Friday, November 23, 2018

Sinopsis The Smile Has Left Your Eyes Episode 12 Part 3

    Sumber: tvN


    Jin Kang terus memikirkan kata-kata Jin Kook soal larangan menemui Moo Young lagi.


    Moo Young juga terus memikirkan Jin Kang, ia sambil memandangi foto Jin Kang dan Jin Kook di dompetnya.


    Dokter Yang memandangi Moo Young yang sedang melamun dari bawah. Ia lalu naik dan membawakan selimut untuk Moo Young karena disana udaranya dingin. 


    Moo Young ingat sekarang, dokter dari masa kecinya itu adalah Dokter Yang. 

    "Kamukah orang itu? Kamukah yang menghampiriku di depan rumah sakit." Tanya Moo Young. "Saat itu kamu bertanya kepadaku. Kamu ingin tahu tujuanku."


    Jin Kook akhirnya membaca tulisan Dokter Yang soal Moo Young. 


    Dokter Yang membenarkan, memang dirinya. Moo Young heran, Kenapa tidak bilang?

    "Jika berniat memberitahumu, aku pasti akan melarangmu pergi."

    "Kamu membiarkanku pergi?"

    "Ya, sengaja."

    "Sengaja?"

    "Entah itu hal yang bagus atau tidak, tapi ingatanmu hilang. Dan aku menyadari itu.


    "Di danaulah tempat pertemuan pertamaku dengan Myung Ho. Aku terpaksa berhenti magang dan pindah ke pedesaan. Memancing adalah caraku mengisi waktu luang. Aku belum mempelajari psikiatri anak. Setelah melepas ikan tangkapanku hari itu, aku berbalik."

    "Mataku berpandangan dengan seorang anak yang menatapku. "Berpandangan" lebih pantas untuk menggambarkan ini. Matanya jernih dan kosong hingga hatiku bergetar."


    Dokter Yang menceritakan hal yang sama pada Moo Young, sama persis seperti apa yang dibaca Jin Kook dalam bukunya.

    Dokter Yang: Aku langsung mengenalinya walau sudah lewat tiga tahun. Tatapannya sangat berkesan. Tapi aku tidak menyangka akan bertemu dengannya, jadi, aku memeriksa luka bakar di lengan tangannya. Akulah yang merawat luka bakarmu.

    Moo Young: Maksudmu, itu bukan kali pertamamu melihatku di Danau Haesan?

    Dokter Yang: Benar. Kurasa ini terjadi tiga pekan setelah pengobatanmu dimulai. Kamu keluar dari rumah sakit saat lukamu belum sembuh total.


    "Saat melihat tatapanmu yang kosong, aku berpikir... Aku berpikir mungkin ini kesempatan terakhir. Untuk bebas sepenuhnya dari jeratan masa lalu. Kesempatan terakhir untuk bebas."


    Moo Young: Masa laluku pasti sangat tidak menyenangkan. Sangat buruk.. hingga kamu tidak mencegah anak yang terluka dan hilang ingatan. Itu alasannya kamu menganggap ini kesempatan terakhir. Beri tahu aku. Tentang masa laluku.

    Dokter Yang: Aku perlu memeriksa pasien. Sampai di sini saja. Kurasa kamu tidak perlu mengetahui masa lalu. Kita pikirkan dahulu. Baik aku, maupun kamu.


    Jin Kang datang ke rumah Moo Young dengan membawa air mineral. Saat memasukkannya di dalam kulkas, ia mengambil gambar Moo Young yang tersimpan disana. Menatapnya sebentar, lalu mengembalikannya.


    Jin Kang juga membersihkan rumah Moo Young dan menyiram bunganya. Sebelum ia pergi, ia mengucapkan selamat tinggal untuk boneka kucingnya.


    Jin Kang mengetuk pintu kamar Jin Kook, ia mengatakan tidak akan menemui Moo Young lagi.

    "Baiklah." jawab Jin Kook.


    Tapi setelahnya, Jin Kang terus melamun sedih.


    Moo Young juga sama.


    Moo young akhirnya diijinkan pulang. Di pintu ia melihat ada pemberitahuan dari Pos. Tapi Moo Young mengabaikannya.


    Moo Young menemukan catatan di kantung boneka. Ia menunduk lesu membacanya.

    "Maaf. Maafkan kakakku." Pesan Jin Kang dalam catatan itu.


    Ada suara orang diluar, Moo Young langsung kelua, mungkin menira kalau itu Jin Kang tapi ternyata cuma tukang pos yang mengantarkan surat.


    Jin Kook mendatangi DOkter Yang. DOkter Yang langsung menebak kalau Jin Kook mencari Moo Young, tapi sayang, Moo Youngnya sudah pergi.

    "Ah.. Untunglah dia di sini." kata Jin Kook. 

    "Kukira kamu sudah tahu. Ada perlu apa?"

    "Maaf karena aku datang mendadak."

    "Tidak, ini waktu yang tepat. Aku masih perlu menangani pasien. Bisa tunggu di dalam?"

    "Tentu."


    Jin Kang tak sengaja menemukan Kang di jalan. Ia mengajaknya ngobrol tapi Kang malah lari. Jin Kang mengejarnya lalu menangkapnya.

    "Mau ke mana? Moo Young khawatir dan mencarimu."


    Tanpa Jin Kang sadari Moo Young berdiri di belakangnya. Moo Young mendekat dan berhenti tepat dibelakang Jin Kang. Jin Kang menyadari kehadiaran Moo Young, ia langsung berdiri dan memberikan Kang pada Moo Young tapi Jin Kang tidak sanggup menatap Moo Young.


    Moo Young bertanya ada Kang, "Kamu dari mana saja? Apa kamu bersenang-senang di luar?"

    Kemudian Moo Young meletakkan Kang kembali, "Tidak apa-apa. Kamu boleh pergi kapan saja. Tapi kembalilah saat kamu ingin kembali."

    Kang langsung lari.


    Jin Kang berkaca-kaca, ia tahu kalau kata-kata Moo Young itu ditujukan untuknya. Moo Young membelai rambut Jin Kang dan setelah selesai ia menyuruh Jin Kang pergi.

    "Ke mana? Kamu ingin aku ke mana? Kamu bilang akan mencegahku. Kamu bilang akan mencegahku jika aku mencoba lari. Aku tidak akan pergi. Tidak bisa. Percuma saja pergi. Aku akan kembali lagi."


    Moo Young langsung mencium Jin Kang.

    0 komentar

    Post a Comment