Tuesday, December 4, 2018

Sinopsis The Ghost Detective Episode 26 Part 2

    Sumber: KBS2



    Kilas Balik..

    Saat membopong tubuhnya dan ketahuan oleh Gyeol. Ternyata Gyeol memberitahukan rencana Sunwoo Hye kepada Da Il. 

    "Sunwoo Hye akan memakai tubuhmu. Dia melarangku membunuhmu bahkan setelah aku menemukan tubuhmu. Pada akhirnya, Yeo Wool akan terancam karenamu."

    "Tunggu. Maksudmu, kamu melakukan semua ini untuk melindungi Yeo Wool? Bagaimana kamu bisa menghentikan Sunwoo Hye agar tidak mengendalikanmu?"



    Da Il menyandarkan tubuhnya di dinding.

    Gyeol mengambil tongkat besi, ia akan memukulkannya pada tubuh Da Il, tapi Da Il menghalanginya.

    Da Il menyentuh tangan Gyeol dan ada yang nyetrum, ternyata itu karena gelang pemberian Yi Rang. 

    Batin Da Il: Selama ini gelang ini melindunginya?



    Gyeol: Kita harus menghentikan Sunwoo Hye. Kita tidak bisa membiarkan dia membunuh Yeo Wool juga!

    Da Il: Jika aku mati di sini, Yeo Wool akan makin terancam!


    Da Il lalu menulis, agar Gyeol mengerti maksudnya. 

    "Kita harus menjebak Sunwoo Hye di dalam tubuhku, lalu membunuhnya. Temui Pengacara Baek Da Hye. Dia akan menyembunyikan tubuhku. Bantulah aku."

    Oh.. maka dari itu Da Il ada di mobil itu bersama Gyeol.




    Gyeol menemui Pengacara Baek seperti permintaan Da Il dan pengacara Baek terkejut melihat kondisi Da Il.

    Gyeol meminta pengacara Baek menyembunyikan Da Il agar tidak ada yang bisa menemukannya.

    Pengacara Baek: Apa dia hidup? Dia masih hidup?

    Gyeol: Dia akan terancam jika ada yang menemukannya. Pembunuh berantai yang melakukan ini kepadanya sedang mengejarnya.

    Pengacara Baek langsung menghubungi seseorang. 


    Setelahnya, Da Il menemui hantu itu. 



    Pengacara Baek menunggu Da Il di rumah sakit.

    Pengacara Baek: Kenapa kamu bisa seperti ini? Lima tahun yang lalu, kita kalah dalam kasus yang kita perjuangkan. Dan karena itu, hidupmu berubah total. Selama ini aku penasaran soal bagaimana perasaanmu dan alasanmu menjalani kehidupan seperti itu. Semuanya tidak boleh berakhir seperti ini."


    Tiba-tiba pengacara Baek melihat pintunya terbuka dan tertutup sendiri. Jelas pengacara Baek ketakutan, apalagi saat kursinya jalan sendiri ke arahnya.



    Da Il tiba-tiba menyentuh pengacara Baek dan itu jelas membuat pengacara Baek kaget setengah mati. Da Il akhirnya bisa dilihat oleh Pengacara Baek.

    "Maaf. Aku melakukan itu untuk mengejutkanmu. Karena kamu tidak akan percaya kecuali melihatku. Akulah yang mengirimimu surel dan aku juga yang meminta bantuanmu. Sekarang bisakah kamu percaya bahwa Sunwoo Hye ada?"



    Pengacara Baek masih syok, ia melihat tubuh Da Il yang terbaring lalu melihat roh Da Il. Masih belum mempercayai apa yang dilihatnya.

    Da Il: Mungkin kamu tidak bisa memahami semuanya.




    Da Il lalu mengulurkan tangannya dan Pengacara Baek bisa memegangnya.

    Da Il: Dengarkan dengan saksama. Hari ini akan ada orang yang mati di rumah sakit ini. Memang harus dilakukan dengan cara ini, tapi itu bukan hal buruk. Jangan cemas.

    Pengacara Baek mengangguk.

    Da Il melanjutkan, "Kemudian, seorang pria dan wanita akan kemari. Kamu harus mengizinkan mereka masuk. Tapi, jangan biarkan Yeo Wool, Mr. Han, Gil Chae Won, dan Detektif Park masuk."

    "Tunggu. Aku tidak mengerti. Tolong beri tahu aku..."


    "Nanti. Mintalah penjelasan dari Yeo Wool dan Pak Han. Serta bantu mereka agar tidak dijebak atas kejadian hari ini."

    "Baiklah."

    "Maaf telah membuatmu bingung. Aku harus melakukan ini agar kelak kamu akan percaya kepada Yeo Wool."

    Kilas Balik Selesai..




    Sunwoo Hye berubah pikiran, ia akan membunuh Da Il sekarang. Karena itu akan menjadi cara terbaik untuk menghancurkan rencana Da Il dan Gyeol.

    Suwoo Hye mengambil piasu Gyeol. Ia siap menusuk Da Il, tapi Gyeol menghalangi, akhirnya Gyeol yang ditusuk Sunwoo Hye.



    Da Il mendekati Gyeol, khawatir. Gyeol sambil menahan sakit berpesan agar Da Il tidak sampai gagal, soalnya hanya Da Il yang bisa melindungi Yeo Wool. 

    Gyeol mulai lemas. Da Il tidak mengijinkan Gyeol mati.



    Mr. Han akhirnya bisa melihat foto istrinya dan ia menemukan surat yang Gyeol tinggalkan dibawah figura foto.

    "Aku Kim Gyeol. Aku tidak sedang dikendalikan oleh Sunwoo Hye. Aku akan mencari tahu kelemahannya."




    Saat akan membunuh pastur itu, gelang Gyeol hampir lepas dan ia langsung sadar, ia memaganginya, tidak membiarkannya lepas dari tangannya. 


    Gyeol tidak sanggup membunuh patur itu akhirnya Sunwoo Hye mengambil pisau yang dijatuhkan Gyeol dan membunuh patur itu dengan tangannya sendiri. 

    Sunwoo Hye: Di lain waktu, kamu harus bekerja lebih baik.

    Lanjutan surat Gyeol, "Aku sendiri yang akan menghancurkan Sunwoo Hye. Tolong bantu aku melindungi Yeo Wool. Jagalah Yeo Wool. Mr. Han, kamu bukan pembunuh. Jangan mendengarkan Sunwoo Hye. Jangan melakukan hal berbahaya. Karena itulah keinginannya."



    Gyeol juga yang melepaskan Ahjumma, ia melarang AHjumma pulang dan menyuruhnya pergi ke tempat yang ramai. 

    Gyeol: Maaf. Jangan menghubungi polisi karena mereka tidak bisa menangkap wanita itu. Cepat pergi.

    Ahjumma pun berlari.




    Yeo Wool dan Chae Won mau masuk, tapi ia ditahan. Lalu pengacara Baek menemui mereka. Meminta petugas membiarkan mereka masuk. 

    Petugas pun meninggalkan mereka bertiga. Pengacara Baek merasa ada yang aneh, ia merasa Da Il akan mati dengan sengaja. 

    Pengacara Baek: Kamar 3001. Tolong hentikan dia jika kamu bisa. Beri tahu aku jika kamu butuh bantuan.

    Yeo Wool: Hanya aku yang bisa melakukan ini. Terima kasih atas bantuanmu.

    Yeo Wool dan Chae Won menuju ke sana. Yeo Wool mengeluarkan pisaunya. 




    Gyeol roboh. Mata Da Il memerah. Da Il mengambil pisau itu dan langsung menusukkannya pada tubuh Sunwoo Hye. 



    Sunwoo Hye tergeletak, tapi ia hanya pura-pura kesakitan ternyata. Saat Da Il akan mengurus Gyeol. Hye mencabut pisau itu dari perutnya dengan mudah. 

    "Kamu tidak bisa membunuhku. Kamu tidak bisa membunuhku seperti membunuh orang lain. Karena aku sudah pernah mati. Meski berdarah, meski tubuhku membusuk, aku tidak mati."

    Sunwoo Hye memberi Da Il pilihan, mau menyelamatkan Gyeol atau menangkapnya?




    Da Il menatap Gyeol yang sedang berjuang untuk tetap sadar. Lalu kembali menatap Sunwoo Hye yang sudah siap keluar.

    Da Il menatap Gyeol lagi, Gyeol menggeleng. Tiba-tiba Da Il teringat Yeo Wool. 

    Yeo Wool: Da Il. Sekalipun kamu mendadak berubah lagi, aku bisa melindungi kita. Kamu tidak akan berubah sepenuhnya. Kamu tidak akan menjadi seperti wanita itu.



    Da Il membuat keputusan, ia akan menyelamatkan Gyeol. Da Ial lalu membantu Gyeol menekan lukanya. 

    Sunwoo Hye: Kamu akan tetap membuat keputusan seperti itu? Aku ingin tahu apakah kamu akan membuat keputusan yang sama saat kehilangan semuanya. Atau kamu akan menjadi persis seperti aku?

    Hye pun keluar.



    Gyeol menyalahkan dirinya, karena dirinya, semuanya hancur. Harusnya Da Il tidak usah memedulikannya. Seharusnya Da Il menjalankan rencana itu.

    "Tidak. Jangan bicara."

    "Sampaikan permintaan maafku kepada Yeo Wool karena tidak bisa menyelamatkan Yi Rang."

    "Jangan bicara."

    "Tetap saja, aku... Untuk kali pertama, aku tidak melarikan diri. Benar, bukan?"

    Da Il menganngguk dan Gyeol kehilangan kesadaran. Airmatanya mengalir. Da Il teriak frustasi. Gyeol meninggalka?

    -ooo-

    Mana? Mana suaranya yang meminta drama ini dilanjut?

    14 komentar: