Friday, October 19, 2018

Sinopsis The Smile Has Left Your Eyes Episode 5 Part 1

Sumber: tvN


Jin Kook dan Jin Kang membawa Yu Ri ke rumah sakit. Perawat datang untuk mengecek infus.  Jin Kook bertanya, kapan Dokter akan datang? Perawat menjawab setelah hasil tes Yu Ri keluar. Lalu perawat meninggalkan mereka.


Jin Kook melihat banyak bekas sayatan di lengan Yu Ri. Jin Kook mendesah, Jin Kang heran, kenapa? Jin Kook bilang tidak apa-apa. Jin Kook langsung menelungkupkan lengan Yu Ri agar Jin Kang tidak melihatnya.

"Bagaimana Oppa mengenalnya?" Tanya Jin Kang lagi. 

"Kami bertemu beberapa kali."


Dokter datang dan menjelaskan kndisi Yu Ri. Dokter menyuruh Jin Kook memberi Yu Ri makan karena Yu Ri kekurangan gizi sedikit. Dokter akan meresepkan suplemen.

"Tapi, tidak ada masalah lain, kan?" Tanya Jin Kook. 

"Kami menemukan Obat tidur dalam darahnya. Mungkin cukup banyak. Sepertinya dia tidak mencoba bunuh diri."

Dokter meliht keadaan Jin Kang dan Jin Kook dan berkata kalau mereka berdua yang lebih membutuhkan perawatan.


Jin Kook lalu memegang tangan Jin Kang untuk memastikan. Jin Kang baru merasakan kalau pergelangan tangannya terkilir. Jin Kang juga memegang lengan Jin Kook yang terluka dan Jin Kook mengernyit kesakitan.


Jin Kang mendapat perawatan terlebih dahulu, ia harus menggunakan gendongan tangan. Jin Kang kemudian menunggui Jin Kook yang sedang dirawat lukanya.

Jin Kook: Aigoo, dasar tidak peka. Kamu bahkan tidak menyadari ligamenmu tertarik.

Perawat: Beberapa orang mengalami bengkak beberapa hari.

Jin Kang: Lalu apa yang harus kita lakukan? Haruskah kita tunggu dia bangun? 

Jin Kook tidak menjawab, ia kesakitan selama proses pengobatan. Perawat memandanginya kesal. Jin Kook meminta Perawat melakukannya perlahan.

Jin Kook iseng bertanya, apa Jin Kang punya nomor Moo Young. Jin Kang mengeluarkan ponselnya, kenapa dengan Moo Young? Jin Kook terkejut, jadi Jin Kang punya? Kenapa punya nomor Moo Young?

Jin Kang: Emang tidak boleh? Kenapa butuh nomernya? 

Jin Kook: Itu mereka berteman. Mungkin dia bisa menghubungi keluarganya.

Jin Kook mengeluh kesakitan lagi. Jin Kang malah menyuruh Perawat untuk membuat Jin Kook lebih menyakitkan, biar tambah sakit. Perawat mengerti.


Moo Young membawa trofi itu, tapi itu bukan Trofi Mi Yeon soalnya patungnya beda, punya Mi Yeon patung wanita. Terus disampingnya ada ponsel, dan ada juga amplop dengan bercak darah dan di dalamnya ada uang banyak. 

Moo Young memasukkan semuanya ke dalam pot, tapi ia tidak mau menginggalkan sidik jarinya pada barang-barang itu, jadi ia membungkus jarinya dengan lengan bajunya.


Kemudian Jin Kang menelfon, mengabari soal Yu Ri. 


Moo Young langsung ke rumah sakit dengan mobilnya.


Sementara utu, Jin Kook masuk mobil Yu Ri untuk melihat rekaman kotak hitamnya.  Jadi Yu Ri kelihatannya sengaja menunggu Jin Kang keluar rumah.


Moo Young masuk dan langsung menuju Yu Ri dan Jin Kang. Jin Kang heran, kenapa Moo Young yang kesana? Emang tidak bisa menghubungi salah satu keluarganya?

"Semua baik-baik saja?" Tanya Moo Young.

"Iya. Dia masih tertidur. Dokter menemukan pil tidur di darahnya tapi dia tidak minum sebanyak yang dia butuhkan."


Moo Young menjelaskan, maksudnya ia bertanya tentang Jin Kang, lengannya. Jin Kang menjawab kalau cuma ligamennya tertarik, jadi ia harus memakai gips.

"Cocok untukmu." Balas Moo Young.

"Begitu? Memang, biru itu warnaku."

Jin Kook masuk dan melihat keakraban Jin Kang dengan Moo Young.

Jin Kang ingat siapa Yu Ri, dia adalah wanita yang nonton bareng Moo Young tempo hari. Jin Kook mendekati mereka, Jin Kang pun mengatakannya pada Jin Kook juga. 


Jin Kook menganggapi hanya sekilas, ia lalu mengajak Moo Young bicara berdua.


Jin Kook memberikan kunci mobil Yu Ri pada Moo Young, ia mengatakan kalau ia sudah melihat kamera dasbor Yu Ri. Ia yakin itu pasti disengaja karena Yu Ri sudah menunggu di depan rumah selama dua jam. Syukurlah ia melihatnya. Jika ia tidak di sana Jin Kang akan--.

Moo Young tidak mengatakan apapun, ia hanya memasukkan kunci mobil Yu Ri ke saku celananya. Jin Kook menanyakan pemikiran Moo Young, kenapa ini terjadi? Moo Young yang menyuruhnya?

Moo Young tersenyum, "Wah! Kamu jadi terlalu imajinatif."

"Kamu pasti ada hubungannya."

"Kenapa begitu?"

"Beberapa hari yang lalu, aku bilang ke Yu Ri kalau aku mencurigaimu yang membunuh Jeong Mi Yeon. Aku memperingatkan agar tidak melindungi penjahat. Aku bilang padanya untuk berhati-hati."

"Ah.. kurasa kamu sudah berani menyebarkan gosip."

"Katakanlah kamu tidak menyuruhnya. Mungkin dia kira aku ini ancaman dan memutuskan untuk melakukannya."

"Eyy. Tidak mungkin."


Moo Young menyudahi pembicaraan ini, ia menyuruh Jin Kook pulang, ia yang akan menunggui Yu Ri. Jin Kook masih menuntut penjelasan.

Moo Young: Percaya atau tidak, aku juga penasaran kenapa Yu Ri melakukannya. Sama penasarannya denganmu, Ahjussi.


Jin Kook dan Jin Kang pulang bersama naik taksi. Jin Kook bertanya sejak kapan Jin Kang akrab dengan Moo Young sampai berbicara begitu santai.

"Kami masih belum dekat." Bantah Jin Kang, ia lalu bertanya, "Oppa, apa itu tidak disengaja?"

"Tentu, tidak sengaja."

"Gitu ya. Mobil melaju ke arahku tiba-tiba jadi aku berpikir begitu. Lalu kenapa ya?"

"Dia sempat minum obat tidur, kan? Dia pasti mengantuk. Jangan dipikirkan."


Jin Kook buru-buru mengubah pembicaraan, ia membahas Jin Kang yang merengek kesakitan tadi saat ia menyentuh lengannya. Jin Kang juga gak mau kalah, ia juga mengejek kakaknya yang kaya anak bayi tadi.

Dan mereka berakhir bercanda bersama.


Moo Young terus menatap Yu Ri sambil berpikir. Sebelumnya, ia sudah masuk mobil Yu Ri untuk melihat rekaman kamera dasbornya. 


Moo Young berdiri, kayaknya akan beranjak gitu, tapi kemudian matanya terpusat pada buku yang ada di meja.


Cho Rong dengan semangat menemui Jin Kook, ia merasa seperti melakukan operasi rahasia mengingat pertemuan mereka pagi-pagi begini. Cho Rong melihat siku Jin Kook yang diperban, ia bertanya kenapa itu. 

"Ini? Aku jatuh dari sepeda."

"Apa anda anak kecil? Tolong lebih hati-hati."

"Buruan makan. Kita tidak punya waktu."


Yu Ri membuka matanya dan ia langsung terejut dan duduk, apalagi saat ia melihat Moo Young ada di depannya. 

"Sudah baikan?" Tanya Moo Young.

Yu Ri bingung, kenapa ia ada disana? Moo Young mengajaknya keluar terlebih dahulu, ia akan mengurus administrasinya.


Yu Ri mengikuti Moo Young ke parkiran. Moo Young lalu memberikan kunci mobilnya pada Yu Ri. Moo Young menyuruh Yu Ri melihat kamera dasbornya, maka Yu Ri akan tahu.

Moo Young langsung menuju mobilnya tanpa mengatakan apa-apa lagi. Yu Ri kesal, katakan dulu apa yang terjadi, ia sungguh tidak ingat apa-apa. Kenapa membawanya ke sana?


"Aku tidak membawamu. Polisi yang melakukannya." Jawab Moo Young.

"Polisi?" Gumam Yu Ri.


Jin Kook menjelaskan penemuannya pada Cho Rong dan Cho Rong mengulanginya.

"Jadi, pria bernama Kim Moo Young memiliki spesialisasi mudah mengingat semuanya. Dia berteman dengan Lim Yu Ri. Anda melihat payung perusahaannya melalui layar CCTV di hari kejadian?"

"Iya. Ini. Perhatikan baik-baik gelas bir Mi Yeon di gambar. Persis sama?"

"Iya."

"Oh Ba Reun membuat skuternya dicuri tepat pada hari itu di jalan 37-4. Hanya 400m dari Hewitt Vill. Dan.. Kim Moo Young itu.. kidal meskipun dia bersikeras dia ahli memakai dua tangan."

"Maka itu sudah pasti. Ayo pergi sekarang. Kita harus menangkapnya. Bukankah kita harus tangkap dia dulu untuk interogasi?"


Jin Kook: Kamu pikir kita di tahun 1988? Duduk. Dan interogasi tak akan membuatnya mengaku. Kamu membutuhkan bukti.

Cho Rong: Bukti apa?

Jin Kook: Bagaimana jika.. Kim Moo Young adalah pelaku sebenarnya? pa yang akan mengganggumu?

Cho Rong: Jika Kim Moo Young itu pelakunya?

Jin Kook: CCTV. 

Cho Rong: CCTV?

Jin Kook: Jika dia pelakunya, dia tidak akan mengabaikan CCTV yang dipasang di vila. Dia pasti sudah tahu kalau CCTV itu palsu.

Cho Rong: Oh.. Anda benar. Dia menyingkirkan semua jejaknya. Jadi tidak mungkin dia tidak memikirkan CCTV yang dipasang di dekat rumah.


Jin Kook menyuruh Cho Rong untuk menyelidiki dulu lingkungan tempat tinggal Lim Yu Ri. Lingkungan Lim Yu Ri, jangan menghubungi Yu Ri. Cho Rong tahu kan... itu.. mulai dari orang yang mengenal baik si terduga pelaku.

Jin Kook: Bagaimana dia mengetahui kalau CCTV itu tidak berfungsi? Sangat mungkin kalau dia mendengar itu entah dari Yu Ri ataupun Mi Yeon.

Cho Rong: Bagaimana dengan anda?

Jin Kook: Ke pusat kendali. Untungnya kita masih punya rekaman CCTV publik. Kita harus menemukan payungnya. Aku yakin itu sudah dikeluarkan dari areanya. Aku tidak ke kantor hari ini. Jadi beritahu Ketua Tim Lee kalau aku cuti. Bikin skuternya sebagai alasan.

Cho Rong mengerti.

1 komentar:

Jangan lupa tinggalkan komentar yha kawan..
Dan bagi kawan2 yang main Twitter boleh kok follow akun kami @Diana_Recap