Sunday, October 21, 2018

Sinopsis The Third Charm Episode 6 Part 4

Sumber: jtbc


Young Jae pulang, ia heran melihat melihat kakaknya di rumah padahal ia tidak melihat mobil kakaknya diparkir di luar.

"Mobilnya sudah kujual. Sulit jualan di siang hari dan menulis di malam hari. Aku sudah berhenti."

"Apa? Baiklah. Ya. Baguslah. Kau hanya perlu fokus ke kerjaanmu yang sekarang."

"Sabarlah sebentar. Skenarioku pasti akan segera selesai. Aku akan mempertaruhkan hidupku sampai semangatku berubah menjadi alat untuk mencari uang."

"Soal cari uang tak usah dipikirkan. Kita makan dulu saja. Aku lapar. Haruskah kita pesan tumis gurita pedas? Ada restoran baru di depan stasiun kereta."

"Sudah ada makanan di atas meja. Dimasak pakai gurita kecil mentah, bukan gurita beku. Sepertinya dia memasaknya cuma buatmu. Rasanya pedas sekali. Itu pasti bukan makanan manusia. Kau bakal tahu pas melihatnya, semua menunya makanan kesukaanmu. Dia lebih tahu banyak kesukaanmu, daripada kakakmu sendiri. Dia memasukkan daging kerang di sup rumput laut bukannya daging sapi."


Young Jae berjalan menuju meja makan, ia membuka tutupnya dan ternyata banyak makanan lezat tersaji.

Soo Jae: Aku menyuruhnya menunggu disini, tapi dia pergi, katanya ada kasus yang harus dikerjakan. Siapapun tahu itu bukan kasus.

Soo Jae menyuruh Young Jae menelfon Joon Young dan Young Jae mengiyakan.


Joon Young melihat ponselnya, tapi ia kesal. Lalu ia membuang ponselnya di kasur dan tiduran.


Young Jae mendapat tawaran kepala editor majalah fashion, "Cosmo", mereka mau mewawancarai Young Jae. 

"Apa maksudmu?" Tanya Young Jae.

"Sepertinya kau jadi sangat populer setelah peragaan busana itu. Katanya ada pemotretan untuk artikel khusus juga."

Semua orang bersorak untuk Young Jae. Tapi Joo Ran menyuruh mereka segera kembali bekerja karena jam istirahat sudah habis.


Joo Ran memastikan kalau Young Jae tidak balak mengkhianatinya setelah sukses.

Joo Ran: Jika kau ditawari pekerjaan, kau harus kasihtahu aku. Aku akan membayarmu satu sen lebih banyak dari mereka.

Young Jae: Apa nanti aku bisa wawancaranya?

Joo Ran: Kenapa tidak bisa? Ini hadiah ulang tahun yang sempurna buatmu.


Joon Young sebenarnya sudah menyiapkan hadiah untuk Young Jae. 

"Hari ini ulang tahunnya Young Jae dan ini alasan tepat untuk meneleponnya. Tapi kenapa aku tidak bisa meneleponnya? Apa gunanya dapat skor kinerja tertinggi kalau kehidupan cintaku payah? Sungguh menyedihkan."


Anggota Tim Young Jae menangih janji makan malam hari ini, jadi atau tidak? Joon Young berpikie sebentar sebelum menjawabnya dan ia setuju untuk makan malam hari ini. Semuanya bersorak gembira.


Semua staf memberi selamat pada Young Jae dan memberikan hadiah.

Staf: Bukankah seharusnya yang lagi ulang tahun traktir kami semua?

Joo Ran: Pacarnya, Tuan Buat Rencana, pasti buat rencana yang sempurna. Jadi kita jangan ganggu mereka. Mereka pasti berharap menghabiskan hari romantis berduaan.

Young Jae membenarkan, mengatakan kalau ia mau keluar dengan Joon Young. Maka semuanya meninggalkan Young Jae.


Young Jae melihat ponselnya, ia mau menghubungi Joon Young.


Klinik Ho Chul juga sudah selesai beroperasi, semuanya pulang. Ho Chul melihat Young Jae sendirian, ia pun mampir.


Young Jae menghubungi kakaknya, "Bukannya kau kenal aku? Aku akan meneleponmu jika ini bukan hari ulang tahunku. Nanti seolah aku menginginkan sesuatu darinya. Memalukan sekali. Jangan terlalu khawatir, Oppa. Semua pasangan pasti bertengkar. Baiklah, aku tidak akan makan sendirian."


Lalu masuklah Ho Chul. Ho Chul mau mentraktir kaki ayam hari ini, tapi ia mengurungkannya saat melihat banyak hadiah di depan Young Jae. 

"Mungkinkah, kaki ayam tidak cukup untuk hari ini?" Tanya Ho Chul.

Young Jae tersenyum.


Sang Hyun mengajak penyanyi wanita di barnya makan malam bareng. Restorannya mewah. Wanita itu mengaku suka tempatnya.

"Tapi kau mungkin pernah bawa wanita lain kesini."

"Yang penting itu kita ada di sini sekarang."

"Awas kalau kau selingkuh."

"Tapi. Aku tidak pernah ketahuan."

"Dasar jahat."

"Baiklah. Bersulang."


Young Jae berakhir mengajak Ho Chul makan. Ia sudah pesan tempat sebelumnya. Ternyata tempatnya sama dengan Sang Hyun dan Sang Hyun bisa melihat Young Jae.


Joon Young melamun saat rekan-rekannya mendiskusikan makanan yang akan mereka makan. Mereka memutuskan untuk makan daging sapi karena Joon Young bilang terserah saat ditanya.


Tapi saat akan masuk rumah makan, Joon Young mendapat telfon. Sang Hyun mengabari Joon Young kalau Young Jae sekarang bersama Ho Chul. 

"Jadi apa rencanamu sekarang?" Tanya Sang Hyun.


Rekan-rekan Joon Young cemas, jangan-jangan rencana mereka gagal lagi. Dan benar saja, Joon Young membatalkan acara, ia langsung berlari menuju Young Jae.


Sang Hyun mengirim pesan pada wanita itu, menyuruhnya keluar. Ia sudah menunggu diluar. Sang Hyun mengajak wanita itu makan makanan penutupnya di tempat lain saja. 


Young Jae terus saja melihat ponselnya dan lama-lama ia jadi kesal sendiri. Ho Chul hanya memperhatikan. 

"Kau mungkin tidak bisa makan karena kau sangat marah." Kata Ho Cul. "Tak bisa begini. Bukankah ini sangat jahat? Teganya dia membiarkanmu sendirian di hari seperti ini?"

"Sebenarnya aku yang pesan tempat ini buat datang bersama pacarku. Tapi ada kasus mendadak."


Joon Young mengemudi ke tempat Young Jae sambil cemberut.

"Ini bukan soal ingin berbaikan atau minta maaf. Yang mendorongku untuk bertindak.. adalah kemarahanku."


Ho Chul mengalihkan pembicaraan, ia merasa pekerjaan mereka mirip, sama-sama membuat orang senang. Young Jae menanggapi sekilas, ia masih sibuk dengan ponselnya.

"Kau sepertinya lebih tertarik melihat ponselmu daripada mendengarkanku. Kurasa pacarmu tidak sibuk. Kalian berdua pasti bertengkar. Benar, 'kan?"

"Tidak. Kenapa kami bertengkar?"


Ho Chul tersenyum, melihat reaksi Young Jae, pasti Young Jae sangat menyukai pacarnya itu. 

"Tentu saja. 'Kan, dia pacarku."

"Itu berarti kau sangat menyukainya."


Joon Young sampai disana saat Ho Chul dan Young Jae bersulang. Ia langsung menelfon Young Jae.


Young Jae hanya menatap ponselnya. Ho Chul pun menyuruh YounG Jae mengangkatnya karena itu yang Young Jae tunggu dari tadi.


Young Jae mengangkatnya. Joon Young bertanya Young Jae ada dimana. Young Jae menjawab ia sedang makan.

"Keluarlah. Mari kita bicara." Ajak Joon Young.

Young Jae melihat sekitar dan akhirnya ia melihat Joon Young berdiri menatapnya 


Young Jae pun keluar untuk bicara dengan Joon Young. Ho Chul ditinggal sendiri.


Joon Young bertanya apa-apaan ini?

"Apaan?" Young Jae balik bertanya.

"Apa-apaan ini semua?"

"Aku makan malam."

"Memangnya aku tak tahu itu? Kau sengaja begini? Kenapa kau melakukan ini?"

"Apa sebenarnya maksudmu? Kenapa kau marah sekali?"


"Cobalah kau jadi aku. Aku makan malam sama cewek lain di hari ulang tahunku, dan kau kebetulan melihatnya. Bagaimana perasaanmu nanti? Kau marah atau tidak?"

"Tentu marah."

"Tapi?"

"Kau juga, coba kau jadi aku. Anggaplah aku tidak meneleponmu pas hari ulang tahunmu. Kau tak marah?"

"Tentu marah, tapi aku tidak bisa meneleponmu... karena kau tidak menjelaskan semuanya ke orang itu. Kau membuatku cemburu dan membuatku mencurigaimu."

Young Jae mengerti sekarang, jadi masalahnya Joon Young tidak bisa mempercayainya ternyata.

Joon Young: Aku tidak bisa mempercayaimu? Hah.. Young Jae-ya.


Tiba-tiba Ho Chul keluar menyela mereka, mengatakan kalau mereka belum menghabiskan makan malamnya.

"Makan malam kami?" Ulang Joon Young kesal.

Note: Kok aku jadi gak selera lagi ya nontonnya dan untuk buat sinopsisnya jadi berat banget. Kemungkinan besar aku drop nulis sinopsis ini. Maaf ya kawan.. Beneran gak semangat lagi nontonnya. 

6 komentar:

  1. ya....padahal lagi asik bacanya😏😣

    ReplyDelete
  2. sayang klo g dilnjt, soalnya ikutin sinopnya aja hehehe tpi y sdh yg enaknya aja gmn

    ReplyDelete
  3. Saya ngerti banget maksud mbak. Jalan ceritanya agak gimana ya. Jangan dibawa susah ya mbak. Mudah2an ketemu yang lebih menarik. Sampe ketemu di sinopsis yang lain :)

    ReplyDelete
  4. Sebenernya penasaran ma jalan ceritanya.cowoknya jg ganteng2

    ReplyDelete
  5. Sebenernya penasaran ma jalan ceritanya.cowoknya jg ganteng2

    ReplyDelete
  6. yang nerusin ini siapa yah mba? soalnya penasaran sama ceritanya hehe

    ReplyDelete

Jangan lupa tinggalkan komentar yha kawan..
Dan bagi kawan2 yang main Twitter boleh kok follow akun kami @Diana_Recap