Sunday, December 2, 2018

Sinopsis The Smile Has Left Your Eyes Episode 13 Part 1

    Sumber: tvN


    Moo Young melihat Jin Kook di depan toko biasanya, ia tersenyum. Jin Kook memikirkan kata-kata Dokter Yang kalau Moo Young ingin mengetahui masa lalunya. 

    Moo Young mendekati Jin Kook, "Aku masih hidup. Seharusnya kamu tertawa. Kamu sungguh berniat membunuhku? Tidak biasanya. Katamu itu menjadikan kita pembunuh. Pembunuh yang keji. Itu tidak sesuai citramu."

    Moo Young menepuk perutnya yang habis ditusuk Jin Kook lalu pergi.


    Jin Kook masuk kantor, ia disapa oleh Cho Rong di depan, tapi Jin Kook mengabaikannya. 


    Cho Rong langsung melapor pada So Jung. Cho Rong menduga surat pengunduran diri Jin Kook ditolak. 

    "Semoga begitu." Kata So Jung.


    Di kantor, Jin Kang tiba-tiba menyakan arti nama CEO Hwang.  

    Jin Kang: Apa arti "Seon" pada namamu?

    CEO Hwang: Apa?

    Jin Kang: "Seon" ditulis dengan aksara Han apa?

    CEO Hwang: Artinya kebaikan. Kamu tidak tahu?

    Jin Kang: Wuah.. Bagus sekali.

    CEO Hwang: Apa maksudmu? Itu nama umum.

    Jin Kang: Sungguh? Itu justru lebih bagus karena cocok untukmu.


    Moo Young menghadap CEO nya untuk mengundurkan diri.

    CEO: Anggap saja kamu diberhentikan. Jadi, kamu bisa mendapat tunjangan pengangguran. Ini tawaran terbaik dariku. Apa menurutmu ini tidak adil?

    Moo Young: Tidak. Terima kasih untuk semuanya.


    Jin Kang mengirim pesan untuk menayakan proses pengunduran diri Moo Young. Tapi Moo Young ternyata dipecat sebelum menyerahkan surat pengunduran dirinya. Jin Kang langsung ke tempat sepi untuk menelfon. 

    "Kamu dipecat?" Tanya Jin Kang. 

    "Ya, mereka memberhentikanku. Aku memang berniat berhenti, jadi, tidak masalah. Mereka sudah menoleransiku semampu mereka."

    "Memang benar. Aku akan pulang cepat nanti. Mau bertemu?"

    Moo Young setuju.


    Di dalam bis, Moo Young kembali membuka lokasi Gunung Mortar Geumah.




    Moo Young dan Jin Kang janjian di menara Namsan. Sampai disana, Jin Kang memanggil Moo Young dengan nama aslinya, Kang Sun Ho. Lalu mengajak Moo Young berfoto untuk merayakan momen ini.



    Usai foto, Moo Young bertanya, memangnya apa yang mereka rayakan?

    "Status pengangguranmu."

    "Apa?"

    "Kamu masih tidak sadar? Dasar. Tentu saja kita merayakan nama aslimu, Kang Sun Ho. "Sun" berarti baik dan "Ho" berarti naik. Aku suka namamu."

    "Hei, kata siapa namaku ditulis dengan aksara Han? Itu belum tentu. Jangan mengarang."

    "Aku ragu dengan arti "Ho", tapi aku yakin itu mengandung makna "kebaikan". Aku yakin. Kenapa? Aku menyukainya. Kamu tidak suka?"

    "Bukan begitu. Hanya saja, nama itu masih asing bagiku."




    Jin Kang: Nama memang menarik. "Kim Moo Young" terkesan hampa, tapi "Kang Sun Ho" terkesan indah dan berani.

    Moo Young: Kamu begitu menyukainya?

    Jin Kang: Ya. Sangat suka. Sepertinya orang tuamu.. sangat baik. Melihat bagaimana mereka memberi nama itu untuk putra mereka, jelas mereka orang baik.

    Moo Young: Begitukah?

    Jin Kang: Ya. Apa dokter itu menceritakan hal lain selain namamu?

    Moo Young tidak menceritakan soal ayahnya yang bunuh diri. 

    Jin Kang: Rasanya sungguh puas seolah-olah aku yang mengetahui nama asliku.



    Moo Young mengajak Jin Kang juga mencaritahu nama aslinya. Mereka bisa menelusuri bersama. Jin Kang menggeleng, lain kali saja, mungkin kakaknya akan memberitahunya saat waktunya tepat. Akan ia tunggu sampai Kakak memberitahunya.



    Jin Kook kembali datang ke kuil dan disana ada nama ayah Moo Young dantara nama-nama yang terpajang di dinding. 

    "Kang Soon Goo"



    Jin Kang sebenarnya ia ingin melihat dedaunan. Tapi semuanya sudah berguguran.

    "Ya, ini agak menyeramkan."

    "Tapi tempat ini bagus. Terbuka dan luas. Aku senang kita memilih jalan ini."

    "Ya, memang bagus."

    Akhirnya Moo Young cerita soal ayahnya yang katanya bunuh diri. Kejadiannya di gunung, tapi hanya itu yang ia ketahui. Entah dokter itu sengaja merahasiakannya atau dia memang tidak tahu dan tidak ada informasi lain.

    Moo Young: Bagaimanapun, sudah jelas bahwa keluargaku bukan keluarga yang bahagia.

    Jin Kang langsung memeluk Moo Young, ia tak menyangka ayah Moo Young sudah tiada.



    Akhirnya Moo Young cerita soal ayahnya yang katanya bunuh diri. Kejadiannya di gunung, tapi hanya itu yang ia ketahui. Entah dokter itu sengaja merahasiakannya atau dia memang tidak tahu dan tidak ada informasi lain.

    Moo Young: Bagaimanapun, sudah jelas bahwa keluargaku bukan keluarga yang bahagia.

    Jin Kang langsung memeluk Moo Young, ia tak menyangka ayah Moo Young sudah tiada.



    Moo Young akan pergi ke Haesan. Ia ingin pergi ke tempat ayahnya, di Gunung Mortar Geumah, sepertinya itu tebing, di sanalah ayahnya bunuh diri.

    Jin Kang menawarkan diri untuk menemani tapi Moo Young menggeleng. 

    Jin Kang: Baiklah. Jenguk dan sapalah ayahmu.

    Moo Young: Benar juga. Apa yang harus kusampaikan? "Hai"? Aku bahkan tidak tahu namanya. Apa yang harus kukatakan?

    Jin Kang: "Ayah". Itu saja cukup. "Ayah, ini Sun Ho". 

    Moo Young: Oh.. Itu juga boleh.


    Bis mereka datang. Moo Young menyuruh Jin Kang naik terlebih dahulu. 

    Jin Kang: Berkencan diam-diam sungguh merepotkan. Naik bus bersama saja tidak bisa.

    Tapi Jin Kang malah tidak naik.



    Jin Kang tak mengerti kenapa ia merasa resah padahal Moo Young hanya sekedar mau menyapa ayahnya. 

    "Jangan resah. Aku segera kembali." Janji Moo Young lalu memeluk Jin Kang.



    Moo Young melihat kembali gambarnya, ia fokus pada gambar seorang polisi.


    Jin Kook masih memikirkan kenyataan bahwa Moo Young itu adalah Kang Sun Ho. Dan memikirkan sikapnya selama ini pada Moo Young.

    0 komentar

    Post a Comment