Sunday, December 16, 2018

Sinopsis Memories of the Alhambra Episode 5 Part 1

    Sumber: tvN


    Saat Hee Joo sedang mengemasi barang-barang, ia sempat melihat ke atas. Ia ingat sesuatu.



    Lalu ia masuk ke kamarnya Min Joo dan ternyata Min Joo masih bangun.  Hee Joo mau mengambil selimut untuk ia bawa ke kamar lantai 6 karena hanya ada selimut tipis disana.

    "Sekarang tak dingin."

    "Bisa sangat dingin di kamar itu."

    "Kalau dingin, dia bisa minta selimut."

    "Dia mungkin tidur saja karena turun merepotkan."



    "Kenapa kau baik sekali?"

    "Apa?"

    "Serius. Kau sangat ramah kepadanya. Kau tak pernah begini."

    "Hentikan."



    Hee Joo sudah naik tangga, tapi ia berhenti. Ia bergumam, apa ini berlebihan? Bagaimana jika Jin Woo bangun?

    Hee Joo merasa ia sudah berlebihan, ia pun kembali turun. 



    Hee Joo mulai memila mana yang mau dibuang dan mana yang mau dibawa pindah, tiba-tiba ia mendapat telfon dari nomor asing. Hee Joo menatap jam, sudah pukul 1 dinihari lebih. Tapi Hee Joo tetap menjawabnya. 

    Hee Joo menjawab dengan bahasa spanyol, tapi si penelfon menggunakan bahasa korea, bertanya apa benar disana Bonita Hostel. Hee Joo membenarkan dengan bahasa korea. Penelfonnya seorang wanita, di episode kemarin tak kirain Yang Ju.

    Wanita itu senang mabuk, ia bertanya soal Jin Woo

    "Ya. Boleh tahu siapa ini?" Tanya Hee Joo.

    "Sambungkan kepadanya."

    "Sekarang?"

    "Ya, si berengsek itu tak mengangkat telepon. Kurasa dia memblokir nomorku. Bedebah. Bahkan sekretarisnya tak menjawab. Si berengsek itu. Dia harus kuberi pelajaran."


    Seorang pria menghampiri wanita itu dan memanggilnya Yu Ra. Tapi Yu Ra tidak mengindahkannya, ia malah memberikan minumannya pada pria itu. 



    Yu Ra meminta Hee Joo menyambungkan telfonnya dengan Jin Woo segera. Hee Joo mengatakan kalau Jin Woo mungkin sudah tidur. 

    "Kalau begitu bangunkan dia."

    "Apa? Boleh tanya ini siapa?"

    "Aku istrinya, sambungkan saja teleponnya. Kau tak dengar? Kau tak mengerti bahasa Korea? Diam dan sambungkan saja dengan suamiku!"

    "Baiklah. Tunggu sebentar."



    Maka Hee Joo pun naik ke atas, tapi sebelumnya ia bergumam, apa mungkin Jin Woo masih terjaga? Jadi yang menelfonnya tadi Go Yu Ra? Tapi kenapa kasar sekali? Tidak seperti yang terlihat di TV. 




    Hee Joo menaiki satu demi satu anak tangga menuju lantai 6 dan saat itulah ia melihat Jin Woo terjatuh dari atas.

    Hee Joo terkejut setengah mati. Ia gemetar sambil memanggil Jin Woo. Hee Joo sampai gak berani menatap ke bawah. 



    Hee Joo melanjutkan jalannya naik ke kamar Jin Woo. Ia bahkan tidak berani masuk, ia bertanya dengan takut-takut, apa Jin Woo ada di dalam? Tidak aja jawaban apapun.

    Hee Joo memberanikan diri mengintip dari pintu yang terbuka. Tidak ada siapapun, cuma tempat tidurnya agak berantakan.



    Hee Joo pun berlari keluar, ia melihat ke bawah. Yu Ra menelfon lagi sepertinya, tapi Hee Joo tidak sadar. Hee Joo langsung lari turun untuk memastikan siapa yang jatuh tadi.



    Hee Joo masih takut, langkahnya pelan banget mendekati Jin Woo. Ia tidak bisa melihat wajah Jin Woo, jadi ia gak yakin kalau itu Jin Woo sampai ia menatap jam tangan yang dipakai Jin Woo. Ia baru yakin kalau itu Jin Woo.



    Tapi Hee Joo malah semakin tidak bisa mendekat, ketakutannya bertambah. Ia melangkah mundur. Lalu ia membangunkan anak-anak kos. 




    Ia mengatakan apa ada anak kedokteran? Karena ada yang terluka. untungya ada satu mahasiswa kedokteran. 

    "Luka seperti apa?" Tanya Mahasiswa itu.

    "Dia jatuh dari lantai atas. Tolong, cepatlah." Jawab Hee Joo sambil menangis.

    Maka semuanya langsung bergerak. 




    Mahasiswa itu memberikan pertolongan pertama untuk Jin Woo. Sementara Hee Joo hanya mematung menyaksikan. 

    Nenek dan yang lain juga terbangun karena suara berisik itu. Nenek terkejut melihat ada yang pingsan.



    Yang Ju ternyata menghubungi Jung Hoon, menanyakan apa Jung Hoon sekarang bersama Jin Woo?

    "Tidak, aku dalam perjalanan ke hostel. Seharusnya dia sudah tidur." Jawab Jung Hoon. 

    "Sebaiknya kau cepat. Kurasa sesuatu terjadi padanya."

    Tepat saat itu ambulan bergegas ke arah hostel. Jung Hoon agak panik, memangnya apa yang terjadi pada Jin Woo? 

    Ambulan berelok menuju hostel. Jung Hoon langsung lari mengejar.


    Berita meninggalnya Hyeong Seok sudah diberitakan di TV korea. 

    "Kedutaan Korea di Spanyol mengonfirmasi bahwa Cha Hyeong-seok, direktur Neword Soft, ditemukan tewas pukul 06.00 kemarin di taman di Granada, destinasi populer turis di selatan Spanyol. Saat kematiannya, dia sedang bepergian ke Granada dengan keluarganya setelah menghadiri Mobile World Congress, yang diadakan di Barcelona. Polisi lokal menyatakan mereka sedang menyelidiki penyebab kematiannya. Polisi lokal juga memastikan dia sudah tewas saat ditemukan di taman dan tak ada tanda-tanda bunuh diri atau pembunuhan. Mereka mencoba mengumpulkan informasi untuk mencari titik terang. >Cha Daepyo adalah salah satu pendiri perusahaan IT, J One Holdings. Banyak yang tak asing dengan kesuksesannya. Saat kuliah untuk gelar doktor tahun 2004, dia mendirikan J One Holdings dengan Yoo Jin Woo. Bersama, mereka mewakili kesuksesan generasi kedua rintisan teknologi, namun mereka berselisih soal hak manajemen tahun 2014. Cha Daepyo mundur dan mendirikan Neword Soft. Sejak itu, dia fokus mengembangkan konten AR dan secara agresif mengembangkan perusahaan. Sementara, Neword Soft, merilis pernyataan bahwa semua agenda dibatalkan sebagai tanda penghormatan."



    Sun Ho menyaksikan berita itu, ia menghubungi Jung Hoon untuk memaksikan bahwa Jin Woo masih di Granada sekarang.

    "Aogoo.. Beritanya sudah tersebar. Ini akan terus berlangsung. Mereka terus menyebutkannya."

    Jung Hoon memberi kabar soal Jin Woo yang jatuh dari lantai 6. Sun Ho tampak gak percaya.




    Jin Woo segera dibawa ke Rumah sakit dan Hee Joo menemaninya. Jin Woo membuka matanya, Hee Joo langsung memberondongnya dengan pertanyaa.

    "Kau bisa melihatku? Apa yang terjadi? Kenapa kau jatuh?"

    "Apa sekarang hujan?"

    "Apa?"

    "Apa... sekarang sedang hujan?"

    "Tidak."

    "Kau tak bermain gitar, 'kan?"

    "Gitar?"

    "Memories of the Alhambra."

    "Apa yang kau bicarakan?"


    Petugas melarang Hee Joo mengajak Jin Woo bicara lagi. Jin Woo menutup matanya setelah petugas memakaikannya masker oksigen.

    Jin Woo membuka matanya lagi saat tiba di rumah sakit, saat ia akan dibawa ke ruang operasi.


    Setelah sadar dari operasi, Jin Woo menihat nenek untuk pertama kali. Nenek lalu memanggil Hee Joo dan Jung Hoon. Tapi Jin Woo masih belum bisa merespon mereka.



    Saat Jin Woo membuka matanya lagi, samar-sama ia mendengar ada petugas polisi berkata kalau mereka harus membawanya ke Pusat Intelijen Kriminal karena menurut mereka Jin Woo mungkin berusaha bunuh diri. 

    Konsulat menerjemahkan perkataan petugas itu pada Jung Hoon, apa mungkin Jin Woo sengaja lompat?

    "Kenapa Daepyonim mau melakukannya? Tidak mungkin." Jawab Jung Hoon.

    "Pegangannya tinggi, sulit menganggap jatuhnya kecelakaan." Kata Konsulat.


    Saat membuka matanya lagi, Jin Woo melihat Jung Hoon sedang menangis. 



    Jin Woo merasakan sentuhan seseorang, ia membuka matanya, ia melihat Profesor Cha. Profesor Cha menanyakan keadaannya. Jin Woo masih lemas untuk menjawabnya.

    Profesor Cha lalu menggenggam tangan Jin Woo, ia pamit untuk menemui putranya dulu, ia belum sempat melihat wajah putranya, ia akan kembali nanti.

    Jung Hoon menemani Profesor Cha. 

    Kilas Balik..




    Hyeong Seok kesal karena Ayahnya mengabaikan kata-katanya. Kemudian Profesor Cha langsung nemamparnya. Di belakang Hyeong Seok ada Jin Woo dan Sun Ho yang jelas melihat kejadian itu.




    Hyeong Seok terkejut ayahnya begitu terhadapnya, tapi Profesor Cha malah menampar pipi satunya lagi. Sun Ho berusaha melerai. 

    Tapi Profesor Cha malah menyebut Hyeong Seok bodoh, apa ia wajib membela Hyeong Seok hanya karena ia ayahnya? Tuhan pun tak akan membuatnya melakukannya. Kenapa ia mau ambil risiko?

    "Ayah, tega sekali Ayah.."



    Hyeong Seok melangkah ke pintu. Jin Woo memanggilnya. Hyeong Seok berhenti.

    Profesor Cha: Kaulah yang pergi. Mari perjelas ini. Kau memilih meninggalkan perusahaan. Kau paham? Kau pengkhianatnya.



    Hyeong Seok menatap ayahnya sekali lagi, menatap Sun Ho, dan terakhir menatap Jin Woo. Lalu ia melangkahkan kakinya keluar dari ruangan itu.

    2 komentar:

    1. Kalo boleh tau mimin nonton di mana?

      ReplyDelete
      Replies
      1. Kalau nonton online gak tahu dimana soalnya aku download dulu baru nonton

        Delete