Sunday, October 14, 2018

Sinopsis Mood Of The Day Part 4 Final


Jae Hyun datang ke kantor Soo Jung dengan membawa amplop gede, sayangnya Soo Jung sedang keluar jadi ia menitipkan amplop tersebut ke resepsionis dan ia juga minta note untuk menulis pesan pada Soo Jung.


Soo Jung ada di kafe bersama Yoon Ju dan Byung Hee. Soo Jung mengatakan kalau ia putus dengan pacarnya. Yoon Ju malah penasaran bagaimana caranya Soo Jung minta putus. Byung Hee menengurnya takut menyinggung Soo Jung.

“Aku cuma penasaran gimana rasanya putus setelah 10 tahun.” Alasan Yoon Ju.

Soo Jung bilang kalau ia tidak berkata banyak. Yoon Ju menanggapi, meskipun terlambat tapi Soo Jung sudah melakukan kerja bagus.


Jae Hyun datang ke kafe yang sama, ia duduk dibelakang Soo Jung, tapi Soo Jung tak menyadarinya.

Byung Hee bertanya, apa Soo Jung baik-baik saja.

“Ya, begitulah” jawab Soo Jung.

Lalu Yoon Ju bertanya soal Jae Hyun, apa sudah menghubungi?

“Tidak.”
“kenapa? Kau tidak menyukainya.”


Jae Hyun mendengarkan jawaban Soo Jung.


Soo Jung menyukainya. Byung Hee tahu pasti kalau Soo Jung tidak bisa melupakan Jae Hyun. Ia tahu bakalan begitu jadinya, Jae Hyun tak peduli pada Soo Jung tapi Soo Jung akan selalu memikirkan Jae Hyun, itulah sebabnya Soo Jung minta putus dan sekarang pasti menyesal, kan?

“tidak seperti itu.” elak Soo Jung.


Yoon Ju menyuruh Soo Jung untukmenghubungi Jae Hyun sekarang karena Soo Jung sudah bebas mulai sekarang.

“Kami berjumpa, Hanya untuk menikmati one night. Tidak lebih dari itu.” Jelas SOo Jung

“Kau memang luar biasa dingin. Jadi, kau tidak mau menjumpai dia lagi?” Tanya Yoon Ju.

Soo Jung menjawab kalau tidak ada kesan apa-apa baginya. malam itu tak berarti apa-apa baginya. cuma sekedar menikmati one night saja dan ia sudah memutuskan untuk mencari pasangan baru.

sepertinya Jae Hyun kecewa mendengar jawaban Soo Jung. Dan sepertinya Soo Jung gak bahagia mengatakan hal itu, sayangnya Jae Hyun tak melihat ekspresi Soo Jung karena mereka saling membelakangi.


Soo Jung bertemu dengan Jae Hyun di jalan. Mereka saling mendekat. Jae Hyun berkata kalau ia ingin menemui Soo Jung. Soo Jung bertanya,apa maksud Jae Hyun dengan mengatakan hal itu?

“bagaimana kalau malam ini? setelah aku pikir-pikir kita belum benar-benar menikmati malam itu.” Ujar Jae Hyun.

Soo Jung tambah gak ngerti. Jae Hyun melanjutkan kalau ia selalu memikirnkan antara ia dan Soo Jung, Terkadang, tidak masalah hanya menikmatinya. ia pikir mereka cocok.

“Apa maksudnya?”

“Perlu aku ulang lagi?”

“Apa kau selalu seperti ini? Ternyata aku sudah salah selama ini. Aku duluan.”


Jae Hyun berteriak, apa Soo Jung sudah mengenalnya. Mereka baru sekali bertemu.

Soo Jung berbalik,,” Kau benar. Aku salah. Maaf, Dan terima kasih, Untuk kedatanganmu dan semua penjelasanmu.”

“Ya. Lupakanlah semua yang pernah terjadi. Seperti hari ini, Aku juga ingin melupakanmu.” Lalu ia pergi duluan meninggalkan Soo Jung.


AM Hong mengatakan kalau mereka sudah dapat jadwal iklannya dari agensi Kang Jin Chul. Akhirnya lantai 2 Dept. Store punya mereka. AM Hong memberikan amplop dari resepsionis.


Soo Jung membuka isi amplop tersebut dan isinya adalah kontrak iklan Kang Jin Chul.


Jae Hyun minum-minum dengan SUnbae Kang setelah bertemu Soo Jung hari ini, ia merasa aneh hari ini. sunbae Kang menjawab kalau sekarang Jae Hyun beber-benar seperti Jae Hyun.

"Aku membencinya. Aku marah. Tapi aku penasaran dengannya. Aku merasa terganggu dengannya." Aku Jae Hyun.

Awalnya Sunbae Kang mengira itu karena Jin Chul tapi kemudian ia ingat seorang wanita,,"Jadi karena wanita kau begini! Apa kau benar-benar Kim Jaehyun?! Aku tidak sangka masalahmu begini."

Jae Hyun terlalu mabuk sampai ketiduran. Sunbae kang menepuk-nepuk punggungnya.


Soo Jung minum-minum sendirian di taman bermain. Kemudian Byung Hee datang menghampirinya, ia bertanya, ngapain Soo Jung disana sendirian.

“Hari itu... Benar-benar hari yang aneh. Sejak pagi, ada bola nyasar yang mengenai kepalaku. Aku bahkan memakai sepatu yang berbeda dengan gaya ku. Lalu Yoon Ju memberitahu kalau dia akan menikah dengan cinta pertamaku. Lalu di kereta api, ada lelaki yang mengajakku tidur. Dan aku juga meng-iyakan ajakannya. Benar-benar hari yang aneh. Seolah-olah sudah di buat sedemikian rupa.” Ujar Soo Jung sedih.

Byung Hee menyuruh Soo Jung untuk menemui pria itu saja. Soo Jung menjawab kalau ia sudah bertemu dengannya hari ini tapi ia mengacaukannya, Karena itu menyakitkan, Karena itu mungkin bakal menyakitkan.


Sebuah bola mengenai kepala Soo Jung.

“Kau tidak apa-apa?”

Soo Jung tak menjawabnya, ia berdiri dan mengambil bola tersebut. Ia menangis. AHjumma dan anaknya datang untuk mengambil bola. Byung Hee merebut bola dari Soo Jung lalu memberikannya pada Ahjumma.

“Aku merasa sangat bodoh. Iya, kan? aku bodoh. Aku bodoh.”

“Tidak-apa-apa.” Hibur Byung Hee.


Saatnya kembali ke kantor. AM Hong memberikan kopi untuk Soo Jung, ia kaget karena melihat laptop baru Soo Jung,,

“Setelah kau katakan tidak ingin membuang semua kenangan yang ada...”

“Aku sudah mengumpulkan semua kenangan dan kesetiaan itu disini. Kenapa? Tidak bisa?”

“Kau bisa, kau bisa. Bagus sekali!”


Saat keluar, wanita resepsionis memanggilnya. Ia memuji pacar Soo Jung yang keren. Soo Jung gak ngerti, pacar yang mana?


Lalu wanita itu menunjukkan foto Jae Hyun di majalah. Ada tulisan disana ‘CEO Kim Jae Hyun, Kang Jin Chul mendonasikan pendapatan iklan untuk tim basket anak’

Wanita mengatakan kalau ia tidak sengaja membaca catatan yang ditinggalkan Jae Hyun. Soo Jung gak ngerti catatan apa?

“Setelah melihat catatan itu, aku memberi tahu dia di mana kau berada. “ Jelas si Wanita.


Soo Jung langsung kembali ke mejanya, mencari-cari amplop pemberian Jae Hyun. Setelah menemukannya, ia mengeluarkan semua isinya danmenemukan ada catatn di dalamnya..

Aku berharap bisa menikmati hari denganmu, hari kita”

Soo Joong langsung berlari keluar.


Sunbae Kang menghubungi Jae Hyun, memintanya untuk datang karena pertandingan Jin Chul akan segera berakhir, tapi Jae Hyun sedang dalam perjalanan, ia akan ke Chicago hari ini.

“Kan berangkatnya naik pesawat, kau bisa kemari naik kereta api. Semua orang bakal senang kalau kau bisa datang.” Bujuk Sunbae Kang.

“Kau urus saja, hyung. Aku mau kesuatu tempat dulu.”

“Kesini lah, kalau tidak kau bakal nyesal.”

“Kenapa harus?”

“Wanita yang dari perusahaan make up itu ada di sini. Sudahlah, tak usah datang. Hati-hati ya.”

Jae Hyun sempat berhenti mendengar kalau Soo Jung akan datang tapi kemudian lanjut jalan lagi.


Soo Jung sampai di stasiun Busan, ia bahkan harus menyerobot taxi orang karena saking buru-buru nya. 


Akhirnya ia sampai di tempat pertandingan, tepat saat semua orang bubar karena pertandingannya sudah berakhir.

AM Hong yang sedang menjajakan kosmetik mereka heran melihat Soo Jung ada di sana.

Soo Jung tidak menuju AM Hong melainkan menuju Sunbae Kang. Ia bertanya, dimana Jae Hyun.


Sekarang Jae Hyun sudah masuk kereta, sedang mencari tempat duduknya. Setelah menemukan, ia pun duduk dengan tenang.


Soo Jung kembali ke stasiun Busan. 


Jae Hyun tetap membawa bola basket Jin Chul. Dan tak sengaja ia melihat tulisan yang ia tulis di sana..

Kalau kau bingung, tetaplah pada pemikiran pertama – Kim Jae  Hyun”

Jae Hyun tampak berpikir.


Sementara itu, Soo Jung sibuk mencari kereta Jae Hyun. Ia terus berlari agar tak ketinggalan kereta. Ia belum sampai, namun dari atas, ia bisa melihat kalau keretanya sudah jalan. Ia pun berbalik dengan kecewa.


Namun hal itu malah berbuah baik karena ia malah melihat Jae Hyun. 


Mereka saling berhadapan. Soo Jung mengatakan kalau semua yang ia katakana di kafe tempo hari semuanya bohong.

“kau kemari hanya untuk mengatakan hal itu?”

Soo Jung tersenyum,,”Hari ini… kalau kau mau, aku ingin tidur denganmu.”


Jae Hyun mendekat dan….

-= The End =-

Epilogue:


Sebenarnya yang tak sengaja melempar bola ke Soo jung waktu itu adalah Jae Hyun. Jae Hyun mau minta maaf tapi Soo Jung keburu pergi.


0 komentar

Post a Comment

Jangan lupa tinggalkan komentar yha kawan..
Dan bagi kawan2 yang main Twitter boleh kok follow akun kami @Diana_Recap