Wednesday, October 24, 2018

Sinopsis She Is 200 Years Old Episode 1


Seseorang dilarikan ke Rumah Sakit. Seorang pemuda menunggu dengan cemas. Dokter datang dan mengatakan pada pemuda itu kalaudia (perempuan) tidak tertolong nyawanya.


Pemuda  menelfon temannya, Dong Gyun. Dia mengatakan kalau seseorang meninggal karenanya. 

Episode 1
Seseorang Meninggal Karena Aku


Dong Gyun datang ke pemakaman, dimana hanya ada pemuda itu (Jung Hoon). Dong Gyun meminta penjelasan Jung Hoon siapa perempuan itu dan bagaimana ia bisa meninggal.

“Aku tak tahu.” Jawab Jung Hoon.


“lalu, gimana dia meninggal karenamu? Apa kau membunuhnya?”


Kilas balik..

Jung Hoon sedang dalam perjalanan menuju pulang setelah presentasi  komunitas “Warm and Blessed.” Saat itu seseorang menelfonnya sehingga ia tak memperhatikan jalan. Ada mobil yang melintas hendak menabraknya dan perempuan itu mendorongnya sehingga perempuan itu yang ketabrak mobil.


Kembali ke pemakaman.
“Aku hidup dan orang itu meninggal.” Cerita Jong Hoon.

Jong Hoon sedih menatap foto orang itu. ia menyalahkan dirinya atas kematian orang itu. Dong Gyun menghiburnya, ia mengatakan kalau ini adalah hal yang membahagiakan, ia ragu bukan itu .. Ini adalah hal yang harus disyukuri.

Dong Gyun tak melihat siapapun disana. Jong Hoon mengatakan kalau orang itu tak punya keluarga ataupun teman, ia sudah mencarinya tapi tak ada.


Seseorang yang tak penah ku temui sebelumnya meninggal ketika ia mencoba menyelamatkan hidupku. Tidak ada cara untukku berterimakasih sekarang”


Kemudian Dong Gyun pamit, ia akan kembali saat proses penguburan besok. Dong Gyun tahu kalau ia tak seharusnya mengatakan ini, tapi ia sangat berterimakasih karena Jong Hoon tetap hidup. Jong Hoon hanya menjawabnya dengan senyuman. Sebelum pergi Dong Gyun mengatakan “Semangat!!!”


Jong Gyun ketiduran, jam terus berputar, jam 2, jam 3, jam 4, sampai jam 5. Ada kelebatan putih melintas di depannya. Jong Hoon terbangun, ia menatap ke depan melihat perempuan yang di foto sekarangada di hadapannya dengan memakai hanbok putih.


“Ha  ha hantu..” 


Perempuan itu langsung membekap mulut Jong Hoon. Ia mengatakan kalau ia bukan hantu dan menyuruh Jong Hoon diam. petugas menyalakan lampu, ia mendengar kalau Jong Hoon berteriak hantu. Perempuan itu langsung memeluk Jong Hoon dan berpura-pura kalau ia marasa sedih. Petugas pun pergi.


“Aku akan membiarkanmu pergi jika kau tak berteriak.” Kata Perempuan itu.


Tapi Jong Hoon masih syok dan menganggap perempuan itu hantu. Perempuan itu menjelaskan kalau ia bukan hantu, dia mengambil tanganJong Hoon agar Jong Hoon bisa menyentuhnya.


“Aku bukan hantu, kau bisa menyentuhku, tanganku juga hangat, kan?”


Jong Hoon akhirnya percaya kalau perempuan itu bukan hantu. Tapi ia jadi bertanya-tanya, apa perempuan yang ada di foto itu sama dengan yang dihadapannya sekarang tapi ia yakin kalau ia melihat dengan mata kepalanya sendiri kalau perempuan itu terluka dan banyak mengeluarkan darah.


“Seharusnya kubiarkan saja. Aku hanya usil dan mencoba menyelamatkanmu.” Sesal perempuan itu.


Jong Hoon bingung. Perempuan itu meminta Jong Hoon membalas budi karena ia telah menyelamatkannya. Jong Hoon bersedia, ia mengikuti rencana perempuan itu.


Saat diluar sudah terang. Jong Hoon dan perempuan itu keluar untuk dengan membawa foto perempuan itu, mungkin juga dengan abu hasil kremasi (perempuan itu meminta bantuan Jong Hoon agar bisa keluardari sana).


Dog Gyun menelfon Jong Hoon dan Jong Hoon berbohong kalau ia sekarang menuju ke tempat penguburan seorang diri tentu saja atas perintah perempuan itu. 


Mereka sampai di pinggir sungai. Perempuan itu memberi uang sebagai ganti pemakamannya, tapi Jong Hoon menolak karena hitung-hitung untuk membalas jasa. Lalu perempuan itu pun menyimpan uangnya kembali. 


Jong Hoon memberikan KTP wanita itu, ia menemukannya di dompet yang waktu itu robek. Jong Hoon bertanya bagaimana sekarang perempuan itu hidup sebagai orang yang sudah meninggal. Perempuan itu mengatakan kalau ia baik-baik saja dan membuang KTP nya seraya berkata

“Dah, Kim Sun Mi. Kau punya kehidupan yang bagus selama 20 tahun.”


Jong Hoon bertanya, apa yang harus ia lakukan sekarang. Karena semua sudah terselesaikan maka Sun Mi mengakhiri pertemuan mereka disini dan berpesan pada Jon Hoon untuk hati-hati lain kali, kemudian ia pergi. 


Jong Hoon menghentikannya, ia bertanya bagaimana Sun Mi bisa hidup. “Siapa kau?”
Sun Mi berbalik.

~BERSAMBUNG~



Epilogue:


Never Die


Pada suatu hari ada seorang perempuan yang percaya bahwa tidak ada belahan jiwa atau cinta yang tulus.


Kemudian, suatu hari... Splash. Dia mati tenggelam.

0 komentar

Post a Comment

Jangan lupa tinggalkan komentar yha kawan..
Dan bagi kawan2 yang main Twitter boleh kok follow akun kami @Diana_Recap