Sunday, December 2, 2018

Sinopsis The Ghost Detective Episode 25 Part 2

    Sumber: KBS2




    Mr. Han dan Yeo Wool menemukan mobil Da Il. Mereka memeriksa, tapi Da Il tidak ada disana, mereka hanya menemukan Ahjumma yang pingsan di dalam.

    Mr. Han menyadarkan Ahjumma itu dan Ahjumma membuka matanya. Ahjumma meminta Mr. Han menghubungi polisi. 

    "Pemuda itu melarangku menghubungi polisi, tapi suamiku ditikam oleh wanita aneh."

    Mr. Han mengerti yang dimaksud adalah Kim Gyeol. Ahjumma mengatakan kalau pemuda itu menuju gudang untuk menemukan sesuatu. 

    Yeo Wool mengajak Mr. Han bergegas. Mr. Han lalu menyuruh Ahjumma keluar dari mobil dan mencari bantuan sendiri. Sementara itu, Yeo Wool dan Mr. Han menuju ke gudang.



    Chae Won tersenyum, mengatakan kalau Hye akan menyesal jika membunuhnya. Hye balas tersenyum.

    "Roh jahat sepertimu pernah berusaha merasukiku."

    "Aku tahu."

    "Menurutmu kenapa roh itu memilihku padahal kami tidak cocok seperti kamu dan Yeo Wool?"



    Hye menjauhkan pisaunya, "Teruslah bicara. Ini pengetahuan dasar."

    Chae Won menggunakan kesempatan itu untuk pelan-pelan menjauh dari Hye.

    Chae Won: Apa kamu tahu? Orang bergolongan darah AB bisa menerima darah dari semua golongan darah. Dengan kata lain, rohku mirip dengan golongan darah AB. Rohku bisa menerima segala macam roh.

    Hye: Kenapa kamu memberitahuku soal itu?

    Chae Won: Agar kamu bingung.



    Yeo Wool dan Mr. Han masuk ke dalam gudang, tapi mereka terlambat, sudah tidak ada siapapun disana. Cuma ada jejak infus dan obar-obatan.

    Mereka membaca catatan ibunya Sunwoo Hye di dinding. 



    Gyeol berhasil membawa tubuh Da Il dalam mobilnya.



    Hye ketawa, ia tidak tertarik dengan Chae Won, ia hanya membutuhkan Yeo Wool.

    "Bagaimana perasaan Da Il begitu melihat Yeo Wool berbicara seperti aku dan mulai membunuh orang?" Lanjut Hye.



    Terdengar suara mobil, itu adalah mobilnya Gyeol yang membawa tubuh Da Il. Hye mengejar, tapi tepat saat itu Jung Dae keluar.

    Jung Dae menodongkan pistolnya pada Hye, "Jangan bergerak! Hanya ini kesempatanku."

    Jung Dae meletuskan tembakan, tapi CHae Wpn mengganggunya, jadi tidak tepat sasaran.

    Chae Won: Jangan membunuhnya sekarang. Itu tidak akan bisa membunuh rohnya.




    Jung Dae akan memborgol Hye tapi Hye menatapnya. Jung Dae jadi ingat saat Hye berhasil mengendalikannya kemarin. Ia lalu meminta Chae Won menatap matanya, merah gak? 

    Hye ketawa melihat kepanikan Jung Dae itu, "Jangan cemas. Sekarang bukan saat yang tepat."

    Jung Dae berkata pada Chae WOn kalau tubuh Da Il tidak ada di dalam. Chae Won mengajak Jung Dae menemukan Kim Gyeol. 


    Mereka memborgol Hye dengan pagar sebelum pergi. 

    Chae Won dan Jung dae berhasil menemukan Gyeol. Arah mereka berlawanan. Jung Dae dan Chae Won langsung balik arah untuk mengejar Gyeol. 


    Jung Dae minta bantuan Sunbaenya untuk melacak mobil Gyeol.



    Sementara itu, Chae Won menghubungi Yeo Wool, menanyakan keberadaannya. 

    "Aku berada di gudang. Da Il tidak ada di sini. Di mana kamu?"

    "Cepat pergi dari sana. Kim Gyeol pasti membawa Da Il. Kami sedang mengejarnya."

    "Gyeol membawa Da Il?"

    "Sunwoo Hye masih di sekitar kebun. Jangan sampai bertemu dengannya."

    Yeo Wool pergi duluan dengan mobil Da Il. Tepat saat itu ambulans datang. 



    Jung Dae dan Chae Won terjebak lampu merah, mereka kehilangan Gyeol. Chae Won memberitahu Jung Dae kalau Mr. Han dan Yeo Wool dalam perjalanan.



    Harapan mereka tinggal Yeo Wool dan Yeo Wool berhasil menemukan mobil Gyeol ia mengajarnya. Yang lain mengikuti, mereka mengepung mobil Gyeol.


    Jung Dae menodongkan pistolnya, menyuruh Gyeol membuka pintu mobil. 

    Gyeol membukanya tapi tiba-tiba Jung Dae menutupnya kembali. Gawat, mata Jung Dae berubah merah, ia dikendalikan. 




    Jung Dae malah menodongkan pistolnya pada Yeo Wool. Mereka bertiga panik. 

    Mr. Han: Ada apa dengannya? Kenapa matanya begitu merah?

    Jung Dae: Jangan bergerak atau kutembak. Jangan bergerak hingga Kim Gyeol pergi dengan aman.

    Chae Won: Sadarlah, Bodoh!

    Yeo Wool akan mendekat tapi Chae Won dan Mr. Han menahannya. 



    Yeo Wool mencoba menyadarkan Jung Dae, "Detektif Park. Da Il-ssi ada di sini. Selama ini kita mencari tubuhnya. Dia ada di sini. Aku akan membuka pintunya."

    Tapi Jung Dae malah semakin mendekat. 


    Jung Dae membentak Gyeol untuk segera pergi. Dan, mereka kehilangan Gyeol.

    Da Il keluar dari tibuhnya dan sekarang ia duduk disebelah Gyeol. 



    Jung Dae menghubungi Sunbae, berkata kalau masalahnya sudah terselesaikan.



    Setelah itu, Jung Dae kembali ke dirinya sendiri. Yeo Wool pingsan. 



    Petugas menemukan Sunwoo Hye dan Sunwoo Hye langsung mengendalikannya.



    Sunwoo Hye dibawa dengan ambulans tapi percuma petugas sudah dikendalikan semua jadi menurut saja saat ia menyuruh untuk menghentikan mobil.

    Ambulans berhenti, Sunwoo Hye keluar dan kita melihat keadaan Ahjussu sudah gak karuan.




    Mr. Han menunggu di lokasi yang sama, ia heran, sudah jam 9 tapi Da Il belum kembali juga. 

    Lalu datanglah Yeo Wool. Yeo Wool yakin Da Il akan kembali lewat sana.

    "Lee Da Il-ssi pasti mengetahui ke mana Gyeol membawa tubuhnya semalam. Kamu bahkan tidak bisa melihat Lee Da Il-ssi. Bagaimana jika Lee Da Il-ssi pergi ke tempat lain tanpa sepengetahuanmu?"

    Mr. Han pun panik, "Bagaimana jika dia sungguh tidak kembali? Apa terjadi sesuatu kepadanya? Bagaimana jika Kim Gyeol membawanya kembali kepada Sunwoo Hye?"

    "Butuh waktu untuk keluar dari gudang."

    "Sepertinya aku harus masuk."

    "Jangan. Mungkin polisi masih ada di sana."

    "Aku tahu. Aku juga tahu itu. Hanya saja... Sekarang pukul 9.00. Kenapa kamu belum keluar?"



    Akhirnya mereka kembali ke kantor untuk menyusun rencana.

    Chae Won: Anggaplah Kim Gyeol kembali menemui Sunwoo Hye. Kita harus tahu bagaimana dia akan memakai tubuh Da Il. Dia tidak mungkin membunuhnya.

    Mr. Han: Tapi, bagaimana kamu bisa begitu yakin? Lihat ini. Da Il tidak datang hari ini.

    Chae Won: Sunwoo Hye memberitahuku. Sunwoo Hye menginginkan tubuh sehatmu. Perasaannya terhadap Da Il lebih rumit. Sepertinya dia ingin merasukimu untuk menyiksanya.

    Mr. Han: Tapi kenapa? Kenapa dia membenci Da Il?


    Yeo Wool: Karena Da Il sangat berbeda dengannya. Dia tidak bisa memahaminya. Dia marah karena mungkin dia salah.

    Mr. Han: Apa maksudmu?

    Yeo Wool: Dia punya dua cara dalam membunuh orang sebelum kembali hidup untuk membunuh mereka sendiri. Dia memancing sisi lemah dan kelam mereka, lalu membuat mereka bunuh diri. Tapi saat tidak bisa memakai halusinasi atau suara, dia memberi mereka pilihan. Dia bilang hanya ada dua orang yang berusaha melindungi orang lain. Yaitu ibunya Lee Da Il-ssi dan Yi Rang. Itulah sebabnya dia terobsesi kepada kami.



    Da Il menemui hntu jahat itu lagi untuk menanyakan sesuatu. Hantu itu ketawa saat melihat mata Da Il merah. 

    "Lihat? Kubilang kamu harus menanggung akibatnya."



    Da Il marah, ia melemparkan hantu itu dengen enteng. 

    "Jawab saja pertanyaanku."

    "Soal apa?"

    "Bagaimana caranya wujudku bisa dilihat orang?"

    "Kamu sudah ada di tingkatan bisa dilihat oleh orang. Tapi jika melakukannya, kamu akan menjadi persis seperti aku."

    "Jawab saja pertanyaanku."

    "Aha! Begitu rupanya." Kata Hantu itu setelah menatap Da Il lebih dekat.


    Da Il marah lagi, ia mencekik hantu itu.

    0 komentar

    Post a Comment