Thursday, October 4, 2018

Preview The Beauty Inside Episode 3

Sumber: jtbc


Do Jae: Butuh waktu sangat lama bagiku untuk mengenali hal-hal yang kusukai.


Se Gye: Mengapa aku berbalik dan menatapmu? Mata yang menatapku itu.. bahkan tidak tertegun.


(Artis top yang berubah wajah sebulan sekali, Han Se Gye)

Se Gye: Aku mengalami peristiwa sihir sebulan sekali. Bukan sihir dalam slogan iklan yang diketahui semua orang, tapi sihir sesungguhnya. Jenis kelamin, usia, tempat kelahiran semuanya berbeda. Aku hidup sebagai orang lain.


(Direktur Eksekutif T Road Air pengidap prosopagnosia, Seo Do Jae).


Do Jae bahkan tidak bisa mengenali Sa Ra saat Sa Ra tidak memakai tanda nama.

Sa Ra: Kau tidak akan menyapa saudarimu?

Se Gye: Kurasa kau dan adikmu tidak dekat.

Do Jae: Sebenarnya, kami lebih mirip musuh dibanding saudara.


Eun Ho bekerja paruh waktu di kafe dan disana ia bertemu dengan Sa Ra. 

Eun Ho: Lihat yang datang. Halo.

Sa Ra: Halo.

Eun Ho: Kau mendapat dua karena sudah melakukan banyak kebajikan.


Eun Ho menambahkan tanda hati di cup kopi Sa Ra.

Sa Ra: Pria zaman sekarang terlalu jujur.

(Presdir One Air dan Adik Tiri Seo Do Jae, Kang Sa Ra)


Eun Ho bersedia melakukan apapun demi uang. Suatu hari..

Se Gye: Kau lihat wanita itu, 'kan? Bereskan dia.

Eun Ho: Dia kelihatan menakutkan.

Se Gye: Jangan khawatir. Aku lebih menakutkan dibanding dia.


Se Gye: Lari.

Dan Eun Ho pun menurut.


Eun Ho sangat ganteng dan manis, ia bisa dengan mudah digilai para wanita.


Woo Mi: Dia menyukai minuman segar. Aku menyesal tidak mendebutkan dia sebagai artis.

Se Gye: Masih belum terlambat. Dia mungkin bisa masuk Festival Film Cannes lebih cepat dibanding aku.


Eun Ho dan Sa Ra entah kenapa bisa menjemur selimut bersama.

Sa Ra: Pria macam apa selemah itu?

Eun Ho: Aku hanya berakting lemah. Hanya ingin.


(Teman sejak kecil Han Se Gye dan calon pendeta, Ryu Eun Ho).


(Tidak terprediksi, drama romantis yang menyembuhkan)


(Romansa istimewa antara dua orang asing.)


Se Gye: Wajah siapa yang bisa kau kenali? Keluargamu sendiri?

Do Jae: Jika orang-orang berganti pakaian dan mengubah model rambut mereka, aku tidak bisa mengenali siapa mereka.


Ibu Do Jae mendatangi kamar Do Jae. Saat itu Se Gye ada disana, ia langsung sembunyi dibalik selimut.

Ibu: Bagaimana bisa kau-- Kau sudah gila, ya?

Do Jae: Aku punya alasan.


Ibu membuka paksa selimut.

Ibu: Tunjukkan wajahmu!

Ibu sampai mau pingsan mengira Do Jae itu gay. Do Jae dan Se Gye membantahnya padahal.


Do Jae: Lenganmu baik-baik saja?

Se Gye: Tentu saja tidak. Sikuku tergores dan mengeluarkan banyak darah. Kehilangan sekitar 1 liter darah.

Do Jae hanya tersenyum. 


Do Jae: Han Se Gye, wanita itu, menurutmu dia cantik?

Joo Hwan: Tentu cantik. Tapi dia bukan tipeku.

Do Jae: Terus, tipemu yang bagaimana?

Joo Hwan: Rahasia.


Do Jae: Kita berdua. Terlibat skandal kencan.

Se Gye: Memangnya aku sudah gila? Buat apa aku mengencanimu?


Do jae: Mari kita coba. Pasangan abad ini.


(Pria dan wanita yang dapat mengenali satu sama lain.)


Se Gye: Dia benar-benar sepertiku. Memiliki kondisi tertentu.


Se Gye: Diam saja. Aku melakukan ini untuk berjaga kau tidak mengenaliku.

Do Jae: Kurasa, sekarang kau memercayai kelemahanku.


Do Jae: Sampai jumpa besok.

Se Gye: Hal itu selalu membuatku sedih, karena tidak tahu aku bisa melihatmu lagi atau tidak besok.


Do Jae: Sampai jumpa. Aku akan menemuimu lagi. Aku akan mengenalimu.


Do Jae: Han Se Gye-ssi, kenapa kau terus menjalani karir aktingmu? Maksudku, dengan situasi yang kau miliki.

Se Gye: Aku terus syuting film dan drama agar tidak lupa. Aku takut akan berakhir melupakan diri sendiri dalam kondisi ini.


Se Gye harus berlutut di depan sutradara. Sepertinya perannya digantikan orang lain.

Sutradara: Kita tidak saling kenal. Kurasa aktris Han Se Gye yang kukenal sudah lama hilang.

Se Gye: Tolong beri aku satu kesempatan lagi. Tolong percaya padaku kali ini saja.

Sutradara: Tidak, kau sudah berubah.


Se Gye melakukan video call dengan Do Jae untuk mencurahkan isi hatinya.

Se Gye: Apakah dia aktris yang lebih baik dibanding aku? Itu akan menjadi kegagalan besar, 'kan? Mereka jelas-jelas membuat keputusan yang salah. Enyah!

Do Jae: Han Se Gye-ssi.


Se Gye: Kau tahu bagaimana rasanya? Dicampakkan. Apa kau bahkan tahu rasanya?


Se Gye dan Do Jae menonton film artis itu.

Se Gye: Tidakkah aku lebih baik darinya?

Do Jae: Ya, kau lebih baik darinya.

Se Gye: Tolong katakan sekali lagi.

Do Jae: Kau lebih baik darinya.


Do Jae: Karena kau.. satu-satunya aktris yang kukenali.

2 komentar:

  1. Ya ampun so sweet banget, bikin baper.. ❤️❤️❤️

    ReplyDelete

Jangan lupa tinggalkan komentar yha kawan..
Dan bagi kawan2 yang main Twitter boleh kok follow akun kami @Diana_Recap