Thursday, November 8, 2018

Sinopsis The Smile Has Left Your Eyes Episode 9 Part 4

Sumber: tvN


Dalam perjalanan, Jin Kang melamun dan Cho Rong menyadarinya. Cho Rong lalu memulai pembicaraan.

"Kamu mau makan apa nanti? Kita akan ke pantai. Kamu suka ikan jeoneo?"

"Ya."


Di meja Cho Rong, Jin Kook menemukan daftar nomor dari kontak Moo Young. Jin Kook lalu mencocokkannya dengan daftar saksi, ia menemukan bahwa nama Jin Kang dihapus oleh Cho Rong dari daftar saksi.


Moo Young ternyata dibawa oleh Se Ran ke pub yang baru akan dibuka. Se Ran terus memperhatikan Moo Young.


Jin Kang dan Cho Rong berhenti di rest area. Cho Rong membeli makanan dan membuat Jin Kang menunggu lama. Tapi Cho Rong terlihat kecewa saat mendapati Jin kang melamun sampai es krim yang Jin Kang pegang mencair. 


Mereka kembali ke mobil tanpa bicara. Cho Rong menjalankan mobilnya tapi kemudian menghentikannya walaupun baru beberapa meter jalan. 

Cho Rong: Mau menunda agenda pergi ke pantai?

Jin Kang hanya diam saja, mungkin ia merasa bersalah.


Cho Rong lalu mengatar Jin Kang pulang. Mereka masih diam, canggung. Cho Rong akhirnya berkata akan menghubungi Jin Kang. Jin Kang hanya mengucapkan maaf.

"Aku.. tidak mau mendengarnya."

"Maaf, Cho Ron-ssi. Aku.. benar-benar jahat kepadamu. Maafkan aku."


"Jin Kang-ssi. Kita tidak perlu berpacaran. Tidak apa-apa walau kamu tidak memilihku. Tapi jangan bersamanya. Katamu kamu konyol. Kamu ikut menangis saat orang lain menangis dan tersenyum saat orang lain tersenyum. Orang sepertimu.. tidak boleh bertemu dengan orang sepertinya. Dan karena watakmu ini, kalian tidak boleh bertemu."

Jin Kang menangis.


Saat membuka pintu, ternyata ada sepatu Jin Kook, Jin Kang pun mengusap airmatanya sebelum mengumumkan kedatangannya. 

Jin Kook sudah menunggu di dalam kamar Jin Kang. Ia tanya kenapa Jin Kang murung.

"Memangnya wajahku kenapa?" Jin Kang balik nanya.


Jin Kang melihat sampah ada di mejanya, ia tak mengerti kenapa kakaknya membongkar temat sampahnya. Jin Kang akan membuangnya tapi kakaknya melarang. It adalah gambar kucingnya Moo Young. 

"Apa ini? Lalu kenapa ekspresimu itu?" Tanya Jin Kook. 

"Itu hanya coret-coretan."

"Kenapa kamu menggambar wajahnya?"

"Biar kuurus sendiri."

"Urus sendiri? Apa maksudmu?"

"Oppa~"

"Lihatlah dirimu. Apa yang kamu urus sendiri?"

"Memangnya ada apa?"


Jin Kook menunjukkan riwayat panggilan Moo Young yang ia bawa dari kantor. 

Jin Kook: Ini riwayat komunikasi dari ponsel Kim Moo Young. Ini diurutkan dari orang yang paling sering menghubunginya. Untung Cho Rong sudah menyembunyikannya. Tanpanya, kamu pasti sudah dipanggil ke kantor polisi sebagai saksi.

Jin Kang: Lantas?

Jin Kook: "Lantas"?

Jin Kang: Apa salahnya menjadi saksi? Aku cukup mengatakan hal yang kuketahui.

Jin Kook: Itu kasus pembunuhan! Tahu apa kamu tentang pembunuhan?

Jin Kang: Dia bukan pembunuhnya.

Jin Kook: Apa itu menyelesaikan masalah? huh? Kamu tidak akan terlibat jika tidak dekat dengannya! Seharusnya ini sesuatu yang jauh dari duniamu!

Jin Kang: Apa maksud Kakak? Memang dia dari dunia lain sejak lahir atau bagaimana?

Jin Kook: Benar!

Jin Kang: Kakak tega sekali. Kakak bilang setiap orang bisa memulai hidup baru dan itu benar walau terdengar klise. Itu yang Kakak katakan kepada Yu Ri. Lalu kenapa hanya dia yang tidak dapat kesempatan kedua?

Jin Kook: Ya. Dia tidak akan dapat itu.

Jin Kang: Kenapa? Kenapa tidak bisa?

Jin Kook: Karena dia bukan manusia. Tiada hukuman yang cukup baginya di dunia ini. Manusia pasti merasa bersalah saat melakukan kesalahan, takut mati, dan merasa sakit saat dipukul!

Jin kang: Dia juga merasa sakit saat dipukul.

Jin Kook: Dia justru menikmatinya! Dia akan bersemangat untuk membalasnya dua atau tiga kali lipat! Dia.. jahat.

Jin Kang: Oppa~

Jin Kook: Jin Kang-ah. Ingatlah Seung Ah. Kumohon. Ingat nasib Seung Ah setelah berurusan dengan Moo Young.

Jin Kang: Jangan berkata seperti itu!


Usai dari pub, Se Ran mengantar Moo Young pulang, tapi sepanjang perjalanan Moo Young tidak bicara apapaun. 


Saat menurunkan Moo Young, akhirnya Se Ran mengajak Moo Young bicara, "Kamu masih tidak bertanya. "Kenapa aku?""

Moo Young akhirnya bertanya, "kenapa aku?"

"hahaha. Kamu tetap menunjukkan kesungguhanmu karena bertanya walau tidak penasaran."

"Lagi pula, kamu tidak punya alasan. Kamu yang memutuskan."

"Benar. Aku yang memutuskan. Aku yang memutuskan semuanya dan segalanya akan berjalan sesuai mauku. Pertimbangkan tawaranku tadi."

Se Ran lalu pergi.


Moo Young naik ke rumahnya dan disana sudah ada Jin Kang yang menunggunya.

"Kamu orang jahat, bukan? Benar? Semua orang menyebutmu jahat. Katanya kamu tidak akan bisa berubah. Mereka pikir aku akan celaka jika berurusan denganmu dan melarangku dekat denganmu. Tapi kenapa? Kenapa aku terus... Apa ucapan mereka benar? Aku tidak mau kamu menjadi orang jahat. Aku takut karena tampaknya kamu terus menyimpang. Kamu akan menerima tawaran itu?"

"Tidak jika kamu melarangnya."

"Jangan menerimanya. Berjanjilah kamu akan menjadi orang baik."

"Ajari aku."


Jawaban Moo Young itu membuat Jin Kang lega.

1 komentar:

  1. Please deh, sebel banget sama jin kang di episode ini...
    Ya ampun cho rong tuh manis banget loh... Di sia2in.. 😭😭😭

    ReplyDelete

Jangan lupa tinggalkan komentar yha kawan..
Dan bagi kawan2 yang main Twitter boleh kok follow akun kami @Diana_Recap