Saturday, September 22, 2018

Sinopsis The Ghost Detective Episode 11


Sumber: KBS2


Da Il dkk masuk ke kamar 104, tapi pasiennya bukan Sunwoo Hye. Perawat memergoki mereka dan marah menyuruh mereka keluar. Namun saat Mr. Han mengatakan kalau pasiennya bukan Sunwoo Hye perawat pun heran.


Da Il, Yeo Wool dan Mr. Han kembali ke kantor untuk berpikir. Menurut Da Il jika Sunwoo Hye kabur untuk menghindari mereka, itu tidak masuk akal mengingat Sunwoo Hye mendatanginya sehari sebelum berusaha membunuh Mr. Han di depan matanya.

Kilas Balik..


Saat Mr. Han berdebat dengan perawat, Yeo Wool mendengar sesuatu dan ia pun keluar menjauh dari yang lain.


Chae Won memegang pasien itu dan ia tidak melihat apapun, ia menggeleng pada Da Il. Da Il hanya bisa menghela nafas.


Da Il menoleh pada Yeo Wool, tapi orangnya tidak ada, ia lalu keluar karena pintu terbuka dan ia melihat Yeo Wool memasang alat pendengar. 


Da Il mendekat, "Ada apa? Kamu baik-baik saja?"

Yeo Wool tak menjawab. Yeo Wool mendengar suara Sunwoo Hye kecil, 

"Kamu akan membunuhku jika mereka mengikutiku. Kamu marah? Kamu tidak bisa mati sekalipun ingin."


Yeo Wool tampak kesakitan, Da Il tidak tega, ia menyuruh Yeo Wool berhenti, tidak perlu bertindak sejauh itu, cari jalan lain saja bersama-sama. Tapi Yeo Wool bersikeras kalau ia baik-baik saja dan menyuruh Da Il diam.

Sunwoo Hye kecil: Bukan karena Da Il, tapi karena Yeo Wool. Hantu tidak bisa membunuhku. Hanya Yeo Wool yang bisa membunuhku. Aku akan membunuhnya. Kamu bilang akan melakukan semua perintahku. Aku membunuh Da Il. Aku tidak boleh membunuh siapa pun semauku? Kamu cemas polisi akan tahu bahwa aku membunuh Da Il? Dia tidak menyenangkan. Tidak ada yang tahu siapa yang akan mati berikutnya. Aku tidak melakukan apa pun! Aku akan membunuhnya.


Yeo Wool sampai lemas. Da Il langsung melepas alat pendengar dan memaksa Yeo Wool berhenti, sudah cukup.

Yeo Wool: Aku baik-baik saja.

Kilas Balik Selesai..


Yeo Wool masih kepikiran mengenai siapa yang bisa membunuh Sunwoo Hye, hanya dirinya. 

Da Il melihat Yeo Wool bengong, ia bertanya, "Benarkah kamu tidak mendengar apa pun?"

Yeo Wool menggeleng, ia tidak mendengar apapun. Mr. Han bertanya, obrolan apa barusan, dan Yeo WOol bilang bukan apa-apa.

Mr. Han: (kesal) Kalian selalu mengecualikan aku.


Da Il: Sunwoo Hye tidak kabur. Maksudku, dia tidak mungkin menyuruh seseorang memindahkan tubuhnya seperti yang dia lakukan kepada kepala TK itu.


Yeo Wool memperhatikan resume wali Sunwoo Hye dan ia ingat pernah bertemu pria itu di kafe di hari Da Il pingsan. Nama pria itu Jeon Deok Joong.

Yeo Wool: Dia mengenalku dan Yi Rang.

Da Il: Maksudmu.. hari saat dia mendekatimu seakan-akan itu kebetulan adalah hari yang sama saat aku pingsan di jalan?

Da Il: Ya.


Kemudian Mr. Han mencari info lebih tentang Jeon Deok Joon di situs RS Haneul dan menemukan bahwa dulu dia bekerja di Rumah Sakit Sopo tempat Sunwoo Hye pertama dirawat. Sekarang dia bekerja di Rumah Sakit Haneul, tidak mungkin ini kebetulan. Apa hubungan mereka?

Yeo WOol: Apa Sunwoo Hye mengendalikan orang ini?

Mr. Han: Entahlah, tapi dia merawat Sunwoo Hye. Jadi, itu memungkinkan. Entahlah. Kepalaku mulai pening. Aku butuh gula. Aku akan mengambil sirop.


Dan tinggallah Da Il-Yeo WOol berdua. Da Il menduga selama koma 25 tahun, Sunwoo Hye pasti mengendalikan Jeon Deok Joon agar bisa tetap hidup.

Yeo Wool: Selama 25 tahun? Apa itu mungkin?

Da Il: Satu hal yang pasti. Dia berbeda dari orang lain. Dia mengenalmu dan Yi Rang berarti dia bisa berbicara dengannya dan mengingat berbagai hal.


Ternyata saat ini tubuh Sunwoo Hye dipindahkan ke Rumah Sakit Yoonsan. Jeon Deok Joon setia mendampingi, ia memastikan kalau Sunwoo Hye aman disana.


Chae Won tidak bisa tenang, bisa-bisa mereka baru bisa menangkap SUnwo Hye sampai tahun depan jika terus begini.


Dan Chae Won pun bergegas membaca buku lagi, ia sebetulnya menemukan cara, tapi masih ragu, apa hanya itu caranya?

Lalu ia melihat jimat yang sepertinya sudah lama ia simpan, ia juga melihat foto seorang dukun perempuan. Lalu ia memasukkan kembali jimat dan foto dukun itu di satu tempat yang sama.


jeon Deok Joon meracik infus, ia menyuntikkan Surfaktan ke infus lalu dikocoknya.


Tiba-tiba Sunwoo Hye kecil muncul di belakangnya, menempel di punggungnya. Jeon Deok Joon langsung tegang ketakutan.

Sunwoo Hye kecil: Kamu berusaha membunuhku?

Jeon Deok Joon: Tidak.


Jeon Deok Joon membawa infus itu ke toilet dan akhirnya ia membuangnya ke tong sampah.

Jeon Deok Joon lalu mencuci wajahnya dan saat itu ia kembali melihat Sunwoo Hye kecil.


Jeon Deok Joon: Aku melakukan ini untukmu. Agar kamu tidak sekarat. Percayalah kepadaku. Tempo hari kamu bahkan tidak bisa masuk ke tubuhmu. Tubuhmu sudah tidak bisa menerimamu. Maka itu juga akan membuatmu terancam.

Sunwoo Hye kecil: Kamu pikir aku tidak tahu rencanamu?

Jeon Deok Joon: Kamu bisa memakai tubuh orang lain. Aku sudah menyiapkan semuanya. Kamu bisa masuk ke tubuh Jung Yeo Wool. Kamu bisa hidup lagi.

Sunwoo Hye kecil: Aku tidak butuh tubuh lemahnya!


Dan tiba-tiba saja Jeon Deok Joon merasakan sakit kepala hebat, telinganya yang bermasalah keknya, sampai ia roboh dan kejang-kejang.

Di sana ada pasien yang menolongnya, memanggilnya supaya sadar.



Jung Dae mempresentasikan hasil menyidikannya pada Ketua Tim. 

"Nama, Jeon Deok Joong. Usia, 51 tahun. Dia mendapat beasiswa dari Yayasan Kkotbi, yaitu yayasan pendiri Rumah Sakit Haneul. Sekarang, dia merawat pasien yang didanai oleh yayasan itu. Sunwoo Hye, pasien yang menghilang, adalah salah satu pasien yang menerima bantuan."

"Jadi, di mana dia sekarang?" Tanya Ketua Tim.

"Hari ini dia tidak bekerja dan tidak bisa dihubungi. Karena ponselnya tidak aktif, kami tidak bisa melacak lokasinya. Mengenai rumahnya, selain beberapa perabot, rumahnya hampir kosong."

Ketua Tim memberinya tepuk tangan, hebat sekali, Jung Dae snagat kompeten, pantas saja lulus sebagai mahasiswa terbaik.

Ketua Tim: Karena tahu pasien itu akan menghilang, kamu mendapat laporan langsung dari rumah sakit. Lalu kamu memilih tersangka dalam waktu singkat dan sudah menyelesaikan akhir penyelidikanmu. Kamu melakukan semuanya berdasarkan penilaianmu sendiri.

Ketua Tim memarahi Senior karena mengajari Jung Dae yang gak baik seperti itu. 

Ketua Tim: Tidak ada yang melapor kepadaku, tidak ada yang memberi perintah, dan tidak ada yang bertindak sesuai prosedur. Kalian pikir ini agen penyelidikan? Kalian berlagak sebagai detektif?


Jung Dae dan senior hanya bisa minta maaf. Tapi Jung Dae masih belum menyerah, ia meminta Ketua Tim menyerahkan kasus ini padanya, izinkan ia mencari Jeon Deok Joon.

Ketua Tim: Aku akan mengalihkan kasus ini ke tim lain. Jangan mencampuri kasus ini!

Sebelum pergi, Ketua Tim mengijinkan senior untuk memecat Jung Dae jika terus bertindak hanya berdasarkan penilaian sendiri.


Tapi Jung Dae masih belum menyerah, ia meminta Senior mengijinkannya menyelidiki, ada hal yang harus mereka ketahui.


Jung Dae menunjukkan rekaman kotak hitam mobil manajer yang ada penampakan Sunwoo Hye nya dan senior ketakutan sampai menjatuhkan ponsel. 

"Apa itu? Hantu? Itu... Aku tidak takut kepada penjahat, tapi hantu sangat menyeramkan."

"Dia Sunwoo Hye."

"Pasien yang hilang? Bukankah dia koma selama 25 tahun?"


Jung Dae menunjukkan gambar pasien Sunwoo Hye dan senior mengakui kalau mereka memang mirip, tapi ia yakin rekaman itu pasti diedit.

"Dari mana kamu mendapatkan video itu? Kamu bilang rekamannya dihapus." Tanya Senior.

"Itu tidak penting. Izinkan aku mencari Sunwoo Hye dan Jeon Deok Joong. Ini kasus penculikan. Kita harus menyelidikinya, ya?"

"Hentikan. Pak Kepala bilang akan memberikannya kepada Divisi 2. Kamu belum menjawab pertanyaanku."


"Wanita yang ada di TKP kecelakaan Pak Manajer, wanita yang ada di buku harian Lee Chan Mi, dan semua kasus bunuh diri yang aneh berkaitan dengan wanita ini. Maka dia juga bagian dari kasus kita!"

"Sepertinya dia wanita yang dilihat oleh Yeo Wool. Benar, bukan?"

"Itu bukan..."

"Jung Dae-ya. Ini kasus pertamamu, ini juga sulit bagiku melihat Yeo Wool seperti itu, tapi jangan biarkan emosimu menghalangi. Kita mendapat kasus aneh setiap hari. Duduklah di sana dan selesaikan laporanmu. Melaporlah kepadaku jika kamu pergi ke toilet."


Chae Won masih membaca-baca padahal hari sudah berganti, fokusnya adalah tentang pengusiran hantu. Lalu ia mendapat pesan dari Jung Dae soal ia yang tidak diijinkan menangani kasus Sunwoo Hye.


Chae Won langsung mengabari Yeo Wool kalau Jung Dae tidak akan bisa banyak membantu lagi. Yeo Wool mengerti dan meminta Chae WOn terus mengabari jika terjadi sesuatu.


Yeo Wool lalu bertanya pada Da Il selanjutnya bagaimana. Da Il menyuruh Yeo Wool mengirim e-mail. Mr. Han bertanya Yeo WOol mau mengirim e-mail kepada siapa.

Da Il: Orang yang bisa menemukan Jeon Deok Joong.


Pengacara Baek lah tujuannya.

Halo, Pengacara Baek. Aku Lee Da Il. Aku ingin meminta tolong sekali lagi.


Pengacara Baek menemui seseorang pemuda dan tampak sekali pemuda itu kesal pada Pengacara Baek karena bisa menemukannya. Nama pemuda itu Kang Eun Chong. Pengacara Baek memberinya kartu identitas. 

"Apa ini?" Tnaya Eun Chong.

"Kamu gagal dalam setiap ujian rekrutmen terbuka, berapa pun skormu. Bukankah kamu ingin menjadi wartawan?"

"Permainan apa ini?"

"Aku menyisakan posisi untukmu. Carilah kepala editornya. Editor pasti ada di tim sif malam. Untuk sementara, kamu akan menjadi reporter tamu, tapi jika kamu bisa membesarkan kasus ini, aku bisa menjamin posisi tetap untukmu."

"Kenapa kamu menawarkan ini? Apa syaratnya?"

"Kamu hanya perlu melebih-lebihkan kasus ini. Seorang pasien koma telah diculik oleh perawat yang merawatnya selama 25 tahun. Perawat itu mengalami gangguan jiwa dan melakukan kejahatan skala besar. Dia akan membunuh pasien itu, membakar rumah sakit itu, atau memasang bom. Kita tidak tahu apa yang akan dia lakukan. Polisi tidak mau mendengarkan petugas yang melakukan penyelidikan utama."

"Jadi, kejahatannya belum dilakukan? Mungkin dia hanya orang cabul yang haus perhatian."

"Bagaimana jika kamu menulis artikel yang mengekspos persembunyiannya saat ini?"

"Syaratnya?"

"Polisi. Kamu harus menargetkan mereka."

"Lupakan saja. Para orang berkuasa itu menghancurkan hidupku."


Eun Chong berdiri karena tidak tertarik. Lalu Pengacara Baek menyebut kalau Da Il menyelidiki kasus ini. Barulah Eun Chong tertarik dan menerima tawaran Pengacara Baek.

Pengacara Baek memberikan uang 10.000 dolar, uang itu untuk informan.

"Uang siapa ini?" Tanya Eun Chong, tapi Pengacara Baek malah pergi. 


Jadilah Eun Chong membuat artikel dimana-mana untuk mencari Jeon Deok Joon dengan hadiah 10.000 dolar sesuai perintah Pengacara Baek.


Da Il puas dengan kecepatan Pengacara Baek. Mr. Han mendesah karena hal itu bisa dianggap penipuan, bagaimana jika ini menjadi serius? Tapi ia sadar bukan itu sekarang yang terpenting, reporter itu tidak tahu apa yang dia hadapi. 

Mr. Han menoleh pada Yeo WOol untuk mendapatkan jawaban atas perkataannya tapi Yeo Wool malah melamun. 

Mr. Han: Kamu tampak sangat serius. Apa kamu lelah?

Yeo Wool: Tidak.

Mr. Han: Kamu sungguh harus makan lebih banyak. Ayo makan dahulu. Aku juga lapar. Da Il! Kamu juga ada di sini, bukan? Kami juga akan menyiapkan makanan untukmu. Tunggu di sini.


Saat Mr. Han membeli makan, Yeo Wool mengajukan pertanyaan untuk Da Il, jika sungguh menemukan Sunwoo Hye, apa langkah berikutnya?

"Kamu tidak perlu mencemaskan itu. Aku akan mencari tahu."

"Ini akan sama seperti saat kamu menyelamatkan Mr. Han?"

"Ya, jika perlu."

"Dr. Chae Won bilang, kamu harus menghindari wanita itu. Ini berbahaya. Kamu tidak bisa mengalahkan dia."

"Aku tidak akan menghindarinya. Kenapa aku harus menghindar? Aku akan mencari cara untuk mengalahkannya."


Mereka kemudian menemui Chae Won dan Chae Won mengatakan kalau ia belum tahu cara menangkap hantu gentayangan (roh yang meninggalkan tubuh hidupnya), tapi ia mengenal seseorang yang tahu caranya.

Da Il: Kenapa tidak bilang lebih awal? Katakan siapa orangnya.

Yeo Wool: Siapa dia?


Entah kenapa mereka tidak melibatkan Yeo Wool dalam pembicaraan selanjutnya. Chae Won hanya mengajak Da Il bicara.

Chae Won: Aku tidak bisa ikut denganmu. Kamu harus pergi sendiri. Pergilah besok siang. Kamu tidak bisa mengurusi ini saat malam.

Chae Won merasa Da Il mencemaskan Yeo Wool. 

Chae Won: Aku tahu. Aku tidak akan memberi tahu Yeo Wool. Aku juga tidak ingin mengutus dia.


Yeo Wool berpikir sendiri, ia tahu betul Sunwoo Hye berbahaya untuk Da Il, maka ia pun memikirkan cara lain.

Yeo Wool menelfon Mr. Han diam-diam, dengan alasan Da Il yang menyuruh, ia meminta Mr. Han menyelidiki soal Chae WOn. 

"Dokter Gil? Kenapa mendadak?"

"Chae Won tahu cara menangkap hantu gentayangan, tapi tidak mau memberi tahu kita. Dia pikir ini soal orang yang dekat dengannya. Ya, kudengar dia menjadi dukun saat berusia 10 tahun setelah dia kerasukan, tapi berhenti saat berusia 15 tahun."

"Benarkah? Mungkin aku punya cara untuk mencari tahu. Berapa usia Nona Gil?"


Saat itu juga, Mr, Han menemui dukun kenalannya. Ia meminta dukun itu berpikir lebih keras, sepertinya sudah 15-16 tahun yang lalu. 

"Kenapa bicaramu selalu tidak sopan?" Protes dukun.

"Aku tidak memintamu mengusir setan atau membuat jimat. Aku tidak berbicara kepada rohmu. Aku berbicara kepada teman masa kecilku."

"Kamu sangat berani. Kamu akan dikutuk! Hantu di sekitarku lebih banyak daripada hantu di sekitarmu. Dikutuk? Terserahlah."

"Astaga. Dasar sinting."


Mr. Han mengeluarkan jurusnya, kue coklat kesukaan sang dukun. Dan tanpa pikir panjang, dukun itu langsung memakannya sambil bercerita. 

"Ada wanita yang menentang roh karena roh yang jahat dan licik berusaha menipu manusia. Saat dia kerasukan, orang tuanya sudah merelakan dia. Seorang dukun pria memutuskan untuk merawatnya dan menghasilkan banyak uang darinya."

"Namanya Gil Chae Won. Diakah orangnya?"

"Ya, namanya tidak biasa. Namanya Gil. Benar!"

"Omong-omong, apa yang terjadi?"

"Dia gadis yang tangguh. Jadi, dia menyingkirkan banyak roh yang jahat dan licik, tapi ada satu roh luar biasa yang masuk ke dalam dirinya."

"Lalu?"

"Gadis itu melawannya dan berkata lebih baik mati daripada menerima roh itu. Tapi dukun pria itu tamak akan uang. Dia terkenal jahat."

"Astaga. Lantas apa yang terjadi?"

"Kepada si Dukun pria? Dia menginginkan roh itu. Dia melakukan ritual agar dirasuki oleh roh itu, lalu dikutuk dan roh luar biasa itu pergi. Dukun laki-laki itu menjadi tidak waras."

"Tidak waras?"

"Kenapa anak-anak ini punya kisah yang menyedihkan? Lalu?"

Dan si dukun cerita panjang lebar tapi tidak diperdengarkan kepada kita.


Da Il pergi ke sebuah lorong yang sepi, hanya ada pesepeda yang melintas dan disana ada pria yang tampaknya tidak waras. Mungkin yang dimaksud dukun teman Mr. Han tadi.


Pria itu bisa melihat Da Il dan tiba-tiba bisa berpindah teleportasi mendekati Da Il, matanya hitam banget, sereeeem. Da Il juga agak tegang.

Ternyata di belakang Da Il ada Yeo Wool yang mengikuti dan pria itu melihatnya.


Da Il pun mendekati Yeo Wool untuk melindunginya. Yeo Wool memegang lengan baju Da Il tegang, ia takut juga melihat penampakan pria itu yang mirip hantu.

Pria: Kamu kemari untuk mencariku?

Yeo Wool: Saat Ahjussi menjadi roh, ada yang berusaha membunuhmu, bukan? Bagaimana mereka melakukannya?

Pria: Kenapa kamu ingin tahu?

Yeo Wool: Aku ingin menangkap hantu yang membunuh adikku.

Pria: Hahahaha... Rupanya kamu melihat dan mendengar hal yang tidak seharusnya. Kamu media yang sempurna untuk dirasuki oleh hantu.

Yeo Wool: Tolong beri tahu aku. Bagaimana mereka melakukannya dan kenapa cara itu gagal?

Pria: Kamu ingin aku melakukan hal serupa kepadamu?


Pria itu berusaha menyentuh Yeo Wool, Da Il maju menghalangi, tapi Da Il malah dibanting menjauh oleh pria itu dengan mudah.

Pria itu mencekik Yeo Wool dengan mengangkat tubuh Yeo WOol. Yeo Wool hanya pasrah.

0 komentar

Post a Comment

Jangan lupa tinggalkan komentar yha kawan..
Dan bagi kawan2 yang main Twitter boleh kok follow akun kami @Diana_Recap