Wednesday, October 24, 2018

Sinopsis She Is 200 Years Old Episode 2


Sun Mi mengajak Jong Hoon ke suatu tempat dan naik tangga. Jong Hoon takut, akan terjadi sesuatu tapi Sun Mi mengatakan kalau semua akan baik-baik saja. Mereka belum sampai ke tempat tujuan, tiba-tiba polisi menghadagnya dan meminta KTP mereka.

Episode 2
Apa tidak apa-apa kita melakukan ini?



Jong Hoon menyerahkan KTPnya dan pak polisi tidak bereaksi apapun. Ketika Sun Mi yang menyerahkan pak polisi menatap Sun Mi kemudian menatap KTP yang dipegangnya lagi.


“Selamat! Hari ini adalah ulang tahunmu yang ke 20” ucap pak polisi dan menyuruh mereka masuk.


Owalah.. ternyata mereka pergi ke Bar dan saat ini adalah dini hari. Jong Hoon aru pertama kali ini pergi ke bar dini hari begini makanya ia khawatir. Jong Hoon kemudian bertanya tentang KTP Sun Mi, apa itu benar-benarasli. Sun Mi mengiyakan, itu asli tapi ia tak memberitahu Jong Hoon cara mendapatkannya.


“Serius. Siapa kamu? Ini semua apa?” tanya Jong Hoon.


Sun Mi akan menceritakan semuanya pelan-pelan karena ini pertama kalinya ia jujur pada seseorang mengenai jati dirinya yang sebenarnya. Sebelum itu mereka memesan Bird an Soju. Sun Mi memasukkan gelas kecil berisi soju kedalam gelas besar yang berisi bir lalu meminumnya.

Ia akan mulai bercerita dan meminta Jong Hoon mendengarkannya dengan seksama.


[Tahun 1835 pada Era Joseon]

Saat itu malam hari dan Sun Mi sedang menimba air di sumur. Tak sengaja Sun Mi tercebur dan ia meninggal, namun keesokan harinya ia terbangun dan kembali hidup. 


Jong Hoon penasaran, bagaimana itu bisa terjadi? Sun Mi juga tak tahu karena itu terjadi begitu saja. 

“Jadi, itu pertama kali kau menyadari kalau kau memiliki kekuatan keabadian.” Kata Jong Hoon.

Sun Mi menambahkan kalau ia tetap terlihat sama sejak saat itu sampai sekarang. Jong Hoon ta paham. 

“Tubuhku tak mengalami perubahan selalu sama ketika aku kembali hidup. Aku tak menua, dan jika aku terluka, maka luka itu menghilang. Pokoknya, ketika jam menunjukkan pada waktu yang tepat ketika aku membuka mataku, aku kembali.” Jelas Sun Mi.


Jong Hoon sekarang mengerti, bahkan jika Sun Mi terluka atau meninggal maka ia akan kembali ke keadaan semula keesokan harinya.


Sun Mi bercerita kembali. Tak peduli seberapa banyak yang ia makan tapi keesokan harinya berat badannya tetap sama. Jong Hoon berkomentar kalau Sun Mi beruntung karena tak bisa menambah berat badan.


Saat Sun Mi potong rambut maka keesokan harinya rambutnya tetap panjang. Jong Hoon bertanya, jadi walaupun Sun Mi membotaki rambutnya maka akan kembali sepanjang semula keesokan harinya? Sun Mi membenarkan, tapi..


“Ya! apa kau pikir, jika aku tidur dengan memakai baju ini maka ini akan menghilang keesokan harinya? Tidak. Jika aku tidur tanpa menghapus make up maka aku harus menghapusnya keesokan harinya.” Jelas Sun Mi.

Jong Hoon mengerti.


Ternyata yang memakai seragam polisi tadi adalah pelayan. Dan mereka memberi kue Ulang tahun untuk Sun Mi (yang sekarang menjadiMin Se Yeon) juga bonus foto.


Jong Hoon bangun keesokan harinya, ia kelihatan bingung, kemudian ia melihat fotonya dengan Se Yeon semalam dan ingat kalau Se Yeon mengatakan umurnya200 tahun.

“jadi… Ini bukan mimpi. Aku tak percayaada orang yang tak pernah mati.” Gumamnya.

Karena kelelahan semalam, Jong Hoon jadi terlambat berangkat ketja. Ia kemudian bergegas pergi.


Jong Hoon sampai di kantor dan ia minta maaf padasemuanya karena terlambat.

“Jika kau tak bisa mati. Aku pikir kau tak memiliki ketakutan apapun.”

Jong Hoon mulai pekerjaannya tetapi ia belum bisa focus. Ia melihat rekannya yang tela sedang terburu-buru.

kau tak perlu khawatir untuk bekerja, datang terlambat atau tahun terakhirmu (saat akan pensiun)


Kilasbalik..
Saat mereka keluar dari Bar. Se Yeon meminta Jong Hoon untuk merahasiakan tentang dirinya karena ia tak ingin hiduppenuh tekanan ketika ia tidak bisa mati. Kemudian Se Yeon pergi.

“Apa kau akan pergi seperti ini? Kau adalah penyelamatku.” tanya Jong Hoon.


Se Yeon berbalik, ia mengatakan kalau mereka sudah impas karena Jong Hoon sudah melakukan apa yang ia perintahkan. 

“Maksudku, apa ini bukan hanya kebetulan.” Jawab Jong Hoon.

Olehkarenanya Se Yeon mengajak Jong Hoon untuk say goodbye sewajarnya. Se Yeon sudah hidup lama dan dari pengalamannya selama ini, ia menamukan bahwa menjadi dekat dengan seseorang adalah sesuatu yang paling menakutkan.

Jong Hoon kembali bertanya, apa SeYeon takut kalau ia akan dekat dengannya? Se Yeon sedikit takut dan menyarankan agar mereka melanjutkan hidup masing-masing seperti tak pernah mengenal sebelumnya, kemudian ia benar-benar pergi meninggalkan Jong Hoon.


Kembali ke Jong Hoon yang berada di kantor, ia melamun menatap keluar jendela.

“Mungkin baginya, melanjutkan hidup tanpa bisa mati bisa jadi menjadi sesuatu yang paling menakutkan. Apa ada kemungkinan aku dapat bertemu dengannya lagi?”

Tepat saat Jong Hoon berbalikdan berjalan lurus, Se Yeon diluar berjalan berlawanan arah dengannya. mereka tidak melihat satu sama lain.

~BERSAMBUNG~



Epilogue: 

Never Die



Dalam kembalinya untuk menyelamatkan hidupmu… Aku memerlukan waktumu…

0 komentar

Post a Comment