Tuesday, October 23, 2018

Sinopsis The Ghost Detective Episode 23 Part 1

Sumber: KBS2


Sunwoo Hye mengompori Da Il dan mata Da Il mulai memerah.

"Pada akhirnya, kamu menjadi seperti aku. Selama ini aku penasaran. Apa perbedaan.. rasa marahmu dengan milikku?"

"Saat ini tidak ada bedanya."


Da Il langsung mendekati Sunwoo Hye, bohlam yang dilewatinya pecah, mengeluarkan percikan api. 


Yeo Wool, Jung Dae, Chae Won, Mr. Han dan Eun Chong masuk tapi mereka dihadang oleh seorang pria yang sudah dipengaruhi Sunwoo Hye. Dan mereka bukan hanya satu, tapi tiga sekaligus.


Mr. Han dan Jung Dae yang paling depan, mereka menyiapkan senjata masing-masing.

Chae Won: Dia tidak bisa mengendalikan banyak orang sekaligus. Apa dia pernah berkomunikasi dengannya seperti saksi di rumah sakit itu?

Dalam kilas balik, Sunwoo Hye mendekati semuanya satu per satu, bukan secara bersamaan. Tujuan mereka adalah meminta alat dengar yang dibawa Yeo Wool.


Dari belakng orang-orang datang lagi dan semua matanya merah. Eun Chong malah sibuk merekam. Mr. Han memerintahkannya untuk menghentikan mereka.


Da Il memojokkan Sunwoo Hye. Tangan Sunwoo Hye tegang saat Da Il memegangnya dengan keras. Da Il bertnaya, sakit kah? Sunwoo Hye hanya menatap tajam Da Il. 

"Orang-orang yang kamu bunuh lebih kesakitan dari ini. Kenapa kamu membunuh mereka? Jawab saja pertanyaan itu."

Sunwoo Hye malah ketawa, "Kenapa itu penting? Andai menjadi kamu, aku pasti langsung membunuhku. Rasa penasaran itu mencegahmu membunuhku?"


Da Il memperkencang genggamannya dan Sunwoo Hye sedikit mengaduh. Da Il menegaskan, jika Sunwoo Hye idak memberitahunya, ia bisa membuat Hye lebih kesakitan daripada mati.

"Baiklah. Lepaskan aku dahulu."


Da Il pun melepaskan Hye. Hye mengaku ka Ia bisa merasakan betapa marahnya mereka dan betapa mereka ingin mati. Tapi mereka juga begitu lemah. Ia hanya membantu mereka.  hanya membantu mereka melakukan yang sungguh ingin mereka lakukan.


Seorang ibu tengah malah terbangun untuk membuatkan susu anaknya. Saat ia menuang air panas, anaknya menangis, ibu itu lengah sampai mengguyur lengannya sendiri dengan air panas. Ibu kesal, ia sampai membuang susu anaknya. 

Lalu Sunwoo Hye kecil memegang tangan ibu itu dan ia mengangguk. 


Ibu kemudian menghampiri anaknya dan mengucapkan maaf.

Hye: Kenapa meminta maaf? Semua ini karena dia. Anda harus terus hidup seperti ini.


Ibu itu membuka jndela, ia sangat frustasi, tapi ia menutupnya lagi.

Ibu berbalik dan melihat Da Il disana. Da Il menyuruh ibu itu melompat saja. Akhirnya ibu itu pun melompat.


Jujur aku gak ngerti adegan ibu itu untuk apa. Selanjutnya di depan Da Il tiba-tiba banyak orang yang matanya merah, tepatnya dibelakang Sunwoo Hye.

Hye: Lihat? Jika melihat apa yang kulihat, kamu pasti melakukan hal yang sama. Dunia ini bagai neraka yang dipenuhi kemarahan. Semua orang berpura-pura bahagia dan jatuh cinta. Mereka hidup dalam kebohongan.

Da Il: Keinginanmu sesungguhnya adalah mereka saling bunuh atau membunuh dirinya sendiri? Pasti salah satu.


Hye menjelaskan bisa menjadi lebih kuat dengan membantu mereka. Ia bisa menyerap rasa marah mereka. Maka ia bisa membantu lebih banyak orang.


Da Il menggenggam erat pisau itu, tapi kemudian menjatuhkannya, ia tersenyum menyeramkan.


Orang-orang itu terus memeinta alat bantu dengar, Yeo Wool dkk mulai panik. Jung Dae menambak keatas, tapi mereka tidak takut. Mereka pun akhirnya berkelahi.


Di dalam, Hye dan Da Il bisa mendengar suara keributan. Hye berkata kalau Yeo Wool harsnya tidak kesana.

Hye: Kamu akhirnya mendapat kekuatan. Kamu tidak akan kembali lemah.

Da Il: Tentu saja. Setidaknya setelah aku membunuhmu.


Da Il langsung membanting Hye ke dinding. Hye terpental dari dinding dan tersungkur ke lantai. Da Il langsung mencengkeram baju Hye, Hye mulai panik, ia tak menyangka Da Il akan seperti ini padanya, ia mengingatkan kalau sekarang mereka sama.

"Kamu memahami aku. Kita.. tidak perlu bertengkar." Lanjut Hye.

"Benar. Akhirnya aku mengerti. Hal yang sungguh kuinginkan adalah.. membunuhmu. Ibuku wafat karenamu, tapi aku sungguh tidak memahami alasannya dan itu membuat hidupku sengsara."

Da Il sekarang mencekik Hye.


Di luar semuanya melawan orang-orang itu, tapi Eun Chong malah sibuk merekam. Ia butuh bukti untuk meyakinkan orang, katanya.


Yeo Wool: Mereka berusaha mencegah kita memasuki ruangan itu. Sunwoo Hye pasti ada di ruangan itu.


Hye mulai sulit bernafas. Hye melawan, ia mengambil pisau yang dijatuhkan Da Il dan menggunakannya untuk menyayat perut Da Il. Da Il kesakitan dan melepaskan Hye. Tapi Da Il tidak berdarah.


Hye menjauhi Da Il, tapi tatapannya masih tajam. Da Il juga gak kalah tajam menatap Hye.


Sementara yang lain sibuk menarik perhatian orang-orang itu, Mr. Han sibuk membobol pintu. 


Saat pintu terbuka, orang-orang tadi berdiri di depan Hye, melindungi Hye. Sementara kubu Yeo Wool mendekati Da Il. 


Yeo Wool memanggil Da Il, ia mengatakan pada yang lain kalau mata Da Il memerah. Da Il kemudian berdiri.


Da Il memanggil Hye. 

"Keluarlah jika tidak mau mati." Ancam Da Il, tapi orang-orang itu malah merapatkan barisan untuk melindungi Hye.

Oh ya.. Eun CHong masih merekam kejadian.


Da Il teringat kata-kata roh ibunya Chae Won. 

"Kamu tidak punya tubuh. Berhentilah memakai tanganmu. Kamu harus memakai kehendakmu. Kemarahan atau keputusasaan, keduanya harus sangat kuat."

Da Il pun melumpuhkan mereka satu per satu, ia bahkan bisa melukai tanpa menyentuh.  


Sunwoo Hye mengancam dengan nyawa seseorang Jika Da Il mencoba menyakitinya, maka pria didepannya akan mati bunuh diri.

"Bunuh saja dia. Aku tidak peduli." Jawab Da Il/


Yeo Wool merangsek maju untuk menghentikan Da Il, Da Il tidak boleh membiarkan pria itu mati.

Da Il: Aku tidak peduli asalkan bisa membunuhnya!" Tegas Da Il, ia bahkan mendorong Yeo Wool.


Tapi Yeo Woo tidak menyerah, ia memutar lagu kesukaan ibunya Da Il dan itu sukses menghentikan Da Il.

"Kumohon." Ucap Yeo Wool lirih.


Da Il kembali sadar, matanya udah gak merah lagi, tapi kekuatannya juga hilang. Da Il tumbang.


Sunwoo Hye kesal, tidak menarik lagi, ia langsung pergi. Jung Dae menyuruh pria itu enurunkan pisaunya, tapi pria itu tidak mendengarkan. Akhirnya Jung Dae turun tangan untuk menjatuhkan pisau itu. Mr. Han membantu dengan menendang pisau itu jauh-jauh. Pria itu tumbang. Jung Dae lalu mengejar SUnwoo Hye.


Yeo Wool membangunkan Da Il. Chae Won bertanya, mata Da Il sudah berubah? Da Il sudah kembali? Yeo Wool mengangguk.

Mr. Han lega meihat reaksi Yeo Wool. 

0 komentar

Post a Comment

Jangan lupa tinggalkan komentar yha kawan..
Dan bagi kawan2 yang main Twitter boleh kok follow akun kami @Diana_Recap