Sunday, December 2, 2018

Sinopsis The Smile Has Left Your Eyes Episode 13 Part 2

    Sumber: tvN


    Dalam perjalanan menuju Haesan, Moo Young mengingat pertemuannya dengan DOkter Yang.



    DOkter Yang tidak menjelaskan kenapa ayahnya bunuh diri. Dokter Yang berkata ia tidak tahu alasannya.

    Moo Young: Jika ada di posisiku, apa kamu akan menyerah? Aku tidak pernah menyerah jika sudah memutuskan sesuatu.

    Dokter Yang: Apa lagi yang belum jelas?

    Moo Young: Pistol. Aku masih memimpikan pembunuhan ayahku. 


    Moo Young berpikir, semua orang menyuruhnya berhenti seolah-olah ia tidak akan kembali jika pergi ke sana.


    Moo Young sampai ke Haesan, sebelum ke Gunung yang dimaksud, ia singgah ke toko untuk membeli Soju.

    Moo Young jalan kesana sambil tanya-tanya dimana letak gunungnya.

    "Tebing ini bagai tirai. Entah kenapa dinamakan mortar." Narasi Moo Young.




    Moo Young akhirnya sampai di tempat yang dimaksud. Ia menuangkan semua sojunya kebawah. 

    Setelah botolnya kosong, ia duduk untuk mengirim pesan pada Jin Kang.

    "ingin memberi hormat, tapi batal karena merasa canggung. Aku juga tidak sanggup memanggilnya "Ayah". Aku tidak sedih. Rasanya aku akan bermimpi indah jika tidur di sini."

    Tapi Moo Young tidak mengirimnya, hanya menulisnya saja.




    Moo Young pun berbaring disana dan memejamkan mata. Ingatannya langsung muncul.




    Moo Young ingat bagaimana wajah ayahnya. Ia juga ingat kalau ia sering main di gunung itu, ia pun menyusuri jalan yang muncul diingatannya. 


    Ia ingat disana ia bermain dengan anak yang dipanggilnya Yoon. 











    Moo Young terus mengikuti ingatannya sampai ia melihat apa yang selalu ada di mimpinya.

    "Sepertinya aku sampai di rumah."



    Di kantor, Jin Kang kepikiran Moo Young. Bahkan sampai menggambar Gunung Mortar Geumah.



    Moo Young masuk rumahnya, disana ia menemukan robot itu.

    "Aku benar-benar pulang."



    Moo Young kembali ingat sesuatu. Ia dulu bercengkrama dengan Yoon di halaman. 



    Moo Young juga melihat radio itu, tiba-tiba telinganya berdenging. Sekarang ia ingat urutan kejadiannya.

    Seseorang menembak ayahnya. Ayahnya tersungkur. Ia terkejut sampai menjatuhkan robotnya dan lengan robotnya patah, lalu ketel yang berisi air mendidih tumah.




    Yang menembak ayahnya adalah Jin Kook dan ia bisa ingat dengan jelas. Syok berat dia.


    Moo Young kembali ke Seoul menggunakan kereta saat hari sudah gelap.


    Dokter Yang memberitahu Jin Kook melalui telfon apa yang Moo Young ceritakan padanya. Soal pistol itu. 

    Dokter Yang: Ucapan Moo Young terus mengganjal. Apakah kematian ayahnya melibatkan pistol?



    Moo Young sampai rumah tepat saat pesan Jin Kang masuk, Jin Kang menanyakan bagaimana perjalanan Moo Young. Moo Young membuka pesan Jin Kang dan pesan yang ia tulis tadi masih tersimpan.


    Tapi Moo Young menghapus semuanya. Ia cuma melihat-lihat foto yang dikirimkan Jin Kang kemarin.


    Moo Young mengeluarkan foto Jin Kang dan Jin Kook dari dompetnya. Ia menyobek foto Jin Kook dan membuangnya, ia hanya menyimpan foo Jin Kang saja.



    Jin Kook memanggil So Jung untuk minum-minum. 

    So Jung: Jadi, dia benar-benar Sun Ho? Aku merasa buruk. Saat aku merasa begini, kamu harus... Kamu baik-baik saja?

    Jin Kook: Jin Kang bilang Moo Young selalu tersakiti oleh orang sepertiku. Orang yang tidak takut menyakiti anak orang lain demi melindungi anaknya sendiri.

    So Jung: Bagaimana semuanya bisa berakhir seperti ini?

    Jin Kook: Aku takut. Kim Moo Young bagaikan mobil tanpa rem. Dan Jin Kang tidak mau keluar dari mobil. Jika tidak dihentikan paksa, mobilnya bisa sampai ke mana saja. Seperti kata Jin Kang. Aku menyakiti anak orang lain demi melindungi anakku. Tapi aku tidak menyangka dia adalah Sun Ho.

    So Jung: Kini apa rencanamu?

    Jin Kook: Moo Young pernah bilang... Tidak. Aku yang pertama mengatakannya. Tidak ada yang gratis. Di dunia ini tidak ada yang gratis. Kita tidak akan pernah bisa lari dari semuanya. Benar. Di dunia ini tidak ada yang gratis. Jika itu kemauannya, aku tidak keberatan dengan "mata dibalas mata".

    So Jung: Manajer Yoo~




    So Jung mengantar Jin Kook dalam keadaan mabuk berat.

    Jin Kook tak sengaja menjatuhkan foto mereka. Ia memungutnya dan tersenyum lebar melihat foto Jin Kang.



    Jin Kook akhirnya tertidur juga. Jin Kang memerikannya selimut, lalu keluar untuk mengembalikan foto itu pada tempatnya.

    0 komentar

    Post a Comment