Friday, November 2, 2018

Sinopsis The Smile Has Left Your Eyes Episode 9 Part 1

Sumber: tvN


Episode terakhir kemarin, Moo Young ditangkap dan dibawa ke kantor polisi. 

Jin Kang sampai di rumah, ia duduk bersandar di depan pintu gerbang sambil terus memikirkan apa yang Moo Young katakan tadi.


Jin Kook dan Yu Ri bertemu. Jin Kook merekam apa yang Yu Ri katakan padanya, tapi itu atas persetujuan Yu Ri karena Jin Kook memperlihatkan ponselnya pada Yu Ri.

Setelahnya, Jin Kook menepuk punggung Yu Ri lembut untuk menenangkannya.


Ponsel Jin kook berdering, kali ini Jin Kook mengangkatnya. Itu telafon dari So Jung. 

"Kenapa kamu tidak mengangkat telepon?"

"Aku sedang bekerja."

"Periksa kotak pesanmu. Bekerja apa? Astaga. Periksalah kotak pesanmu. Uhm Cho Rong pergi menangkap Kim Moo Young."

Lee Timjang melihat So Jung menelfon. So Jung menutup telfon karena Moo Yung datang. 


Semua reporter yang hadir menyorotnya. 


Jin Kook menelfon Cho Rong, tapi Cho Rong menolak panggilannya.


Dua detektif menggeledah rumah Moo Young. Mereka menemukan gambar itu, anehnya gambar itu disimpan Moo Young di dalam kulkas.

Detektif yang satunya menemukan trofi, uang dan ponsel itu. Kemudian gambar yang ditemukan di dalam kulkas digeletakkan begitu saja.


Hwang Geon bertugas menginterogasi Moo Young, sementara yang lain melihat dari ruangan CCTV.. Ia menunjukkan bukti yang mereka temukan di rumah Moo Young. 


"Kamu mengenali barang-barang ini, bukan?" Tanya Hwang Geon.

"Ya."

"Kamu pasti tahu lokasi kami menemukannya. Kamu yang menyembunyikannya?"

"Ya."

"Dari mana kamu mendapatkannya? Kamu mengaku membawa semua ini ke rumahmu. Dari mana?"

"Dari rumah wanita itu."

"Jeong Mi Yeon?"

"Ya."

Atasan puas mendengarnya karena Moo Young langsung mengaku. Akhirnya mereka bisa tenang. Lee Timjang pun tersenyum.


Kemudian Jin Kook datang, ia mengajak Lee Timjang bicara sebentar. Tapi kemudian perhatian mereka teralihkan oleh pertanyaan Hwang Geon pada Moo Young.


Hwang Geon: Kamu membunuh Jeong Mi Yeon?

Moo Young: Ya.

Hwang Geon: Kenapa kamu membunuhnya?

Moo Young menyodorkan amplop berisi uang.

Hwang Geon: Karena uang?

Moo Young mengangguk.


Moo Young lalu menatap kaca di dinding, dimana dari ruangan CCTV, semua bisa melihat kalau Moo Young sedang menatapnya. Kaca itu hanya satu arah. 

Jin Kook mengatakan kalau Moo Young bohong. Bukan Moo Young pembunuhnya. Lee Timjang kaget, apa maksud Jin Kook? 

Jin Kook: Pembunuh Jeong Mi Yeon berada di luar. Dia menyerahkan diri dan aku merekam penyataannya tadi.

Atasan: Ada yang menyerahkan diri?

Lee Timjang: Opsir Yoo!

Cho Rong langsung keluar.


Jin Kook menatap Moo Young yang terus melihat ke arah kaca.


So Jung menemui Yu Ri. 

So Jung: Kamu tahu Opsir Yoo sangat mencemaskanmu, bukan? 

Yu Ri mengangguk.

So Jung: Karenamu, dia bisa kesulitan. Beranikan diri dan jujurlah saat memberikan penyataan. Ya? Kamu paham?

Yu Ri kembali mengangguk.


Cho ROng menghempiri mereka. Ia langsung bertanya, jadi Yu Ri yang menyerahkan diri? Semua hanya diam tapi Cho Rong sudah mengetahui apa jawabannya.


Jin Kook menunjukkan rekaman video antara Yu Ri dan pacarnya Mi Yeon kepada atasan. 

Jin Kook: Lim Yu Ri merekam ini bersama pacar Jeong Mi Yeon saat Jeong Mi Yeon bersekolah di SMP Amerika. Entah bagaimana rekaman ini sampai ke tangan Jeong Mi Yeon dan Lim Yu Ri diperas oleh Jeong Mi Yeon selama setahun. Mulanya, Jeong Mi Yeon hanya meminta tas atau aksesori dari Lim Yu Ri. Setelah perusahaan ayah Jeong Mi Yeon bangkrut bulan Juni, tuntutan Jeong Mi Yeon makin besar dan dia meminta 100.000 dolar menjelang pembunuhan itu.

Atasan: Jadi, Lim Yu Ri membunuhnya? Semuanya mengaku membunuh Jeong Mi Yeon. Lantas siapa pelaku sebenarnya? Lalu bagaimana caramu menghadapi reporter?

Lee Timjang: Aku akan segera menyelidiki niat mereka yang sebenarnya. Aku juga akan bertanggung jawab dan menjaga ucapanku. 


Anggota Tim mendengarkan rekaman pengakuan Yu Ri yang Jin Kook berikan.

Yu Ri: Aku menjual mobil dan tas-tasku. Semuanya kujual. Aku memberinya 20.000 dolar dan memohon maaf, tapi dia menyebutku sundal. Katanya percuma bicara denganku dan dia menyuruhku memeriksa buletin di situs rumah sakit.


Jin Kook: Maksudmu Rumah Sakit Obstretri-Ginekologi Hajin? Rumah sakit ibumu?

Yu Ri: Ya. Dia mulai menyebarkannya di situs rumah sakit, lalu di grup obrolan teman-temanku. Lalu dia bilang akan mengunggahnya di semua situs yang dia mau. Aku sungguh ingin mati. Jadi, aku minum obat tidur karena sulit tidur. Aku meminum dosis tinggi dan tidur cukup lama. Saat bangun malam itu, polisi mendatangi rumahku. Kata mereka, Mi Yeon tewas. Mereka menanyaiku tentang Sang Hoon. Mereka curiga pacarnyalah yang membunuh Mi Yeon. Tapi Ahjussi, saat mendengar itu, aku senang sekali. Karena Mi Yeon mati. Aku tidak sadar telah membunuhnya saat itu. 


Jin Kang terus melamun. 


Jin Kook akhirnya mendatangi Moo Young. Moo Young lega melihat wajah yang familier. Kenapa lama sekali? Tapi Jin Kook malah menanyakan perasaan moo Young saat duduk disana sebagai tersangka.

"Sangat tidak nyaman." Jawab Moo Young sambil tersenyum. 

"Aku tahu bukan kamu pembunuhnya."

"Yang benar saja. Kukira kamu selalu percaya akulah pembunuhnya."

"Jika tidak nyaman, kenapa kamu berbohong? Kamu mengakui pembunuhan yang tidak kamu lakukan. Kamu ingin membuktikan bahwa kamu melindungi Yu Ri?"

"Tentu tidak. Aku ingin ini lekas selesai. Ahjussi pernah merasa begitu? Pernahkah kamu merasa banyak pikiran.. sampai kepalamu terasa akan meledak?"

"Lantas? Kamu memikirkan ini?"



Moo Young menggeleng, entahah! Saat ia menjawabnya ia teringat jawabannya pada Jin Kang saat Jin Kang bertanya kenapa ia tidak merasakan sedih. Ia menjawab tidak tahu tadi dan itu membuat Jin Kang kecewa.


Moo Young: Aku memang bodoh. Seharusnya aku menyangkal.

Jin Kook: Lim Yu Ri menyerahkan diri. Percuma saja kamu bersilat lidah. Kamu tahu Yu Ri diperas oleh Jung Mi Yeon, bukan?

Moo Young: Kurang lebih tahu.

Jin Kook: Pada malam tanggal 26 Agustus, kamu mengantar pulang Jung Mi Yeon yang mabuk. Dua pekan sebelum pembunuhan.

Moo Young: Tepatnya tanggal 27. Hari sudah berganti.

Jin Kook: Kamu bertemu dengan Jung Mi Yeon setelah itu?

Moo Young: Tidak.

Jin Kook: Baiklah. Menurut Lim Yu Ri, kamu tidak bisa dihubungi pada hari kejadian.


"Aku sibuk bekerja seharian karena esoknya ada acara. Aku meneleponnya seusai kerja, tapi dia tidak mengangkatnya."


"Di rumah, aku meneleponnya lagi, tapi... Dia terdengar teler. Itu memang sudah biasa, tapi..."

Moo Young bertanya dimana Yu Ri saat itu. Yu Ri membuka pintu rumah Mi Yeon diam-diam, ia mengatakan kalau ia melihat Mi Yeon. 


Moo Young langsung keluar, tapi hujan turun. Ia pun membawa payung dan saat ia berjalan, ia terekam oleh kamera dashbor mobil itu. 


Moo Young melanjutkan jalannya, ia melihat ke gedung tak lama kemudian ia mendengar suara Mi Yeon jatuh dari atas.



Jin Kook bertanya, apa Moo Young melihat Jung Mi Yeon tersungkur secara langsung?

"Aku tidak melihatnya, tapi mendengar.. suara jatuhnya."

"Pembohong. Waktunya tidak sesuai."


Jin Kook menunjukkan foto saat Moo Young terekam kamera dashbor mobil. Pada pukul 2.34, Moo Young tersorot sedang di jalan dekat Hewitt Vill. Jung Mi Yeon jatuh tepat pukul 3.04. Hewitt Vill hanya berjarak tiga menit dari sana. 

"Ada selisih 27 menit." kata Moo Young, Jin Kook membenarkan.

Jin Kook: Kamu sudah berada di rumah Jung Mi Yeon saat itu. Apa yang kamu lakukan? Berdiam menonton semuanya sampai selesai? Lim Yu Ri teler karena obat-obatannya, jadi, dia tidak akan ingat kamu datang ke rumah Mi Yeon. Keberadaanmu di rumah Jung Mi Yeon bisa membuatmu dituntut atas pembunuhan yang disengaja.

Moo Young: Pukul berapa sekarang? Tersangka tidak boleh diinterogasi di atas pukul 22.00 tanpa izin.


Moo Young meregangkan tubuhnya sambil jalan-jalan. Jin Kook menyuruhnya duduk, tapi Moo Young tidak mau.


Jin Kang melihat berita tentang Moo Young. Ia jelas tahu kalau itu adalah Moo Young walaupun memakai masker dan topi.


So Yeon mendekat, melihat apa yang sednag di tonton Jin Kang.

So Yeon: Oh.. Kamu menonton berita? Kamu pasti senang karena berpacaran dengan detektif dari kepolisian itu.

Tapi Jin Kang tidak menanggapi, malah langsung meninggalkan mejanya.


Hwang Geon menyampaikan kesimpulannya pada anggota tim yang lain juga Lee Timjang, juga para atasan, "Lim Yu Ri hanya ingat beberapa hal, tapi pernyataannya konsisten. Keterangan Moo Young dan Lim Yu Ri juga sesuai. Video yang sama ditemukan di ponsel Mi Yeon. Memang benar dia mengirimi Yu Ri video itu beberapa kali. Dari data yang baru saja kami amankan, kemungkinan besar Moo Young tiba setelah pukul 3.00 seperti pengakuannya. Tepat sebelum dia tiba di TKP pukul 2.39, dia membayar 1,55 dolar di toko kelontong sekitar."

"1,55 dolar?" Tanya atasan.


Cho Rong yang barusan datang langsung menjelaskan, "Benar. Dia mengisi daya ponselnya dan membeli sebotol yoghurt, tapi kami belum memastikan keberadaannya di sana saat daya ponselnya tengah diisi."


Hwang Geon: Tampaknya Yu Ri yang teler akibat obat-obatan, bersembunyi di rumah Mi Yeon dan membunuhnya sementara Moo Young tiba belakangan lalu membereskan TKP.

Atasan: Bagaimana dengan kemungkinan persekongkolan? Belum dipastikan? Jika ternyata Moo Young hanya menghilangkan bukti, artinya kita semua salah besar. Apa hubungan mereka? Mereka berpacaran?

Lee Timjang: Sepertinya tidak. Mereka menyangkalnya.

Hwang Geon: Dari riwayat komunikasi mereka berdua, tidak ada jejak persekongkolan untuk menutupi kasusnya setelah kejadian.


Cho Rong meremas daftar kontak Kim Moo Young yang dibawanya, sepertinya ia menemukan sesuatu.

5 komentar:

  1. Semoga endingnya ga sma kya versi jepangnya. Masa iya Jung So Min harus nembak kakaknya lgi kaya di Bad Guy. Kayaknya ga ada kisah cinta pling menyakitkan selain jatuh cinta sma sodara sndiri hiks

    ReplyDelete
  2. Lanjut part berikutnya yaa.....
    Semangattt 💪💪

    ReplyDelete
  3. Di tunggu lanjutannya😊 fighting💪

    ReplyDelete
  4. penasaran !!!
    ditunggu kelanjutanya yah... ����

    ReplyDelete
  5. Ah, mereka yang syuting saja senyam senyum aku yang nonton baper. Janganlah, jangan kakak-adik. Kakak jin kook saja, adiknya moo young dan jin kang hanya adik angkat. Ngarep. Hehehe...

    ReplyDelete

Jangan lupa tinggalkan komentar yha kawan..
Dan bagi kawan2 yang main Twitter boleh kok follow akun kami @Diana_Recap