Thursday, November 8, 2018

Sinopsis The Smile Has Left Your Eyes Episode 9 Part 3

Sumber: tvN


Hwang Geon bertanya, apa Jin Kook mau menghadiri interogasi Lim Yu Ri untuk pengajuan perintah penangkapan?

"Boleh saja."

"Baiklah."

Tapi Jin Kook malah pergi ke arah berlawanan. Hwang Geon mengatakan kalau Lim Yu Ri ada di mobil.

"Kim Moo Young?" Tanya Jin Kook. 

"Perintah penangkapannya dicabut."

"Sungguh?"

"Ya."

"Belum dipastikan dia telah membunuh, tapi jelas dia mau merusak bukti dan menyembunyikan tersangka. Investigasi bahkan belum dilakukan."

"Aku juga tidak paham, tapi kejaksaan melepaskannya. Kamu tahu apa kata orang di situasi seperti ini. "Investigasi harus dilakukan tanpa penahanan tersangka"."

"Lantas?"

"Dia dilepaskan. Ayo pergi."


Jin Kang menuntun sepedanya sampai rumah dan ternyata Moo Young sudah menunggunya di depan. 

"Ada perlu apa?" Tanya Jin Kang. 

"Kamu melihat kucingku? Aku pergi selama dua hari dan tampaknya kucingku hilang. Dia pasti melarikan diri."

"Kenapa menanyakan kucingmu kepadaku?"

"Dingin sekali."

"Carilah di taman bermain. Banyak kucing di sana."


Jin Kang lanjut jalan melewati Moo Young. Moo Young bertanya, apa polisi menghubungi Jin Kang? Jin Kang bingung kenapa? 

"Lupakan." Kata Moo Young. 

Jin kang tidak bertanya balik. Moo Young memberitahu kalau ia ditangkap polisi. Jin Kang menjawab ia sudah tahu. 

Moo Young: Aku dibebaskan, tapi mereka akan menyelidikiku lebih lanjut. Aku juga akan disidang. Bukan aku pembunuhnya.

Jin Kang: Aku tahu. Aku menonton beritanya. Aku boleh pergi? Aku lapar.


Moo Young: Kamu takut?

Jin Kang: Ya.

Moo Young: Kamu takut? Kepadaku?

Jin Kang: Ya. Aku takut kepadamu.

Moo Young: Karena aku pernah ditangkap polisi?

Jin Kang: Ya. Aku juga sulit memahamimu.

Moo Young: Maka bertanyalah. Tanyakan apa saja. Yang ingin kamu ketahui.

Jin Kang: Aku tidak mau memahamimu. Aku tidak memercayaimu.

Jin Kang langsung masuk. Moo Young juga langsung jalan pulang.


Tapi Jin Kang tidak kunjung masuk rumah, ia berdiri di balik pintu gerbang rumahnya.


Di depan gedung rumah Moo Young ada mobil bagus. Kemungkinan Moo Young tahu siapa pemilik mobil itu.


Moo Young masuk rumahnya dan semuanya berantakan. Moo Young meihat gambarnya tergeleak di lantai, ia buru-buru mengambilnya.


Jin Kook mengantar Yu Ri. Yu Ri bertanya soal Moo Young, dibebaskan, ya?

"Ya. Itu tidak mengubah apa pun. Dia tetap akan diselidiki walau tidak ditahan. Aku tahu Moo Young berlaku baik kepadamu. Itu sebabnya kamu tidak mau kesaksianmu memberatkan dia. Tapi itu harus. Kamu harus mengakui beberapa hal, misalnya dia yang memberitahumu kata sandi rumah Jeong Mi Yeon."

"Sebagai gantinya, aku ingin minta tolong."


Moo Young kembali memimpikan hal itu. Penembakan ayahnya. Kali ini ia memanggil ayahnya.


Kemudian Jin Kang tiba-tiba memanggilnya dan ia tersadar dari tidurnya. Moo Young melihat sekelilng, tapi tidak ada siapa-siapa.


Jin Kang menghabiskan waktu dengan bersih-bersih rumah.


Jin Kook mendengarkan cerita Cho Rong soal Moo Young.

"Dia duduk sampai daya ponselnya terisi selama 20 menit. Pramuniaga paruh waktu itu mengingatnya dengan jelas. Moo Young memberikan ponselnya. Tapi pakaiannya basah. Jadi, pramuniaga itu meminjamkan handuk. Dia duduk dan menatap keluar jendela selama 20 menit. Pramuniaga itu pikir Moo Young menunggu seseorang."


Jin Kook mendatangi toserba itu dan duduk menghadap jendela seperti Moo Young. Ia lalu menelfon seseorang.


Ternyata Jin Kook menghubungi Moo Young, menyuruhnya datang ke toserba itu. Jin Kook memberinya yakult. 

Jin Kook: Aku menerka isi pikiranmu saat menunggu daya ponselmu terisi selama 20 menit di sini.

Moo Young: Lalu bagaimana?

Jin Kook: Mengerikan.

Moo Young: Kurasa kamu tidak memikirkan hal yang khusus.

Jin Kook: Jika kamu memang perlu mengisi daya ponsel, lima menit cukup jika itu darurat. Kamu juga bisa meminjam ponsel pramuniaga. Kamu bisa menipu hakim lewat anak seperti Yu Ri dengan mengaku membantunya hingga mengambil risiko. Kamu tidak dapat melaporkannya karena kasihan. Tapi kamu tahu.. alasanmu melakukan itu.

Moo Young: Apa kamu.. selalu tahu.. alasan dari perbuatanmu? Aku sering tidak tahu.

Jin Kook: Tiga kali lima.. sama dengan 15. 3515. Setidaknya aku sadar saat melakukan hal tertentu. Seperti saat kamu memberi tahu kata sandi pintu rumah Jeong Mi Yeon kepada Lim Yu Ri, yang kadang mengacau setiap teler.

Kilas Balik..


Moo Young memberitahu Yu Ri kode sandi rumah Mi Yeon lewat tebak-tebakan tiga kali lima = lima belas.

Moo Young: Temanmu, Mi Yeon, asyik juga. "3 kali 5 sama dengan 15" itu kata sandi pintu rumahnya. 3515.

Kilas Balik Selesai..


Jin Kook menegaskan, dalang yang keji itu adalah Moo Young, setidaknya selama 20 menit saat duduk di sini. Kenapa Moo Young diam saja dan menonton kejadian yang dialami Jeong Mi Yeon?

Moo Young berpikir usai bertemu Jin Kook itu. 

Kilas Balik..


Moo Young mendengar saat Mi Yeon melempar uang pada Yu Ri. 

Mi Yeon: Memangnya aku pengemis?
 

Setelah Mi Yeon pergi, Moo Young mendekati Yu Ri, ia memberikan undangan festival dan memina Yu Ri memberikannya untuk Mi Yeon, Yu Ri tidak perlu datang.


Moo Young dan Mi Yeon bertemu di tempat festival. Mi Yeon mulai tertarik dengan Moo Young.


Ada kejadian dimana Mi Yeon menabrak Hee Joon, tapi Mi Yeon malah menyiram Hee Joon dengan bir karena kesal. Hee Joon akan membalas tapi Moo Young menghebtikannya. Moo Young malah minta maaf pada Mi Yeon.


Mi Yeon mengejak Moo Young ke rumahnya dan di depan lift, Mi Yeon malah membuka bajunya menghadap CCTV. Moo Young menunjuk CCTV itu, Mi Yeon mengatakan kalau CCTV itu palsu. 


Moo Young memeluk Mi Yeon dari belakang saat Mi Yeon menekan tuts sandi pintu rumahnya, karena itu Moo Young bisa tahu sandi rumah Mi Yeon.


Moo Young membiarkan Mi Yeon yang sedang mabuk untuk menyentuhnya, tujuannya adalah untuk melihat rekaman Yu Ri bersama pacarnya Mi Yeon di ponsel Mi Yeon. 

"Dia cantik." kata Moo Young.

"Cantik katamu? Orang aneh itu?"

"Kamu mengenalnya?"

"Tentu. Dia tempat pelampiasanku."

Mi Yeon menyinggung soal luka bakar Moo Young dan itu membuat Moo Young langsung pergi meninggalkannya. 

Mi Yeon: Kamu sedang apa?

Moo Young: Urusanku selesai karena sudah menontonnya.

Kilas Balik selesai..


Moo Young mengingatnya sambil menatap apartemen Mi Yeon.


Moo Young pulang dan ternyata Se Ran sudah menunggunya. Se Ran memperkenalkan dirinya sambil menyebut nama Woo Sang, ia yain Moo Young mengerti. 

"Jangan gegabah kemari." Balas Moo Young.

"Karenamu, aku kehilangan adikku satu-satunya."

Moo Young menunduk memita maaf. Tapi Se Ran malah tersenyum. Se Ran kemudian memberikan kartu namanya pada Moo Young, menyuruh Moo Young menghubunginya jika merasa menyesal. Moo Young menerimanya lalu masuk.


Jin Kook membawa Jin Kang ke kantor polisi. Ternyata permintaan Yu Ri adalah untuk bertemu Jin Kang.

"Aku mendengarnya dari kakakku. Tapi kenapa kamu ingin menemuiku?"

"Ahjussi bilang.. kita bisa selalu memulai hidup baru. Memang terdengar klise, tapi itu benar. Aku ingin meminta maaf sebelum dipenjara."

"Meminta maaf? Kepadaku?"

"Karena menabrakmu dengan mobilku."

"Ah.. Tidak apa-apa. Kamu tidak sengaja."

"Aku sengaja."

"Apa?"

"Aku teler karena obat. Tapi itu sama saja sengaja."

"Kenapa?"

"Karena aku cemburu. Baru kali itu aku mengetahuinya. Oppa tidak pernah menceritakannya kepadaku. Dia tidak pernah menceritakan masa lalunya."


Jin Kang kembali ke kantor dan disambut heboh oleh yang lain.

So Yeon: Ada kabar luar biasa! Mengenai Angel's Tear, pub Jang Se Ran di Seongsu-dong, Kim Moo Young bersedia menanganinya.

Jin Kang: Angel's Tear?

CEO Hwang: Itu baru rumor.

So Yeon: Itu sama saja dengan fakta. Tadi aku membahas sampel dengan Yoo Jin di telepon. Kata Yoo Jin, dia mendengar Jang Se Ran menyinggung Kim Moo Young di depan CEO Jung. Hebat, bukan?

Jin Kang menanggapinya dengan biasa saja, semuanya heran.


CEO Hwang: Sayang. Ini bukan saatnya melamun. Kamu bilang kamu akan memenangi proyek ini apa pun yang terjadi. Ini kabar gembira untuk kita! Kamu juga dekat dengan Moo Young.

So Yeon: Benar. Bahkan daerah kediaman kalian sama.


Saatnya pulang kerja, tapi Jin Kang masih di kantor. CEO Hwang kembali untuk mengambil sesuatu dan ia iseng mendekati Jin Kang diam-diam lalu berbisik, sedang apa? Jin Kang sampai terlonjak kaget.

CEO Hwang: Kamu bilang pekerjaanmu masih banyak. Maksudmu ini? Ayo keluar bersama. Pulanglah. Aku akan dianggap atasan yang kejam.

Jin Kang: Baik.

CEO Hwang: Ayo. Omong-omong, kamu punya kucing?

Jin Kang: Tidak, aku sekadar menggambarnya.


Jin Kang dan Cho Rong sepertinya akan ke pantai. Sebelumnya mereka mampir ke toserba di dekat rumah Jin Kang dan saat itu Moo Young lewat di depan mereka. Tapi mereka sama-sama diam.  


Moo Young masuk ke mobil sekretaris Choi dan Jin Kang mulai tegang.

0 komentar

Post a Comment

Jangan lupa tinggalkan komentar yha kawan..
Dan bagi kawan2 yang main Twitter boleh kok follow akun kami @Diana_Recap