jin Kang: Lihatlah. Aneh. Bekas lukanya seperti menyambung.

    Moo Young: Benar.

    Jin Kang: Mirip peta. Kita menyusuri peta ini untuk sampai ke sini.



    Moo Young tak sengaja menumpahkan air mendidih dari teko ke tangan Jin Kang. Ia langsung membasuhnya dengan air dingin, tapi tidak berhasil, ia pun keluar untuk membeli obat di apotek.




    Dijalan kembali dari apotek, Moo Young mengingat sesuatu. Ia ingat soal teko itu.

    Setelah ayahnya di tembak adiknya muncul dibelakangnya. Moo Young ingat adiknya itu adalah Jin Kang. Rupa mereka saat kecil sama.




    Moo Young memegangi kepalanya yang sakit. Ia lalu melihat kembali foto masa kecil Jin Kang. Juga fakta bahwa luka bakar mereka menyambung. 

    Ingat kata Jin Kang juga kalau Jin Kang bukan adik kandung Jin Kook. Juga kata Se Ran kalau ia tidak memiliki adik laki-laki.

    Moo Young menyimpulkan kalau adiknya itu perempuan, yaitu Jin Kang.

    1 komentar: